Posted in Comedy, Fanfiction, Fluff, Romance

For the Sake of Sushi (I Love You)

wpid-1444569705214.jpg

Cast(s): Luhan & OC [Yuen] ▲ Genre: Romance, Fluff, slight!comedy ▲ Duration: <2000wc ▲ Rating: PG-15

Soundtrack: Ed Sheeran – The A Team

Summary:

Luhan melamarnya di atas sepiring California Sushi Roll dan Ikuran Gukan

Yuen tersedak Ocha dinginnya

Dan Yixing…

Yixing hanya penonton bayaran

 

Mereka berada di tahap kehidupan yang setengah sulit dan setengah mudah.

Yixing telah berteman dengan Luhan dan Yuen selama empat atau lima tahun lebih, dia tidak terlalu mengingatnya. Berteman dengan kedua orang itu layaknya menonton drama penuh intrik yang tak pernah menemukan kata tamat.

Episode 1-100; Luhan dan Yuen tidak merasakan apa-apa, namun mereka terikat status pertemanan yang membuat dunianya berputar secara kasual seolah tak ada yang terjadi. Episode 101-200; Luhan dan Yuen akhirnya mengakui bahwa mereka tak bisa berteman lagi dan memilih untuk jadi sepasang kekasih (dan berakhir berciuman di depan Yixing—sungguh, Yixing tidak tahu apa-apa kala itu). Episode 201-400 adalah yang paling seru, ada beberapa rintangan dan halangan, ada orang ketiga, keempat, kelima yang menjembatani hubungan mereka (namun pada akhirnya mereka bersatu kembali).

Hari ini…

Hari ini adalah hari Selasa. Episode ke-421, mulai pukul 6 sore di restoran Sushi milik Yixing.

Yixing memperhatikan keduanya berdebat sambil menggulung timun, telur, dan daging kepiting di dalam sushinya. Makan malam hampir tiba meskipun restorannya masih sepi dari pengunjung.

“Soojung?”

“Iya. Soojung!”

“Yuen—yang benar saja! Soojung?”

“Kau mau berbohong padaku atau menjelaskannya sekarang? Kenapa pula kau mengajakku ke sini hanya untuk menjelaskan kedekatanmu dengan Soojung—“

“Aku bahkan tidak dekat dengannya! What—what the hell, Yuen?”

“Apa? Apa? Apa, huh? Kau mengira aku tidak tahu selama ini? Kau mengantarnya pulang kampus setelah rapat kegiatan. Kau benar-benar…sesuatu.”

“Aku? Mengantar Soojung pulang? Kata siapa?”

“Kata orang-orang.”

“Apa kau melihatnya dengan mata kepalamu sendiri?”

Gadis itu terdiam setelah mendengar pertanyaan Luhan. Dia tidak bermaksud marah seperti ini, dia tidak bermaksud membiarkan api cemburu menjilat seluruh permukaan kulitnya dan marah-marah di depan Luhan soal kecemburuannya akan Soojung. Tidak di saat Luhan sedang berada di titik tertampannya; jersey Manchester United warna merah, rambut sedikit berantakan, jins hitam, dan sneakers biru gelap.

“Kuulangi lagi, apa kau melihatku mengantar Soojung pulang ke rumahnya?” tanya Luhan bersedekap tangan.

“Tidak perlu kauulangi, aku mendengarnya dengan jelas.”

“Maka itu jawab aku.”

“Tidak, aku tidak melihatnya.” Yuen akhirnya menjawab, namun wajahnya masih cemberut.

Rasa cemburu itu bukannya tidak beralasan, oh, tentu, Yuen punya alasannya. Soojung adalah primadona kampus yang membuat semua pria terpesona. Bahkan saat dia berjalan di lorong kampus, semua orang berhenti melakukan kegiatannya karena tidak mau kehilangan momen di mana Soojung mencuri oksigen dari paru-paru mereka dan meninggalkan pesona di setiap langkahnya. Bahkan para mantan yang telah ditinggalkannya masih berharap kehadirannya kembali di kehidupan mereka. Kau bisa bayangkan bagaimana rasanya menjadi pria di luar sana yang belum mencicipi indahnya memacari Soojung dan melakukan segala aktivitas dari huruf A sampai Z bersamanya.

