Posted in EXO, Fanfiction, Romance

Teach Me

teach me

 Cast: D.O [EXO] & Nara [OC] Genre: Romance, High School!AU Rating: PG Length: <1500wc

Summary:

Nara tidak pernah bisa akrab dengan pelajaran kimia, karena dia lebih akrab dengan sang pengajar.

 

 

 

“Kautahu kenapa kau berada di sini?”

Nara diam.

“Nona Shim?”

Nara masih diam sambil memperhatikan kuku jemarinya.

“Kau dengar aku, Shim Nara?”

Satu helaan napas terbuang dan gadis itu memutuskan untuk memberi respon. Dia duduk tegak, merapikan seragam sekolahnya yang sedikit berantakan, dan mulai menatap pria di depannya. Ugh, dia benci sekolah, terlebih lagi…dia benci berada di ruang guru seperti ini.

“Ya, aku mendengar suaramu mengalun indah di telingaku, Do seonsaengnim,” jawabnya sarkastik.

Do Kyungsoo; guru pengganti yang mengajar pelajaran Kimia. Semenjak Pak Lee—guru Kimia kelas 12 di sekolah Shinwa—sedang berusaha menyelesaikan studi S2-nya di Jepang, dia membawa Do Kyungsoo sebagai penggantinya.

Sebenarnya tidak ada masalah. Do Kyungsoo adalah pengajar yang cukup asik, dia juga merupakan pemuda tampan yang super rapi; kemejanya tak pernah punya kerutan sedikit pun, dan warna biru terlihat sangat pas di kulitnya. Suaranya yang sedikit rendah bergema di kelas seraya semua murid perempuan memandangnya terpesona.

Tak jarang Do Kyungsoo menjadi bahan perbincangan di waktu istirahat.

“Do seonsaengnim benar-benar tampan.”

“Aku sampai tidak bisa fokus pada pelajaran.”

“Apa saja Golongan Gas Mulia—aish, aku bahkan tidak bisa mengingatnya.”

“Menurutmu, dia sudah punya pacar belum?”

“Kemarin aku melihatnya naik scooter sepulang sekolah. Scooternya warna kuning dan dia tampan sekali—oh, aku juga mencatat nomor polisinya! Kau mau?”

“Kira-kira jika kita mendapatkan nilai bagus untuk ujian Kimia nanti, apa dia mau memberikan nomor ponselnya pada kita?”

Dan masih banyak lagi.

Meskipun begitu, selayaknya cerita klasik tentang percintaan anak sekolah, ada saja satu murid yang tidak menyukainya. Namanya Shim Nara. Dia benci sekolah, dia benci pelajaran Kimia, dan otomatis siapapun yang mengajarinya pelajaran itu ikut menjadi objek yang dia benci.

Kini, Shim Nara dipanggil ke ruang guru saat jam istirahat untuk menghadap Do Kyungsoo. Itu salahnya, tiga kali tertangkap basah sedang mengobrol dengan temannya saat Do Kyungsoo mengajar,  dia pikir itu baik?

“Baguslah jika kau mendengarkanku, Nona Shim. Sekarang—“

“Kenapa aku yang dipanggil ke sini?” potongnya tidak sopan. “Padahal bukan aku saja yang mengobrol. Kenapa kau tidak memanggil—“

“Tiga kali mengobrol. Tiga kali itu juga kau yang memulainya, Nona Shim. Kau mengajak temanmu mengobrol.”

Skak mat.

Nara mengempaskan tubuhnya ke belakang. “Menyebalkan,” gumamnya pelan, namun telinga Kyungsoo menangkapnya.

“Menyebalkan? Kau pikir itu tidak menyebalkan saat menemukan salah satu muridku mengobrol seru di tengah-tengah pelajaran—”

“Karena pelajaran yang kau ajar sangat membosankan, Do seonsaengnim.” Nara kembali menyahutinya.

“Berhenti menyela ketika aku bicara. Apa kau tidak diajari sopan santun oleh orangtuamu? Tidakkah kau punya sopan santun terhadap orang yang lebih tua darimu?”

