Posted in EXO, Fanfiction, Hurt/Comfort, Romance

Fix Me

tumblr_myl9li5V3a1s36084o2_400_zpsd51ac624

Cast: Luhan [EXO-M] & You ■ Genre: Hurt Comfort, Romance ■ Length: <3000wc ■ Rating: PG-15

Soundtrack: Coldplay – Fix You

Summary:

Just kiss me…’cause you’re the only thing that can fix me right now

***

Luhan adalah orang pertama yang kuingat ketika aku tahu ayahku sakit dan dirawat. Nama itu terlintas dipikirkanku, mengendap cukup lama hingga malam itu—pukul satu dibawah rinai hujan—aku putuskan untuk pergi meninggalkan rumah sakit dan memacu langkah keluar dari sana.

Aku seperti orang hilang arah. Aku tak tahu harus pergi ke mana, mungkin seharusnya aku tinggal di samping ayahku, memegang tangannya yang dipenuhi selang infus dan mendengarkan dengkurannya yang kencang sambil tak putus-putusnya berdoa. Namun itu sungguh menyakitkan. Berada di sana dan menonton orang yang kau sayangi menderita adalah hal terburuk sepanjang hidupmu. Maka aku pergi, ya, aku harus pergi.

Tapi ke mana?

Mungkin aku seharusnya bertandang ke rumah Park Chanyeol, teman kuliahku yang tak jauh dari rumah sakit itu berada. Rumahnya hanya beberapa blok, butuh tiga menit untuk sampai di sana. Tapi otakku tidak mengingatnya sama sekali. Aku hanya ingat nama Luhan, Luhan, dan Luhan.

Mungkin seharusnya aku pergi ke toko sushi milik Yixing, teman baikku. Tokonya tidak jauh dari rumah Park Chanyeol, sekitar 500 meter, tapi lagi-lagi kaki ini tak mau berhenti walaupun mataku telah menangkap bangunan itu dari jauh. Aku tidak mau berhenti karena hati berkata bukan tempat itu yang seharusnya kusinggahi. Aku pun berjalan lagi sembari merapatkan jaketku.

Hujan masih sedingin yang kurasakan semenjak lima belas menit yang lalu. Dan nama Luhan masih saja bergema di kepalaku.

Mungkin juga aku seharusnya menelepon Sulli, sahabatku. Aku tahu Sulli akan datang tanpa basa-basi, Sulli akan menerobos hujan dan datang walaupun rumahnya jauh dari rumah sakit, karena dia sahabatku, dia pasti datang. Tapi bukan Sulli yang ingin kulihat saat itu, bukan sahabat yang bersamaku delapan tahun itu yang ingin kudengar suaranya.

Aku butuh Luhan.

Aku butuh mantan pacarku. Aku butuh pria yang kutinggalkan dua tahun yang lalu itu. Entah mengapa, bukan dia yang seharusnya kuingat lagi. Lagipula aku sudah menghapus nomornya, melupakan di mana dorm-nya berada. Tapi dua tahun aku rasa terlalu sebentar untuk menghilangkan sosok Luhan dari pikiran ini, karena aku telah menelepon nomor itu ribuan kali, dan pergi ke dorm-nya setiap hari.

Dua tahun bukan waktu yang sebentar.

Kaki ini dengan cekatan melangkah ke arah dorm-nya dengan melewati toko roti, belok ke kiri lalu belok ke kanan di gang kedua, melintasi tembok yang punya lubang besar, menaiki tong sampah yang besar itu untuk mengambil jalan pintas dan sampailah aku di depan bangunan yang punya tiga lantai. Kamar Luhan berada di lantai paling atas. Aku ingat aku suka mengeluh kelelahan untuk sampai di sana.

Aku tertawa dalam hati mengingat memori itu.

Tapi ini bukan saatnya bernostalgia, karena tak lama kemudian aku menemukan diri ini berdiri di muka pintu nomor 34 dan tanganku mengetuk permukaan kayu tua itu sebanyak tiga kali.

“Siapa?”

Mendengar suaranya saja aku hampir menangis dan hatiku sakit. Tak kusadari betapa aku merindukan suara itu.

“Ini…aku,” jawabku pelan, Luhan pasti tidak mendengarnya.

Kemudian, sosok itu muncul. Kehadirannya seperti membawa sejuta kenangan lama, menguak luka, tapi entah mengapa aku suka merasakannya. Ketika dia melihatku, kami bertatapan, aku berusaha keras untuk tidak memeluknya dan menangis di bahunya—sesuatu yang ingin kulakukan sejak pertama kali kami putus, menyadari itu salahku.

