Posted in Uncategorized

[Thanks To] Forgetful Seokjin & Lazy Day + Extra Fics

 

To all my lovely readers…

 

[Thanks To] Forgetful Seokjin + Extra Fic

 

Hai!! Terima kasih untuk yang udah baca dan komen fic [BTS] Forgetful Seokjin🙂 I love you all so thank you thank you thank you soooooo much!! :*

Maaf gak bisa bales satu-satu hehehe jadi ucapan terima kasihnya lewat extra fic aja ya🙂

 

Big big thankseu for lovely readers:

 

nicken123, Al, paperbiee, Lana Carter, cccc, sexygeek95, Jiyestha, Ryuu Chan, azuream8, LexyLya, winnda, lunaa, OliviaHan, theboleroo, catelyana, Janni Aulia, aikoyu, leandlycho, LittleRabbit, b2utyinspirit, BaiBai, Nhee, qisvu, IRA, kimjulia93, hyunji, fresiaya94, bananaichigo, G A L A X Y, Cicil, geeoli, ohnamyeon01, Refani Nabila, formaggioyu, Lay’s girlfriend, Primavera vyn, Autumn Hwang ツ, Nisa 니사, ParkHwayoung, sehun, adecahayani, bela, beautywolfff, HoneyLulu, ganyeol, kimkaitou, kimieadachi, junshiroi, aidazzling

THANKSEUUUUU~

Karena kalian sudah sangat sangat manis hehehe aku mau kasih extra fic untuk kalian!

 

[Extra Fic]

 

“Seokjin, apa yang sedang kau lakukan?” tanyaku penasaran.

Siapapun juga bingung sekaligus penasaran jika menemukan kekasihnya duduk di pinggir kolam dan berbicara sangat seru pada seekor lumba-lumba. Lalu ketika mendekat, sang kekasih buru-buru membisikkan sesuatu pada lumba-lumba itu.

Seokjin melihatku dan tersenyum sambil menggeleng. “Hanya mengobrol dengan Kekaimalu.”

“Kau mengobrol dengan Kekaimalu?”

Dia menganggukkan kepala.

“Mengobrol tentang apa?”

Seokjin kembali menggelengkan kepala. “Rahasia.” Lalu dia berbalik ke arah Kekaimalu untuk menempelkan satu jari telunjuknya di bibir, seperti kode agar Kekaimalu tidak membocorkan rahasia yang Seokjin simpan padanya.

“Seokjin…”

“Tidak ada apa-apa, sungguh.” Dia mengangkat tangannya seperti bersumpah.

Aku pun berkacak pinggang, menatap si lumba-lumba yang sedang berenang itu tepat di kedua matanya. Lalu seperti bisa membaca pikiranku, si lumba-lumba jenius milik Hoseok ini mulai mengambil kuas berwarna merah di pinggir kolam dengan mulutnya, kemudian dia menggambar huruf ‘I’, selanjutnya gambar hati, dan yang terakhir adalah huruf ‘U’. Kekaimalu menunjuk Seokjin dengan moncong mulutnya, lalu ke arahku.

Aku pun mengerti.

Seokjin pun marah.

“Yah! Dasar tukang pembongkar rahasia!” sembur Seokjin kesal pada Kekaimalu. Aku melihat hewan tak berdosa itu menenggelamkan diri dan berenang acuh tak acuh menjauhi kami.

Aku menggamit lengan Seokjin yang berwajah kesal dan kami masuk ke dalam rumah sebelum hujan turun karena langit mendung telah memunculkan warna kelamnya.

“Ingatkan aku untuk tidak pernah menyimpan rahasia pada seekor lumba-lumba!” gerutu Seokjin.

“Tentu.”

“Hoseok harus mengajarkan Kekaimalu…”

“Aku juga mencintaimu.”

“…agar—apa?”

Dia menatapku dari balik kacamatanya tanpa kata-kata, seolah sedang memproses apa yang baru kukatakan dan dia membalas, “Oke, aku juga mencintaimu.”

 

Tambahan di video selanjutnya: “Seokjin tidak boleh menyimpan rahasia pada seekor lumba-lumba.”