Nara mendengus. Matanya melihat langit-langit ruangan. “Lebih tua? Aku berani jamin umurmu hanya lebih tua beberapa tahun dariku,” ujarnya santai. Lalu dia kembali menatap si guru kimia itu. “Biar kutebak. Sembilan belas? Dua puluh? Ah, dua puluh satu tahun?”

Kyungsoo tidak menjawabnya. Tatapan dingin itu terarah pada Nara.

“Aku benar kan? Dua puluh satu tahun. Ha! Kau bahkan tidak lebih tua daripada kakakku.”

“Apa itu menjadi alasan untuk berbuat tidak sopan padaku?”

Ah, ya ampun! Nara bersumpah Do Kyungsoo sebenarnya bukan guru kimia. Lebih tepatnya dia adalah jaksa penuntut yang sengaja dikirim ke sekolah ini untuk membasmi murid-murid nakal semacam Shim Nara. Kau seharusnya tidak mengajar Sifat Koligatif Larutan, Do Kyungsoo, batinnya keras-keras dalam hati.

“Oh ayolah,” Nara mulai menyerah. Dia tahu ini akan menjadi sidang paling panjang seumur hidupnya. Dia bisa saja berdebat satu jam penuh dan Do Kyungsoo pasti akan melayaninya dengan serangan-serangan tajam, namun kali ini Nara sudah tidak tahan.

“Bisakah kita membicarakan ini nanti—“ kau yakin mau berdebat dengannya sepanjang hari? “—maksudku, kapan-kapan.”

Kyungsoo menggelengkan kepalanya dan berkata singkat, “Tidak.”

Wah, itu meruntuhkan semangat Nara.

Please, ini jam istirahat. Aku lapar—aku sangat lapar. Bagaimana jika aku pingsan di pelajaran selanjutnya? Oh ya ampun, setelah istirahat kan pelajaran matematika. Aku pingsan, aku pasti pingsan.”

“Jangan berlebihan,” Kyungsoo mengambil bolpoin dari meja seberang dan mulai menulis sesuatu di kertas. “Melewati makan siang tidak akan membuatmu mati.”

Nara tidak memercayai telinganya. “Apa kau tidak tahu ada penyakit maag?? Itu disebabkan karena terlambat makan, oke? Jika maag-nya parah, aku bisa mati karena penyakit itu!”

Kyungsoo tertawa kecil mendengar pernyataan tersebut. Oke, dia memang tahu fakta itu, tapi entah mengapa cara Nara menyampaikannya terdengar lucu di telinga.

“Sebenarnya ini semua tergantung padamu,” kata Kyungsoo enteng.

“Tergantung padaku?”

Sang guru kimia itu menganggukkan kepala. Tangannya terlipat rapi di bawah dagu, matanya melembut, dan seulas senyuman terukir di sana. Detik itu Nara baru menyadari mengapa semua teman-temannya (uhum, termasuk laki-laki) terpesona olehnya.

Do Kyungsoo tampan.

Do Kyungsoo pintar.

Do Kyungsoo punya mata yang besar dan indah.

Do Kyungsoo punya alis yang tebal.

Do Kyungsoo punya bibir berbentuk hati setiap kali dia tersenyum.

Wow, apa ini definisi sempurna yang sesungguhnya (tidak termasuk tinggi tubuhnya sih)?

“Kau sudah tahu mengapa kau ada di sini,” Kyungsoo mulai bicara.

“Yeah.”

“Dan kau bilang pelajaran yang kuajar membosankan.”

“Tepat sekali, Do seonsaengnim.”

“Dan kulihat riwayat nilai pelajaran kimia-mu memang tidak terlalu bagus.”

Nara memutar kedua bola matanya. “Iya, memang. Bisakah kita tidak membahas nilai—“

“Kira-kira apa solusimu untuk membuat pelajaran kimia ini tidak terlihat membosankan?” tanya Kyungsoo sambil menaikkan alis tebalnya itu.