“Hai,” sapaku sambil tersenyum.

Luhan masih memakai polo shirt kesayangannya. Aku ingat betul, akulah orang yang menjahit beberapa lubang di sana karena Luhan enggan membuangnya ke tong sampah. Dia menyukai baju itu, sangat.

“Hai, kau…” Dia bingung. Tentu. Setelah dua tahun lamanya menghilang, tiba-tiba gadis yang memutuskan hubungannya muncul di depan pintu, apa yang bisa dia lakukan. “Ada apa?”

“Aku…” Aku tak punya alasan mengapa aku ke sini., “Boleh aku masuk?”

Luhan pun mengangguk dan membuka pintu. “Ya, tentu saja. Ayo masuk.” Dia mempersilakanku selagi matanya menelusuriku dari atas ke bawah. “Di luar hujan ya?”

“Ya, begitulah.”

Ini aneh. Kami bersikap seperti dua orang yang berteman lama, tak ada latar belakang apa-apa. Tak lebih dari sekedar teman. Aku berpikir, hei, kita dulu pernah berpacaran. Kita pernah berciuman di sofa itu dan memasak bersama di dapurmu.

Apa Luhan lupa?

Aku memasuki dorm-nya yang berdinding kuning cerah. Dulu aku selalu berkomentar tentang hal itu, aku bilang warnanya terlalu mencolok mata dan aku sungguh membencinya. Tapi kini aku menemukan kenyataan bahwa warna kuning tidaklah terlalu menyebalkan. Aku justru merindukannya.

“Kau mau kubuatkan teh? Atau kopi?” tanya Luhan setelah menutup pintu di belakang.

Aku berbalik padanya, setengah melamun. Aku mau memelukmu.

“Teh boleh. Kau sedang sibuk?” tanyaku melihat begitu banyak kertas di meja, komputer yang masih menyala di jam setengah dua ini.

“Umm…well, itu…skripsi,” Luhan menyisir rambutnya ke belakang. “Sidang skripsi dua minggu lagi, aku harus ekstra cepat menyelesaikan revisinya.”

“Oh, baiklah,” aku mengangguk. “Boleh aku duduk?”

“Ya, ya. Tentu. Maaf keadaannya sedang berantakan. Kau boleh singkirkan buku-buku itu dari sofa. Taruh saja di mana pun kau suka,” Luhan tertawa kecil, matanya membuat bentuk bulan sabit. Kini mereka terlihat lelah dan ada bayangan hitam di bawah matanya.

“Aku ke dapur dulu, membuatkanmu teh,” kata Luhan setelah memperhatikanku menyingkirkan buku-buku itu dari sofa dan duduk. Dia menghilang selama tiga menit, seperti membiarkanku mengingat setiap detil kejadian di sini.

Kusentuh permukaan sofa kain berwarna merah itu, satu tempat yang dulu menjadi tempat tidurku saat tidak ada kelas di siang hari dan Luhan akan sibuk bermain PSP sambil bersenandung pelan, mengantarku ke dalam mimpi.

Semuanya masih sama seperti dua tahun yang lalu. Tidak ada yang berubah kecuali foto-foto kami berdua yang tak lagi terpampang di dinding. Luhan telah menyingkirkannya, entah mengapa aku sedih. Seharusnya tak begitu, tentu saja Luhan akan membuang semua kenangan kami.

Dan aku mau tak mau tersenyum ketika menemukan salah satu figura foto kami berdua di sudut meja lampu. Mungkin Luhan lupa membuangnya. Mungkin Luhan tak sepenuhnya melupakanku.

“Ini tehmu.” Luhan datang dengan teh di tangannya dan aku terkejut melihat gelasnya. Itu adalah gelas yang sering kugunakan tempo dulu. Satu yang bermotif polkadot, kami mendapatkannya di taman bermain waktu itu karena Luhan menang menembak boneka.

Mungkin dia masih mencintaiku.

“Terima kasih,” kataku singkat, menghela nafas ketika kehangatan menjalar. Aku terdiam sejenak, mencoba menemukan ketenangan saat menyeruput tehku, tapi aku tidak bisa. “Kau pasti bertanya-tanya mengapa aku datang ke sini.”

“Ya, aku ingin bertanya hal itu dari awal, tapi aku lihat kau sepertinya butuh ketenangan, jadi kupikir kita bisa membicarakannya nanti.”