Dia pikir, mungkin Luhan adalah salah satunya yang mengantri untuk seorang Soojung.  Gosip yang mengatakan Soojung diantar pulang olehnya saja sudah cukup menyulut amarahnya.

“Lalu kenapa, Yuen, kenapa?” ujar Luhan mendesis lewat sela-sela giginya, gemas. “Kenapa kau mempermasalahkannya padahal  kau tahu aku tidak membiarkan wanita mana pun menduduki bangku belakang skuterku selain dirimu?”

Aw, Luhan manis juga.

Meskipun manis, hal itu tetap tidak membuat Yuen menyerah begitu saja.

Ah ya, Yixing mulai mengerti; semua perempuan memang suka begitu. Tipe perempuan seperti Yuen tidak akan mengalah dalam sebuah perdebatan. Episode 421 ini ternyata mengungkapkan segala hal, juga memberinya pelajaran.

“Karena—karena Soojung cantik,” semburnya dengan nada tinggi.

“Iya, memang Soojung cantik.”

Wah, tanggapan Luhan kali ini benar-benar membuat Yuen maupun Yixing kaget. Yixing hampir saja memotong tangannya sendiri ketimbang timun.

“APA KAU BILANG?!” wajah Yuen memerah karena emosi. Suaranya besar sekali, Yixing bersumpah Luhan harus pergi ke dokter setelah perang dunia ketiga ini usai.

Luhan dengan santainya berkata, “Soojung memang cantik, kau juga cantik, ibuku cantik, semua wanita di dunia ini cantik. Lalu apa masalahnya?”

“Apa masalahnya?!” Yuen tertawa pahit. “Masalahnya karena Soojung cantik, kau terpesona akannya! Dan kau rela melakukan segalanya untuknya!!”

Luhan menganggukkan kepala. Yixing melihat dari balik kaca etalase, sahabatnya itu tampak marah, tapi dia lebih baik tidak meledak juga seperti Yuen. Dia harus menjadi air dalam masalah ini.

“Oke, teruskan,” ucap Luhan menopang dagunya menggunakan kedua tangan, seakan-akan dia siap mendengar seluruh bentuk protes dari kekasihnya itu. “Aku mau tahu apa isi pikiranmu. Lanjutkan, Yuen.”

Perempuan…ketika diberi kesempatan seperti ini, mereka akan semakin menjadi-jadi. Seolah kau baru saja menaruhkan garam di atas luka sariawan baru yang masih merekah.

Oh ya, kala luka terasa sangat menyakitkan, mereka berteriak.

“SOOJUNG SANGAT CANTIK, SEMUA MATA TERTUJU PADANYA. OH YEAH, SIAPA YANG TIDAK TERTARIK AKAN RAMBUT PANJANGNYA, ATAU KAKI JENJANGNYA, ATAU BIBIR TIPIS NAN MERAH MUDA YANG MELEMPARKAN SENYUMAN KEPADA SEMUA PRIA!”

Yixing tak bermaksud menginterupsi atau berusaha menengahi mereka. Pasangan ini mempunyai cara tersendiri untuk menyelesaikan masalah dilihat dari 400 episode yang telah berlalu. Namun tetap saja, satu porsi California Roll  dan Ikura Gukan serta dua ocha dingin pesanan mereka harus diantarkan. Yixing datang ke meja nomor 9 dan meletakkan pesanan mereka di sana, tepat saat Yuen berhenti berteriak (oh, syukurlah).

“Terima kasih, Yixing,” kata Yuen dengan suara seraknya.

Thanks, Xing,” Luhan tersenyum singkat padanya. Yixing kira keadaan lebih baik ketika perut yang lapar bertemu sushi, kepala yang panas bertemu ocha dinginnya. Dia salah.

Setelah Luhan menyeruput ochanya dan melahap satu sushi, dia pun berkata serius, “Lanjutkan bicaramu.”