Sekali membosankan, tetap membosankan. Tidak ada cara untuk memperbaiki hal itu. Melihat angka-angka beserta huruf di buku pelajarannya saja sudah membuatnya mengantuk. Nope, tidak mungkin bisa merubah sudut pandangnya.

“Tidak tahu.”

Kyungsoo tahu jawabannya akan begini. Lagipula menahan gadis itu di sini seharian tidak akan merubah apapun, maka dia menyodorkan kertas yang sedari tadi dia tulisi.

“Aku tahu jawabannya. Ini.”

Nara mengambilnya dan matanya membelak. What-the-hell.

“Kau bilang membosankan karena kau tidak akrab dengan pelajaran itu. Oleh karena itu, aku memberimu tugas dalam rangka meng-akrabkan Shim Nara dan Pelajaran Kimia.”

Nara mengangkat wajahnya yang berkerut-kerut. 50 halaman soal latihan dari buku pelajaran Kimia…

“Kerjakan semuanya, Nona Shim. Kuberi waktu satu minggu.”

dikerjakan dalam waktu satu minggu!

“Kau boleh bertanya padaku sepulang sekolah jika ada yang tidak kau mengerti,” Kyungsoo tersenyum manis padanya sebelum menunjuk pintu di belakang Nara. “Kau boleh kembali ke kelasmu. Ada sisa waktu lima menit untuk makan. Jangan sampai terkena maag dan mati, ya.”

Setelah itu pun Nara keluar dari ruang guru dengan langkah gontai. Speechless, itulah kondisinya sekarang. Dia menoleh ke belakang sebelum pintu tertutup. Do Kyungsoo masih menunjukkan senyuman nan cerah itu di wajahnya.

“Aku tidak akan mati karena maag,” gumam Nara tak berdaya. “Aku akan mati karena tugas yang kauberikan. Dasar keparat!”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Aku tidak bisa mengerjakan nomor 23 halaman 30.”

“Bukankah ini mudah?”

“Mudah karena itu memang bidangmu!”

“Oke, oke. Perhatikan ini.”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Hampir satu minggu pulang malam karena mengerjakan tugas keparat itu bersamamu, tapi aku malah mendapat nilai 5,8 di ujian ini?? Apa kau gila?”

“Itu salahmu sendiri, Nona Shim.”

“Salahku? Salahku katamu??!!”

Kyungsoo menggigit apelnya dan menunjuk kertas ujian Nara, di mana banyak bulatan merah menghiasinya. “Salah menggunakan rumus, tidak bisa membedakan tanda kali dengan tanda tambah, salah menyebutkan teori. Kau mau aku memberimu nilai berapa? 90?”

“Aku…aku—“

“Masih ada kesempatan untuk berlatih sebelum ujian akhir,” ujar Kyungsoo menepuk kepala Nara.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Kalau aku mendapatkan nilai 90 di ujian akhir, kau mau memberiku apa?”

“Lulus dengan nilai standar saja sudah bagus.”

“Kau merendahkanku, sungguh.”

Hampir enam bulan Do Kyungsoo berusaha meng-akrabkan Shim Nara dengan pelajaran Kimia. Pada akhirnya, dirinya ikut akrab dengan gadis itu dan pelajaran kimia hanyalah perantaranya saja.

“Kau mau hadiah apa dariku?”

“Bagaimana kalau scooter-mu yang warnanya kuning itu? Siapa namanya? Kai?”

“Tidak, terima kasih. Aku akan berdoa supaya nilaimu jelek.”

“Kurang ajar.” Nara tertawa seraya memukul perut Kyungsoo dan meletakkan kepalanya di pangkuan pria itu. Beruntunglah taman sedang sepi dari pengunjung. Tempat favorit Nara dan Kyungsoo terletak jauh di belakang taman; di mana ada pohon besar yang enak dijadikan tempat bersandar. Dan beruntunglah, tak satu pun teman maupun guru di sekolah mengetahui hubungan mereka bukanlah sekedar guru dan murid, namun menjadi sepasang kekasih pun mereka juga belum sampai ke titik itu.