Luhan tetap Luhan yang dulu, selalu mengerti apa yang ada di dalam kepalaku. Membaca pikiranku layaknya sebuah buku. Bisakah dia juga menemukan alasan mengapa aku datang ke sini?

“Ayahku sakit.”

“Oh,” dia terkejut, ekspresinya membeku detik itu juga. “Sakit apa? Apa dirawat di rumah sakit?”

“Stroke. Ya, dia dirawat…”

“Kau perlu aku antar ke sana?” Ada nada cemas terselip di suaranya yang lembut itu.

Aku menutup mata dan menggelengkan kepala. “Tidak. Aku baru saja dari sana.”

“Oke—”

“Luhan.”

“Ya?”

Aku membuka mata, menemukan Luhan menatapku penuh tanya. Dia pasti bertanya mengapa aku ada di sini, mengapa aku datang kepadanya, atau…mengapa dulu aku meninggalkannya.

“Aku…”

“Hei,” dia menghampiriku, menyentuh bahuku yang tiba-tiba terasa ringan akan sentuhannya. “Bajumu basah. Mau kuambilkan baju? Kau bisa menggantinya dan apa pun yang ingin kau katakana,” Luhan tersenyum, “kau bisa mengatakannya nanti.”

Aku pun pergi ke kamar mandi dan mengganti bajuku dengan kaus warna hitam miliknya. Aroma khas Luhan yang selalu kusuka kini menempel di tubuhku dan aku menghabiskan sekitar satu menit untuk menghirup aroma itu dalam-dalam. Siapa tahu setelah ini aku tidak akan pernah menciumnya lagi.

Luhan tengah duduk di sofa saat aku keluar dari kamar mandi. Dia menuangkan teh yang kedua untukku dan kami memulai segalanya dari kalimat ‘apa kabarmu?’, ‘bagaimana kuliahmu?’, ‘apa Chanyeol baik-baik saja?’, ‘bagaimana dengan Sulli?’, ‘apa Yixing masih berjualan sushi?’

“Semuanya baik-baik saja,” gumamku setengah tertawa. Dan aku tidak baik-baik saja, Luhan.

“Aku juga baik-baik saja. Hanya skripsi ini yang membuatku tidak bisa tidur.”

“Kau perlu tidur, Luhan. Kau mirip Taozi.” Aku menunjuk kantung matanya dan kami tertawa. Begitu mudahnya merasa senang bersama Luhan dan meninggalkan kesedihan di belakang. Mengapa aku tidak menyadarinya selama ini?

“Ya, aku tahu,” Luhan mengangguk dan kami kembali ke suasana kaku. Aku beberapa kali melirik Luhan yang terdiam sambil menatap lantai di bawah.

“Aku sedih ayahku sakit,” kataku pelan. “Aku seharusnya berada di rumah sakit, Luhan. Tapi aku malah ke sini.”

Tanyakan mengapa, Luhan. Tanyakan padaku.

“Aku seharusnya pergi ke rumah Chanyeol. Rumahnya dekat dengan rumah sakit dan aku yakin dia masih bangun satu jam yang lalu. Jika bukan Chanyeol, aku seharusnya pergi ke toko sushi Yixing, tapi…” Aku tertawa kecil. “…aku melewatinya, tidak tahu kenapa. Sulli seharusnya menjadi orang pertama yang tahu hal ini. Dia sangat menyayangi ayahku seperti ayahnya sendiri. Tapi aku tidak meneleponnya. Aku bahkan meninggalkan ponselku di rumah sakit dan aku pergi ke sini, Luhan.”

“Kenapa?”

Aku bisa menjelaskan panjang lebar mengapa aku menempuh jarak sepanjang itu karena mungkin ini sebuah kebiasaan lama yang tak pernah mati. Dimana saat diri ini merasa sedih, merasa berada di titik paling rendah dalam kehidupan, Luhan adalah satu-satunya tempat yang tepat untuk disinggahi.

Aku akan berlari kembali ke Luhan apapun keadaannya.

“Aku tidak tahu.” Dan aku berbohong padanya. Sulit untuk mengatakan: ‘hei, Luhan, aku sedih. Aku membutuhkanmu. Aku merindukanmu’.

Saat itulah aku merasakan kedua lengannya memelukku erat, kupejamkan mata ini, berusaha tidak menangis, namun apa daya hati ini terlalu lelah dan air mata menerobos keluar membasahi kaus Luhan.

“Luhan, aku—”

“Sshh.”