Astaga, Luhan, kau benar-benar ‘sesuatu’, pikir Yixing menggelengkan kepalanya.

“IYA, SOOJUNG CANTIK DAN SEMUA PRIA YANG BERSTATUS SINGLE MAUPUN TIDAK MEMPERHATIKANNYA!”

“Oke.”

“JONGIN SAJA MAU KEMBALI PADANYA KARENA DIA SANGAT CANTIK!”

“Oke, Jongin pernah cerita padaku. Lanjutkan.”

“KAU LIHAT? BAHKAN ORANG-ORANG DI MASA LALU MENGINGINKAN SOOJUNG! LALU BAGAIMANA DENGAN ORANG-ORANG YANG TIDAK PERNAH TERLIBAT DALAM KEHIDUPANNYA? MEREKA PASTI PENASARAN!”

“Yeah, aku juga penasaran,” Luhan bergumam selagi membetulkan jam tangannya.

Di situlah Yuen berhenti. Genggaman di sumpitnya sekejap mengendur setelah pernyataan itu terlontar. Yixing di dapur juga berhenti menuangkan kecap asin, alhasil dia mengintip lagi dari balik tirai.

“K-kau penasaran?”

“Kenapa kau berhenti berteriak dan memuntahkan seluruh pikiranmu tentang Soo—“

“Kau penasaran, Luhan.” Gadis itu menekan kata ‘penasaran’ yang mengindikasikan Luhan memang mau tahu bagaimana rasanya terlibat dalam suatu hubungan dengan Soojung. “Kau penasaran. Tentu kau penasaran.” Matanya mulai terasa aneh, ada ribuan liter air mata yang mendesak keluar saat itu. Yuen mencoba  menahannya. Tidak, dia tidak ingin menangis di restoran Yixing.

“Iya, aku memang penasaran. Aku penasaran bagaimana rasanya berpacaran dengan gadis secantik Soojung—“

Aw, pernyataan pertama menciptakan satu luka dalam di hati Yuen.

“—aku membayangkan bagaimana rasanya berjalan di samping Soojung, membawakan tasnya, menghirup aromanya yang manis itu, memperkenalkannya ke semua orang bahwa dia kekasihku—“

Yuen mengalihkan pandangannya. Luka kedua lebih dalam dari yang pertama, maka dia memalingkan wajahnya dan memaku tatapan ke arah jam. Sampai sejauh mana kau akan menyakitiku, Lu?

“—aku juga penasaran bagaimana rasanya menonton bioskop bersamanya setiap jumat malam. Apakah dia akan membeli popcorn ekstra mentega dan segelas bubble tea rasa taro,  apakah dia akan menutup mata saat adegan pembunuhan terjadi dan menggenggam tanganku erat-erat—“

Apa kau baru saja menyamakanku dengan Soojung?

“—apa Soojung juga suka mengeluhkan tugas statistiknya dan memilih menangis di atas bukunya yang setebal rumah? Aku penasaran apa Soojung akan memelukku dan berkata ‘aku tidak mau kuliah, aku mau berhenti kuliah dan pergi ke pegunungan Tibet dan diadopsi oleh keluarga yeti’.” Luhan berhenti dan tergelak. “Apa dia akan sekonyol itu, aku penasaran.”

Soojung tidak akan seperti itu. Soojung tidak membenci mata kuliah statistik dan memilih menjadi keluarga Yeti. Soojung tidak akan konyol sepertiku, buat apa kau penasaran, Lu?

Kala itu, tepat pukul 18.32, Yuen menjatuhkan air mata pertamanya. Dan sungguh, bukan air mata yang sedang menuruni pipinya. Itu air terjun Niagara.

Yixing tidak heran. Ini bukan kali pertamanya Yuen menangis karena pertengkaran hebat mereka. Sebentar lagi Luhan akan meminta maaf dan menghapus air matanya, dan mereka akan menempelkan bibir satu sama lain, dan—oh, kenapa sih ini semua harus terjadi di restorannya yang tidak berdosa?