“Aku serius, Do seonsaengnim.”

“Hmm…” kedua mata Kyungsoo terpejam. Nampaknya dia sedang berpikir. “Kau boleh meminta apapun, kecuali scooter-ku.”

“Kalau begitu aku minta rumahmu.”

“Kecuali rumahku.”

“Kalau begitu ponselmu.”

“Kecuali ponselku.”

“Kau pelit, ya.”

Kyungsoo pun terpaksa membungkam mulut Nara menggunakan tangannya. Gadis itu terdiam sejenak, lalu menjauhkan tangan Kyungsoo dari mulutnya. Dia memainkan jemari-jemari Kyungsoo; menekuknya, membukanya, sampai akhirnya dia mendaratkan satu kecupan di sana.

“Kalau aku minta kau jadi pacarku, boleh?”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Aku hanya dapat 79.”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Aku mencintaimu.”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nara tidak pernah bisa akrab dengan pelajaran kimia, karena dia lebih akrab dengan sang pengajar.

 

 

 

THE END

 

a/n:

  • Untuk kedua kalinya meladeni permintaan di ask.fm hihihi
  • Semoga suka🙂
  • Siap-siap untuk fic rapmon-ssi
  • dan spoiler alcapone hari jumat ya. Gabakalan php, soalnya udh dijadwalin. Ya, kalo masih ada yang berminat sih. Soalnya…entah kenapa exo belakangan ini seperti…agak mengecewakan (‘AGAK’ KATAMU?) (YA BARU SADAR ATO GIMANA MBAKNYA?) jadi…liat aja ke depannya gimana, okay?
  • TETAP SEMANGATS UWOUOWUWWOWOOOOO!!!

Penulis:

A Ridiculous Writer :)

83 thoughts on “Teach Me

  1. Uwah, ga nyangka Kyungsoo si anak susu bisa dijadiin sosok guru pengganti disini.. ahahaha
    Seperti biasa, setiap fic yang dipost di sini punya cerita manis yang bikin envy. Two thumbs up buat kakak … d-.-b

    owh, i’m really waiting for alcapone fic!! I’ll be waiting for Friday..

  2. “Wow, apa ini definisi sempurna yang sesungguhnya (tidak termasuk tinggi tubuhnya sih)?”

    Kakdir, mau ketawa tapi kasian tapi memang bener tapi kyungs ganteng tapi dia pendek tapi tapi tapi /digampar/😄

    Aku harap kyungs betulan jd guru kimiaku. PLIS KAK. JADIKEUN.
    (semester ini aku cuma dapet pelajaran biologi-kimia loh kak dan itu bosenin bgt😦 /curcol/)

    Kaget juga liat postingan kakdir isinya ada enter ratusan kali, dikira pagenya gak keload sampe selesai /digampar pt.2/

    Terimakasihku untukmu, kak. Diantara barisan soal kimia organik, kakak membawa guru kimia ini sebelum aku tidur😄

  3. MANIS BGT HUHU KESEL DEH. KENAPA SOSOK GURU SM D.O COCOK BGT YATUHAN KENAPAAAAA KAK DIRA KEPIKIRAN KENAPAAA????? BACANYA AJA SAMBIL SENYUM SENYUM GINI GANGERTI LAGI DEH PAKE JURUS APA SAMPE READERS BISA TERBAWA SUASANA:( LANJUTKAN KAK HEHE

  4. mau juga lah punya guru kimia semacam dks,jadi pacarnya juga gapapa uhuk
    kalo ada guru kimia semacam dia yah kasian murid nya lah,konsen nya keguru nggak kepelajaran hihihi
    ini manis bingits kak,aduh terus emm scooternya dks namanya harus kai yah?kaisoo momeeent~~😀