 

 

###

 

[Thanks To] Lazy Day + Extra Fic

 

Hai!! Terima kasih untuk yang udah baca dan komen fic [BTS] Lazy Day🙂 I love you all so thank you thank you thank you soooooo much!! :*

Maaf gak bisa bales satu-satu hehehe jadi ucapan terima kasihnya lewat extra fic aja ya🙂

 

Big big thankseu for lovely readers:

Tang, nicken123, aikoyu, Lana Carter, HoneyLulu, Jiyestha, sexygeek95, nvladty, LexyLya, winnda, OliviaHan, theboleroo, lunaa, catelyana, Janni Aulia, azuream8, pinkballoonxo, b2utyinspirit, LittleRabbit, BaiBai, sitafirda, mufikahsf, Nhee, IRA, kimjulia93, Cicil, formaggioyu, lauren~, geeoli, ohnamyeon01, b u i (@taepokki_), luqian10, elfa, Refani Nabila, sehunaa, cccc, loveyeollie, yuyun’swifeu, Autumn Hwang ツ, K3, Nisa 니사, sehun, ParkHwayoung, adecahayani, chitaa9, littledeer77, SJEXOxo, twelveblossom, G A L A X Y, bela, beautywolfff, bananaichigo, ganyeol, takyuyaki, puji, Queen Marchellina, anindyans, littlestarlight14

THANKSEUUUUU~

Karena kalian sudah sangat sangat manis hehehe aku mau kasih extra fic untuk kalian!

 

[Extra Fic]

 

Kim Taehyung bukan pemalas, dia hanya tidak ingin menggerakkan syaraf-syaraf kesayangannya yang bersembunyi di balik kulit itu. Lagipula untuk beberapa situasi, Rossie memang setuju ada kalanya mereka harus berhenti bergerak dan menikmat matahari sore di taman seperti yang mereka lakukan sekarang.

“Kau itu pemalas ya,” gumam Rossie memainkan telinga Taehyung sementara sang empunya telinga hanya memejamkan kedua matanya. “Suka tidur, suka makan, suka membaca komik.”

Taehyung tidak memberikan respon, bergerak kegelian saja tidak saat sehelai rumput dengan jahilnya Rossie masukkan ke dalam lubang hidungnya.

“Dan kau tertidur sangat cepat dan lelap. Jika ada bom meledak di taman ini kau pasti tidak akan terbangun.”

Hm, mungkin Rossie benar. Dilihat dari mata Taehyung yang setengah terbuka, mulutnya juga begitu, Rossie boleh menetapkan bahwa Taehyung telah menyelami alam bawah sadarnya terlalu dalam. Kejadian apa pun tidak akan membangunkannya. Dia yakin itu seratus persen.

“Taehyung! Ada kebakaran!” bisik Rossie sedikit keras di telinga Taehyung, namun makhluk itu tetap saja tidak bangun.

Percobaan kedua. “Taehyung, ada Byun Baekhyun!” (Taehyung ingin sekali bertemu dengan penyanyi bernama Byun Baekhyung, yang kata semua orang mereka itu seperti anak kembar).

Taehyung tetap tidak membuka matanya.

Percobaan ketiga. “BAP!! BAP! Astaga, Daehyun!!!” (Taehyung juga menyukai Daehyun. Dia penggemar beratnya).

Namun, nama Daehyun ternyata juga tidak mempan untuk membangunkan si naga pemalas ini dari tidurnya yang lelap. Benar-benar.

Percobaan keempat. “Taehyung! Ada preman yang mau menculikku! Tolong!”

Taehyung malah mengorok.

Aissh…orang ini benar-benar!” Rossie mendorong kepala Taehyung menjauh, namun sebelum beranjak dari sana, dia mengeluarkan taktik baru yang…cukup simple, tapi gadis itu yakin Taehyung akan bangun dalam hitungan detik.

“Taehyung-a,” Rossie menyapukan helaian rambut di sekitar telinga Taehyung agar si bocah ini dapat mendengarnya jelas. “Aku…pergi ke rumah Namjoon—“

Belum selesai kalimat itu terucap, mata Taehyung terbuka dan dia segera memenjarakan Rossie dengan kedua lengannya. Rossie kaget setengah mati karena Taehyung kini terlihat 100 persen sadar dari tidurnya.

“Kau. Tidak. Boleh. Pergi. Kemana. Mana. Rossie.” Wow, Taehyung.

 

Oh, begini caranya membangunkan si bodoh ini.

 

Rossie malah cekikikan.

 

 

Penulis:

A Ridiculous Writer :)