Namun sungguh, kali ini Luhan menyelesaikan masalahnya menggunakan cara yang berbeda sama sekali.

Belum pernah terjadi sebelumnya.

“Yuen,” Luhan berkata kepalang lembut. Dia memajukan tubuhnya sedikit agar gadis itu dapat mendengarnya baik-baik. Yuen malah menghenyakkan diri semakin dalam ke kursi di belakangnya dan menyeruput ocha itu.

 “Aku memang penasaran akan semua hal yang kukatakan tadi. Kau bilang sendiri bahwa semua orang pasti penasaran.”

Luhan melembut ketika masuk ke dalam topik ini. Dia memasukkan satu sushi ke dalam mulutnya dan berbicara lagi.

“Tapi, aku lebih penasaran bagaimana rasanya mempunyai seseorang yang menungguku pulang setelah bekerja, dan dia akan memelukku, menanyakan bagaimana hariku. Aku lebih penasaran bagaimana rasanya membuang semua kecemasanku dan berlari ke satu-satunya orang yang kucintai. Aku penasaran bagaimana rasanya menatap orang yang kucintai memasak di dapur sementara aku bermain dengan anak-anak. Aku penasaran bagaimana rasanya terbangun di pagi hari dan menemukan orang yang selama ini kudambakan akhirnya ada di pelukanku.”

Apa kau juga membayangkan hal ini bersama Soo—

“Aku penasaran bagaimana rasanya menikahimu dan memiliki kehidupan seperti itu.”

Yuen langsung tersedak ochanya.

Batuknya parah, sangat parah. Untung saja dia tidak menyembur Luhan di depannya setelah semua luka yang dia buat tadi.

Kini Luhan mengguyurnya dengan sebotol obat antiseptik.

Yuen kaget.

Yixing juga kaget.

“Uhuk! Uhuk!” Mata Yuen terbelak lebar. “A-apa?”

“Aku penasaran bagaimana rasanya menikahimu dan memiliki kehidupan seperti itu,” ulang Luhan.

“Hah?”

“Aku penasaran bagaimana—yah! berapa kali lagi aku harus mengulang—“

“Apa kau baru saja melamarku, Lu?” Yuen memotongnya, kedua tangannya terkepal kencang. Dirinya terasa seperti mengambang di antara gerbang kenyataan dan delusi.

Luhan menghela napas seolah dia bosan menjawab pertanyaan yang baru dia dengar. “Apa empat tahun tidak cukup bagimu untuk menerima kenyataan bahwa—YA, DEMI CALIFORNIA ROLL DAN IKURAN GUKAN INI, AKU MENCINTAIMU! DAN—DAN…AKU MELAMARMU! SEKARANG, IYA, SEKARANG!”

Woah, Luhan membentaknya, herannya bentakan itu tidak terasa menyakitkan karena isinya tidak setajam pedang samurai. Isinya selembut kue red velvet, semanis lirik lagu Sugar milik Maroon 5. Damn, apa-apaan ini?!

“Lu…” Bibir Yuen bergetar hebat.

Menikahlah denganku, Yuen, kalimat itu berada di ujung lidahnya. Namun sebelum kalimat itu benar-benar meluncur, Yuen terlanjur berlari keluar restoran sambil terisak.

“Yah! Yuen—Yah!” Luhan berusaha memanggilnya. Tidak, terlanjur pergi sudah.

Luhan menemukan Yixing tengah memperhatikannya di balik etalase. “Apa? Kenapa kau menatapku seperti itu?”

Yixing berdecak prihatin. “Tsk. Apa itu cara terbarumu untuk minta maaf? Dengan melamarnya di atas California Roll dan Ikura Gukan, hah? Kau tahu seorang gadis tidak main-main soal lamaran.”

“Aku mempersiapkan ini semua dengan sempurna awalnya, Xing. Siapa yang tahu dia akan membahas Soojung sebagai pembuka acaranya?!”

“Kau harus menyadari keadaannya, Lu. Kau terdengar seperti bercanda tadi.”