  5. Aaaakkkk kak Diraaa… rasanya lama sekali ga baca tulisan kakak. Akhir2 ini aku jadi mendadak solehah gara2 tugas numpuk😦 (jadicurhat)
    Iiiiiiiiiii mau atuh dapet dosen kimia secakep d.o (meski pendek)😄
    Seenggaknya ada hiburan gitu di kelas. Hihi
    Aaaahhh kebetulan bgt kak aku lg kangen bgt pengen baca fic d.o, ehh pas ngecheck email ada notip fic ini. Hehe
    Sering2 bikin fic d.o dong kak😀

  6. mba mba mba..

    plis mbak aku meliat sisi genit dari dks di sini ugh..
    mari kita akui bersama-sama ketika dks ngasih tugas pr seabrek, its a little bit modus ugh ugh aku takuatt…

    dan kimia dan sifat koligatif larutan ugh, aku selalu ingin akrab dengan mereka biar smart tapi tapi ugh mereka agak jual mahal kalo dideketin, doain ya mbak semogalah mereke bisa luluh olehku huhuhu….
    cerita tentang dks nara itu walaupun selalu berbeda alur dan penokohannya tapi tapi tapi itu tetep sweet ugh, aku tak paham padamu mba…

    thanks ficnya ya mba hehehe, aku jadi nggak ngantuk tadi pas kuliah (loh) hehehe

    a lav yu <333

  7. BAGUS..
    selalu sih ya kak ff mu bagus kkk~
    D.O berasa cocok aja jadi guru kimia dan dan klo dia jadi guru kimia aku jg pasti nya mau bgd hehe
    wahh aku tungguin bgd alcapone mu kak dari jaman prasejarah /d gampar/ hehe pasti nya aku setia nunggu wlpn php gpp asal besok nya udh ada sihh #apa

  8. Kenapa jaman sekolah dulu gak ada guru se ganteng DO?
    bermata besar,alis tebal,dan bibir bentuk hati…?? mwuehehehe

    tanpa DO saja,aku sebegini cintanya sama kimia *dulu jaman sekolah*
    apalagi kalo ada DO songsaengnim 😛

  9. D.o pasti guru magang yah? Wkwk suka suka. Tenang tinggi badan d.o udah bisa dibilang tinggi kalo di ina/?
    Hari jumat spoilernya yes!!!

  10. Soooo soooo soooooo FLUFF abissssss
    Romantisnya ga ketulungaaaaaan
    Omegaaaatttt aku jatuh cinta padamu doooo kyungggsoooooo
    Aaaaaa cant say anything
    Speechless makkkksiiiiimaaaaallllll
    Aaaaaaa love love love
    ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

  11. QAQ DIRAA TAU GAQ QAQ?

    AQU TERQAPAR *Q*
    .
    .
    .
    .

    iya, terkapar….

    Kak kyungsoo ku yang maniz itu memang sangat maniz.. mau dong guru kimiaku diganti juga sama dia. Please, please, please… apalah arti kelas IPA jika guru kimianya tak setampan ia T_T *murid laknat* selalu always ya kak, four thumbs buat kakak /?

    – Istri Jungkook❤ –

  12. kacau kacau kacau ini mah kacau aduh pala pusing aduh kacau kacau gila gila
    MAU DONG PUNYA GURU KIMIA KAYAK KYUNGSOO ASTAGA !!!!!!!!
    sifat koligatif larutan mah ke laut aja dah, nggak bakal diperhatiin itu pelajaran… peratiin gurunya yg ganteng aja.. ini tiap ulangan kalo perlu dapet jelek biar dipanggil terus,,,, HAHAHAHA…..
    gila gila gila, sampe kebawa mimpi ini sih… hehehehehe…

  13. apa-apaan itu, dia cuma dapet 79, kenapa dia bisa mendapatkan hati kyungsoooo? aaaaaaa wks😀 daebaaak min, kapan ni post FF nya Xiumin? kangen deh, sama bakpao satu itu😥

  14. ay ay kakdir!

    kalau aja guru kimia di sekolah kek gitu gantengnya mungkin aku akan semangat eh gak juga mungkin / apalah/ dan entah mengapa aku merasa mirip nara yang cuma mentok dapet nilai 79 di kimia huaaa kenapa harus ada pelajaran kimia T^T

    tapi kembali ke ceritanya aku suka sama ceritanya :3 seru kak. heheh. tetep semangat ya kak :33

  15. SESEK NAPAS. AKHIRNYA ADA YG PAKE FOTO DYO ITU JADI COVER FANFIC

    sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget naranya hah pokoknya suka banget. yaampun aku mau request kyungsoo lagi kak plis selalu suka sama karakter kyungsoo di fanfic kak dira huh. suka banget kayak sassy serius asik gitu

    terus dialognya itu lhoooooo aku suka banget meskipun percintaan guru-murid suka bikin geuleuh tapi yg ini mah THE BEST.

    pokoknya suka, fix

    1. AKU TERJUNGKAL DENGAN POSTERNYA. Aku aku bingung. Oke, ini Kyungsoo terlalu…. OKE. Terlalu keren Diraa. Kamu itu selalu sukses kalau bikin cerita-cerita unyu-unyu remaja-remaja gini.
      GAK KUAT. T.T KYUNGSOO JADI GURU. GURU KIMIA KU DULU cewek semua :””””).
      Iri banget sama Nara. Aku suka fluff-fluff gini. Good job dan ditunggu dalam kemasan Nara-Kyungsoo yang lainnya.

      ps: aku lagi nyari foti Kyungsoo yang dijadikan cover sm kamu.

  16. Kak…. itu kok mbak2nya muridnya pak do kek akuu ya? Ngapalin plat nomer gebetan ugh, y padahal motor bapaknya kkk~ mau dong di ouw jadi guruku.. see you at high school babe! Just wait for me… muahhh :* ((iewww))

  17. guru kimianya asik euy.
    dan kak dir, ff ini bikin inget sesuatu masa .-.
    BESOK KAN ULANGAN KIMIA AHHHHHH!!
    oke, ff nya keren dan kak dira jjang!

  18. Omg kak dir aku cinta iniiii~~~~♡♡
    The way rapmon gloomy itu so unyu yes, dan pas tau kalo si daisynya masih mencintai masmon itu bikin hepi asli umumu x) endingnya bahagia clbk gitu kan aih senangnya~ dan bayangin suga punya kafe itu entah kenapa bikin aku ngakak x3 hihiw kak dir ku menunggu ff mu yang laen yap melofyu:3

  19. Wakakakak scooternya kyungsoo namanya kai……aku senyum senyum sendiri pas baca bagian itu =D

    Eum…ini semacem….cinta tak sampai gitu? Kan kalo nilainya nara 90 baru dia jd pacarnya kyungsoo….nah itu nilainya tak sampai 90 ._.

    Aahh gereget ff ini…..pengen punya guru macem do kyungsoo gitu, sama muridnya friendly (mungkin karena dia masih muda) dan ketampanannya asdfghjkl (stop imajinasinya!)

  20. Ughhh omg kyungsoo
    Mau banget punya guru kaya dia ya biar akrab sekaligus jd pacar hmmmmm
    Kali aja ad dosen riset kehumasan kaya dia.. Ekeekekekekeke

    Exo agak mengecewakan gmn kak dir????’-‘

  21. AKU TERJUNGKAL DENGAN POSTERNYA. Aku aku bingung. Oke, ini Kyungsoo terlalu…. OKE. Terlalu keren Diraa. Kamu itu selalu sukses kalau bikin cerita-cerita unyu-unyu remaja-remaja gini.
    GAK KUAT. T.T KYUNGSOO JADI GURU. GURU KIMIA KU DULU cewek semua :””””).
    Iri banget sama Nara. Aku suka fluff-fluff gini. Good job dan ditunggu dalam kemasan Nara-Kyungsoo yang lainnya.

    ps: aku lagi nyari foti Kyungsoo yang dijadikan cover sm kamu.

  22. Kak, saya pembaca baru di sini.
    Gara2 baca summary yang tentang pelajaran kimia, jadi minat baca. Karakter Nara di sini keren, yah? Kata2nya sama gurunya sendiri, wow.
    Saya suka diksi-nya, Kak.