Luhan tidak menggubrisnya, dia melihat ke luar jendela, cemas mencari-cari sosok Yuen yang berlari tadi. “Aku tidak bercanda, aku serius, Xing,” gumamnya mengeluarkan kotak kecil berwarna biru.

“Oke, kau tidak bercanda—tunggu, apa? Kau tidak bercanda?!” tatapannya jatuh pada kotak kecil di tangan Luhan. “KAU BENAR-BENAR AKAN MELAMARNYA, LU?!”

Lelaki berjersey merah itu mengangguk kecil.

Jadi benar, dia memang ingin melamar Yuen hari ini di restoran sushi agar Yixing menjadi saksinya.

“LALU APA YANG KAU LAKUKAN SEKARANG, MENATAP JENDELA SEOLAH KAU INI SAM SMITH?!”

“Hah? Sam Smith?” Luhan tidak mengerti apa yang Yixing katakan sebelum sahabatnya itu menendangnya keluar dari restoran.

“APA KAU BODOH?! KEJAR DIA DAN BICARAKAN BAIK-BAIK! YA AMPUN, INI LAMARAN TERBURUK YANG PERNAH KULIHAT SEPANJANG HIDUPKU!” teriak Yixing.

Dan dia benar. Ini pelamaran super buruk dan paling parah.

Luhan segera berlari mengejar satu taksi dan menaikinya. Oh iya, dia tidak lupa membayar Yixing sebelum itu. Yixing pantas mendapatkannya, semenjak dia adalah penonton bayaran atas 400 lebih episode drama Luhan dan Yuen.

Lelaki itu menatapnya nanar, matanya berkaca-kaca sementara tangannya melambai-lambai seperti seorang ibu yang melepas anaknya pergi ke medan perang.

“Ingatkan aku untuk memberimu uang kembaliannya, Lu.”

Namun setelah itu, Yixing mengedikkan bahunya dan mengantungi uang itu. “Atau tidak usah. Aku kan penonton drama percintaan kalian.”

THE END

a/n:

  • Lame dalam pemilihan judul
  • Lame dalam pembuatan poster
  • Lame dalam menulis
  • Lame yang nulis
  • Tapi Luhan-nya gak lame kan? hahahaha

maaf ya kayaknya aku bakalan mengeluarkan semua draft yang menumpuk di hp maupun laptop huhuhu

Penulis:

A Ridiculous Writer :)

39 thoughts on “For the Sake of Sushi (I Love You)

  1. Ini lamaran Engga So sweet tpi bikin ngakak. Aku di sini mlh ngebayangin wajah si yixing yang bego hahahah.

    Tapi aku selalu sukaa setiap tulisan ka Diraa , Percaya ato ga tulisan ka dira itu manissss, aku suka cara menulis ka dira. ^-^

  2. Sukasukasuka! Kaka mahhh dialognya keren bgt dan iya bgt kita suka ngomong yg kaya gituan. Tibatiba nurun terus teriak lagi. Ahh keren bgt.

    Konsep tentang episode itu kok unik dan lucu gitu ya. Dan yixing si penonton bayaran yang jadi saksi drama percintaan >400 episode. Aku sayang yixing

    “Ingatkan aku untuk memberimu kembaliannya, Lu” aihhh bagian ini kocik bangittt. Kaka gapernah lupa ngasih bumbu komedi di tiap ff ya. Dan kayanya topik soojung/kai adalah yang sedang panas dan kaka bahas disini sepagai hidangan pembuka. Oke. Soojung kai everywhere

  3. Aku harus komen apa kalo selama baca ini cuma bisa ngakak? Masa harus nulis banyak HAHAHAHA di kolom komentar? ;___; Ya, varokah sekali hidup Yixing. Udah, gamau nyinggung Luhan dan Yuennya, care ke Yixing aja.