  23. jiahhh nara, malah jadi ny pacaran sama do seongsaengnim. Oh ya eon, pengen request ff nya baek dong, soalnya aku ngerasa eonni lebih cocok bikin ff tentang baek heheheh… itu pun kalau eonnie nya mau🙂

  24. duh kimia -_- seneng banget nyiksa murid ya :”
    seneng juga kalau punya guru kayak kyungsoo tapi gak mungkin juga ya -_-
    punya guru kimia yang humoris aja udah sesuatu banget😀 seenggaknya gak bikin bosen dan ngantuk *loh kok curhat😄
    suka sama keberanian nara minta kyungsoo yang sebenarnya guru jadi pacarnya, manis juga pas bagian dimana kyungsoo sama nara lagi duduk berduaan😄 kalo aku ada disana aku siul-siulin mereka berdua/? *haha lol banget😄

  25. Aaaah, andai saja guru kimia pas sma dulu kayak dudu, pasti aku juga bakal akrab deh sama kimia. Khas guru muda sama anak sma banget fanfictionnya, ringan tapi padet. Straight to the point. ^.^b

  26. Muahahaha! Aduh mau ketawa dulu bentar. Demi apa aku juga ga suka kimia, Do Saem! *kode*
    Kreatif ka, ada aja ide untuk topik ff nya, pokoknya suka suka hahahaha!🙂

  27. Entah kenapa terasa cocok aja kyungsoo jadi guru dan apa gaada yg lebih imut lagi selain kyungsoo jadi guru? Haha kebayang deh kalo guru nya kyungsoo gabakal ngantuk soalnya selama ini guru kimia yg ngajar aku pasti bikin ngantuk -_- yah sepertinya aku juga bakal seperti shim nara yang bakal lebih dekat dengan yang ngajar daripada pelajarannya :3
    ditunggu fic alcapone nya kak. Ga sabaaaaaar😉

  28. wah, Kyungsoo…
    itu bias aku, ufufufufu.😀
    eum, btw itu ending’ny ko agak2 gmna gtu yah,
    happy sih, tapi agak2… (ck, ngga nemu kata yng cocok), jujur aku kurang puas sama ending’nya,
    oiya, ini emng enter’ny yng banyak apa hp aku yng error sih, ko ada jeda yng panjang bnget nh antar paragrafnya ya,
    deuh, maap ya,

    tpi tetep ff di hangukffindo selalu bikin senyum2 sndiri.. hehe,
    ugh, ngga sabar sama al Capone..,
    dtunggu yah..

  29. ya ampouun~ tulisannya imut bangeet….. unyu unyu lagii…. apalagi kyungsoo nya~ :”3 selalu lah kak dira… tulisanmu selalu unyu unyu ngegemesin ><

    aku juga maulah kalo ada guru kek si soo soo x"D

  30. Kak…. enaknya jadi Nara^^
    kenapa guru kimiaku dulu gak kayak gitu sih? hisshh….
    Btw, lumayan menscroll buanyak nih kalo baca lewat hape, kkkkK.
    masih ditunggu ABOB yang lainnya, hehe. kalo Kakak masih niat ngelanjutin sih, hehe^^

  31. Duhh .. Hampir Melayang Layang ngebayangin Ini .. Pengen Bgt Jadi Nara .. dan Punya Guru Kayak Kyung , Aahh ..
    Very Very Good Fanfic Kaka Author . Aku suka Banget ficnyaaa .. keep writing n Semangaattt !!

  32. Yaampun kak ini tuh ya semacam harapan banget punya guru begini. Tapi ini kebetulan, di sekolah ku juga ada guru kimia baru pengganti, dia seumuran chanyeol, dan dia bisa bikin siswanya dapet nilai bagus, ngerti materinya, dan ngubah pandangan siswa trhdp kimia.. Tapi… Gak seganteng chanyeol (IYALAH) -.-

    Tapi ini sweet banget beneran kan aku jadi iri sama nara =(

  33. aku baca ff ini dan pas siang tadi dapet kabar kalo aku kena remed kimia >< sedihnya, itu ultimate bias. apapun itu, EXO tetep 12 pokoknya. jadi curhat kan.

    kakak, kakak, kayaknya kakak harus buat FF yang teacher series deh, engga cuma dady doang🙂 pengen bayangin semua member EXO jadi guru juga🙂 BTS juga boleh, tapi kayaknya kalo BTS enaknya jadi temen sekelas. kkk~ permintaan nih kakak, turutin dong🙂 -pasang aegyo🙂

  34. terbayang sudah jikalau memang ada guru seperti do :3 duh semangatnya belajar kaya gimana tapi kayanya emang bakalan fokus sama pengajarnya deh haha
    jadi mereka pacaran ?

  35. Gue sih gak bakalan minta dia jadi pacarku
    Palingan cuma bilang “bolehkah aku menikah denganmu?”
    #WhatTheHell
    #Maaf Chanyeol

    Dan itu nama scooter ny keren banget dah
    Karna couple kali yaa

    1. kalo punya guru kimia kayak Do saem ,, aku bakalan jadi siswi yang paling aktif di kelas.😀
      Rajin ngajuin tangan, banyak tanya😀 hahaha. Dasar Modus😀

  36. oh my god..
    yatuhan yatuhan yatuhan
    demi apa ini ff bagus banget (<3<3)
    Aku cinta kamu eon
    ayo buat ff – ff menakjubkan penuh dengan love story yang fluff dari jari – jari lentikmu diatas keyboard*tolong abaikan*
    keep writing my favorite eonnie :*

  37. errrr…. APA INII? KURANG AJAR ITU GURUNYA SI DO KENAPA JADI KEREN BANGET GITU? KENAPA BISA SWEET BANGET GITU?
    Ini aku tengah malem ketawa2 sendiri kayak orang gila. Aduh gimana ini aku suka banget, ya ampun Diraaa! Keren banget FF ini!! *Gak Nyante*

  38. KADIRRR AKU KOMENNYA TELAT BANGET YA MUUPIN BELA/.\

    njirr badai ah critanyaaa. covernya ga tahan, critanya
    azek bangeddddd kakkkkk. suka nara, suka kyungsoo jg suka semuanyaaaa aa love it kak!~~

  39. Woww, firstly ak minta maaf baru kasih coment skrg. Setelah sekian lama cuma bc doank~krn ak gaptek~ gak bs krm2 coment gitu. Tapi sumpah ff nya keren bangettt! Ak gak ngebias D.O tp setelah bc ni ff ak jadi masukin dia sbg cow idaman!!
    Hahaha terus bwt ff yg keren ya!! Ak suka bhsnya yg simple tp mendalam!

  40. ya ampun, ka diraaaaaa!!
    kamu masih inget aku g?? pasti g inget.. ㅠ.ㅠ

    ini fanfic manis banget!! g pernah deh kecewa sama fanfic ka dira..
    dio sudah bertranformasi(?) dari ketua OSIS yg taat aturan jadi guru kimia yang bikin murid kepanasan!! oh god!!
    ini apaaa?? ini apaaa??
    tapi aku sukaaaa.. akkkkk!!

  41. Kak dir ini apa sih kak ini apa?
    Dan itu kenapa covernya kyungsoo yang ituuu uwowow banget.
    Manis banget ya dari benci jadi cinta oooo..
    Kak, adain sequel ini dong kak ngarep bangetz huhu ngomong-ngomong yang bilang “aku mencintaimu” itu siapa ya kak? Nara?

  42. yaAllah semoga ada keajaiban nanti masuk SMA baru gurunya kayak Kyungsoo yaAllah…

    MUSTAHIL.

    Palingan gurunya bapak-bapak sedikit botak dengan perut membuncit atau kurus kering. Gaada yang kayak Kyungsoo. Gaada. Iya gapapa.

    Baper. Tq.

comment here please :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s