  4. Ya ampun ya ampun ya ampuuuuunnnn
    Aku sih juga speechless kalo dilamar model gitu
    Salah si yuen juga sih, tiba2 emosi dan tiba2 ngamuk
    Protektif aned sama luhannya
    Awwww tapi lucuuu
    Sukaaaaa

  5. Luhan gentle dan calm ya ngatasin kebrutalan yuen yg ge terbakar cemburu. biasanya cowok akan kut emosi klu dicurigai gitu. bener2 perfect boyfriend, tp klu q jd yuen pasti juga ngrasa lamaran na itu kyk bercanda, penyampaiannya kurang nampol hingga terlihat ga serius nglamarna. kasian yixing cuma jadi penonton ja kukira jadi penyedap hubungan juga. hehee

  6. Dayum kak! Haha, beneran deh. Eh canda doang, ehehe.
    Walaupun menurut kakak lame entah kenapa bikin menghibur(?) 😂😂 bakalan dibaca berulang ulang kalau lagi badmood wkwk

  7. Seperti biasa, tulisan kamu enak banget d bacanya Dira..😀
    Walopun ini bisa d blg lamaran yg paling buruk dan paling aneh gara2 soojung(?) Tapi Luhan manis banget gitu kata2nyaaaa..aq jg mw d lmar kayak gtu, Lu.. Aq jg pnasaran gmna rasanya dinikahimu dan memiliki kehidupan seperti itu..😄
    Yixing disini kasian amat yak..jd penonton drama mereka dari ep 1-421.. Kalo gtu Soojung kasih bwt Yixing aja biar Yixing idupnya barokah.. Eh mereka mw main drama bareng kan..hoho.. Couple baru nih..😀

  8. demi sushi dan ocha dingin, ini ff bikin aku ngakak di kelas😄
    Sumpah ya, kalo aku jadi yuen, luhan bakal aku cekek dan ku lilit pake kaki gurita. What the hell???
    Lamaran macam apa itu.
    But its so sweet.
    Dan dan, yixing ga kalah koplak.
    Sam smith? Seriously? Knapa ga sekalian bob marley X’D

    Sukasukasuka. Pokoknya suka sama ff kaka😀

  9. YaLuhan…

    Napa sih segala sesuatu yg berhubungan Luhan endingnya selalu ga nyante. Kenapah?

    Wkwkwkwk diraaaa i miss u so much! Apa ya ini seperti membaca karya dira jaman dulu hihihi

    Aku suka bgt ini bener2 dira bgt. Cara nulisnya, alurnya, idenya, sampai ke posternya kkkkk love it!

    Dan yah seperti biasa, nasib yixing tuh selalu second lead ya. Yg pasrah, yg bego, yg baik hati bgt, yg lugu pokoknya yg chimit bgt kkkk

    Aahhhhh really love this. Huhuhu *peluk*

  10. ciehh lgsung kebayang gimana rasanya dilamar cogan pake jersey MU di restoran sushi sambil minum teh hijau dingin hahahahbak

    mungkin kalo aku yg lgsung mode muka bego cengo dan blank.

    seperti biasa lah tulisan kak dira emg jjang!
    u.u

  11. Luhan sama yuen.
    Yixing sama siapa? Sama aku aja ya. Aduh jones tampan ini.
    LUCU BANGET KAK YA AMPUN APANYA SIH YANG LAME;;
    4 Pagi, baru cek email dan aku menemukan ini. Uh ug. Bikin ga bisa tidur lagi. Untuk besok libur

    Hebat hebat. Tulisan kaka mah ga ada yang ga hebat♡

  12. oh god, yixing, for the sake of what? haha
    kehadiran yixing disini yg bikin greget, seolah mewakili reaksi reader secara langsung kkk

    it’s so lovely, need ur another fic , soon please author-nim , and don’t you dare to match Jongin with Soojung cause i don’t like her ,

    i’m not joking, demi keluarga Yeti di pegunungan Tibet, aku ga suka Soojung (hidup OC !!!)

  13. sumpah deh gak bisa nahan ngakak bacanya. si luhan sok cool gitu nyuruh yuen lanjut tereak2 eh ujung2nya gagal ngelamar kan, si yuennya kabur wkwkkkk
    buset deehh sinetronnya luhan yuen ampe 400 ratus episode. ada DVD nya gak ya /plak

    dan lay…….

    gak tau deh. lay ganteng. udah(?)

    keep writing kak dira!

  14. Isinya selembut kue red velvet…
    BOOYAAAHHH LALALALALALALALALA HAPPINESSSSSS (hahaha, bercanda)
    Ini pasti peran utamanya Yixing ya wkwkwkwk… aku pesen salmon roll satu dong wkwkwk…
    aku jg mau dilamar pake sushi soalnya doyan wkwkwk… tp kalo yang ngelamar luhan sih aku doyan luhannya…

  15. OH DEMI APAPUN INI SWEET AS SUGAR AHHHHHH :-: Gile yiksing mau jadi penonton dramanya cinra fitri season korea cem gini aduh kakak dira jangan siksa dia dengan teuku luhan pls T_T omong-omong gue jd bayangin yiksing gulung sushi, pakek apron, wajah bloon unyu pengen gue tampol dan dbcdbcjbecwibcewvbc kjwevcew YOUR STORY IS MY MOODBOOSTER KAK DIRA SARANGHAE :* :*

  16. Yixing… I feel you Xing…
    Sepertinya karier kamu sebagai penonton bayaran bakal sukses deeh.. karena drama mereka, sejauh keyakinanku, masih bakalan berlanjut ber-episode-episode lagi… jadi, tolong dilatih lagi ekspresinya xD
    Ehmm, Yuen.. kurasa kamu bakal kembali buat makan Sushinya.. sayang loh baru datang tadi..
    Luhan… awaww,, ini daebak looh ngelamarnya… pake baju casual gitu, diawali dengan pertengkaran pula.. tinggal ditambah efek ujan-ujanan mungkin bakal perfect.. hihi..

  17. AAAKKKK. KAK DIRA!!! AKHIRNYA KAMU COMEBACK JUGAAAA. Double update lagi. Tapi aku telat bacanya, sorry banget.
    “LALU APA YANG KAU LAKUKAN SEKARANG, MENATAP JENDELA SEOLAH KAU INI SAM SMITH?!” kalimat favorit ku. Itu Luhan nya o’on banget trus Yixing ucul banget >< Pokoknya aku suka banget sama FF ini!!! Keep writing ^^ Tumpahkan semua draft di lapotop dan hpmu kesini….

  18. oh my god dira you’re baaaacckk #showerskisses
    ahahahaha. why bringing sam smith all of sudden. tapi ini jujur ff lamaran paling favorit, mana yixingnya pelit2 baik juga (pasti ngga bakal dia kembaliin kan duit kembaliannya. hahaha)
    anyway, aku tunggu ff ff mu yang laaaain. keep writing dan plis, jangan kelamaan hiatus. i’ll miss you (and your stories) so baaad

  19. Oh yeah…
    Ini adalah lamaran aneh, gokil, buruk, gak romantis sama sekali tapi anti mainstream hahaha…
    Emang deh ffnya kakak nih gimana gitu, aq sampai bingung mau bilang apa lagi… ff yg beda dr yg lain… benat-benar ANTI MAINSTREAM… waks

  20. eh, ini apaan ini, bisa-bisa gue diabetes baca ginian>3< manis banged astaga, KEREN! EH DEMI SECANGKIR TEH KANTONG BUNDAR SARIMURNI INI CERITA BIKIN BAPER SANGAT! dari dulu emang udah suka sama cara penulisan di blog ini, bahasanya seakan mendayu-dayu gitu ~~ DAN, APA PULA ITU YIXING JADI PENONTON BAYARAN DAHSYAT/? kerenlah keren, lap yu kak dira (ceritanya sayah pens anda wkz) /pelukcium .gggg

  21. aww, Hot couple. berantemnya Hot banget. bikin lamaran luhan jadi Hot juga, dengan segala emosi dan cintanya. hehehe
    mas yixing imutnya dirimu

  22. Hai ka! 😊

    Please aku mau dilamar kaya gini (mupeng). Luhan manis banget, Yuen beneran deh kamu mau ninggalin Luhan yang semanis ini buat diadopsi Yeti? *lho?*

    Yuen, kalau aku di lamar kaya gini, aku bakalan ketawa ngakak terus numpahin ocha dinginnya ke muka Luhan 😯

    Maafkan pemikiran absurd ku. Dan yeaaaaaaaaaay ff kaka jadi moodboster di pagi hari! Ditunggu kapanpun kaka siap untuk berkarya🙂

  23. Ingetin ak gak baper karna kangen sama si rusa tamvan yg satu ituuu
    Xing lu kek jones yg cuma jadi obat nyamuk diepisode percintaannya luhan ma yuen. . Gimana kalo kita buat episode percintaan kita sendirii??? Setujuuuuu???

  24. DIRAAA PLIS YA!! AKU BACA INI SAMBIL MAKAN NASI BUNGKUS TERUS HAMPIR KESELEK GARA2 KELAKUAN LUHAN!! *plis abaikan owe*

    huhuhuhu tau ga sih, ini lamaran pualing konyol yang pernah ada wkwkwk tapi kalo ga Luhan ya ga konyol sih *gampar saja Narin gampar*

    btw seperti biasa tulisan Dira makin asyik xD
    tapi aku kok ngerasa ada yang beda dikit ya ah tapi hanya perasaanku saja…
    DUH MAAPKEUN NARIN KOMEN SOK BANGET SAMA FANFIC DIRA KAN, PLIS LEMPAR AJA NARIN KE MADAGASKAR BIAR KETEMU LEMUR :(((

    tapi fic Dira tetep ashek2 ashoy pokoknya wekekeke

    p.s. : Narin menunggu Dira debut pake cast Wonwoo huahahaha *terbang naik naga*

  25. nih ff bikin senyum2 sendiri
    lagi2 ffnya dira itu sweet dan unik
    ngakak di beberapa bagian tapi bagus sumpah
    keren luhannya, kalem maskulin gitu waktu yuen marah, tapi endingnya malah…hahaha
    yixing dibayar berapa tuh udah nonton 421 episode

  26. 400 lebih episode drama ;’D nice ending kak. huhu aku udah lama ga baca tulisan kakak, kayaknya yang satu ini agak terburu-buru ya kak. anw aku suka soundtracknya nih! boleh kayanya kapan-kapan buat post song recommendation yaa hehe. good luck ka diraa.

  27. hallo ‘-‘ permisi.. aku readers baru disini dan aku 01 line, aku cuma mau bilang—
    FF MASAAAA????!!! YAAA AMPUNNNNNN INIII SUMPAAHH MANISSS BANGETTTTT!!! LUHANNN LUHAAANNN LUHAAAAN OOOMEEEGOOOTTTTT!!!
    Kakkk aku suka bangettt—-benerbener sukaaa pleaseeee.. enggak sia-sia terdampar di sini huhuhu T0T*nangisharuuuu keep writing yaa kakkkk^^

  28. AAAAAAAAAAA
    i really like it!!! Suka banget gaya penulisannya. Khas ka Dira sekali, kalau di mix dengan ff lain tanpa tulis identitas penulis, akan langsung tau kalo itu buatan ka Dira. Great Job!!!

    Ps: Mau dong, dilamar Luhan.

    Pss:Yixing, what an adorable man.

    And….. Who is yeti? (LOL).

    Terimakasih untuk ffnya! Semangaaat!!

    1. serius kaaaah dirimu naaaaak muahahahaha!
      makasih banyak ya udah baca ini dan dikomenin pulak ehehehe

      Yeti itu…makhluk di gunung yang kayak raksasa itu loh ehehe

      makasih banyak yaaa!❤

  29. Poor Yixing…
    Untung lu gak beneran potong tangan lu, klo beneran, si Luhan gak jadi ngelamar ntar😄
    Serously Luhan,,,, lu niat ngelamar kaga sih?
    acara lamaran paling aneh dan paling kocak selama ini (mungkin XD)
    Daripada jadi penonton drama mending sama aku aja Xing hahaha

comment here please :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s