“Aku sedih—aku, aku tidak mengerti mengapa ini semua menimpaku. Apa salahku, Luhan? Apa??”

Aku marah, ya, marah. Emosi meluap-luap di pucuk kepalaku dan aku tidak bisa menahannya, karena percayalah, semuanya terasa begitu menyedihkan. Semua hal sedih sedang menghampiriku, menginjak hati ini hingga rasanya aku mau mati saja.

Tiba-tiba air mata tidak bisa berhenti mengalir di pipiku. Aku menangis selama lima menit atau lebih. Aku bisa merasakan embusan napas Luhan di tengkukku dan dia bergumam dalam bingung seraya memelukku erat.

“A-apa yang harus kulakukan? Kau ingin aku berbuat apa, huh? Katakan, katakan padaku, hei, bicaralah padaku.” Dia menjauhkan wajahku dari pundaknya, menghapus air mata itu dengan kedua ibu jarinya seakan tindakan itu dapat menyapu rasa sedih di hati.

“Katakan. Apa saja. Tolong,” kata Luhan panik; menggigit bibirnya sendiri. “Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan.”

Sementara itu, aku tidak bisa bicara. Menangis lebih keras, menangis lebih kencang, terisak lebih pahit dan aku merutuki hari ini—hati ini.

Dan…aku tidak tahu apa yang tengah merasukiku satu setengah jam yang lalu. Dimulai dari aku melangkah keluar rumah sakit, berjalan di bawah rinai hujan, menuju rumah Luhan, menangis di depannya dan kini aku mengatakan yang tak sepantasnya dikatakan.

“Cium aku.”

Kudengar napas Luhan tersentak. Aku memberanikan diri menatap matanya, kulihat dia mengerjapkan mata itu beberapa kali. Mungkin Luhan sedang mencernanya dan mungkin dia akan mengusirku keluar dari sini, karena…

Apa aku sudah gila?

Aku bukan kekasihnya lagi dan…

Aku memintanya untuk menciumku?

“A-apa?”

“Cium aku, Luhan,” Aku berkata sekali lagi dengan nada penuh luka. Permintaan ini aneh, hari ini begitu aneh. “Cium aku seperti kau adalah satu-satunya orang di bumi ini. Cium aku seolah dunia akan berakhir besok. Cium aku seperti pertama kali kau melakukannya di bawah pohon natal. Cium aku seperti saat kita berumur 19 tahun dan hari ini adalah kencan pertama kita. Cium aku karena kau mencintaiku. Cium aku seperti satu tahun yang lalu, sebelum aku memutuskan hubungan kita dan…”

Aku mengambil napas sejenak, aku berbicara tanpa jeda. Semuanya begitu saja terungkap.

Aku memejamkan mata dan kembali meloloskan air mata. “Cium aku seperti saat aku tidak bisa tidur dan kau satu-satunya yang bisa mengantarku tidur. Cium aku dan buat aku lupa bahwa ayahku sedang meregang nyawa di rumah sakit. Cium aku karena…” Kutatap matanya, penglihatanku sedikit buram akan air mata. “…karena kau mencintaiku. Karena kau adalah satu-satunya yang dapat menyatukan kepingan-kepingan hatiku yang hancur. Luhan, a-aku…aku hancur…perbaiki aku…”

Dan dengan itu, Luhan menciumku.

Rasanya asing.

Rasanya seperti menemukan sesuatu yang dulu lama menghilang, maka rasanya sedikit aneh ketika Luhan menyentuh tengkukku dan diri ini begitu terhanyut ke dalam suasana.

Air mata masih saja turun saat bibir Luhan perlahan bergerak, menyapukan sentuhan yang lembut. Tanpa sadar tanganku melingkar di sekitar bahunya dan ini terasa seperti hari kemarin, dimana aku dan Luhan bukanlah dua orang asing yang sedang mencoba memperbaiki keadaan.

Kami hanya dua orang yang jatuh cinta dan Luhan adalah satu-satunya nama yang kuingat.

Hanya dia.

***

Pagi itu mungkin adalah pagi yang teraneh sepanjang hidupku. Aku tak mengingat apa yang terjadi, seolah baru saja berpesta hingga tengah malam bersama-sama temanku dan mabuk seperti orang gila. Tapi aku tahu, bukan itu yang sebenarnya terjadi. Dan aku tahu bukan alkohol yang tengah mempengaruhi sistem tubuh ini.

Luhan.

Ya, nama itu kembali bergaung dipikiranku. Aku mengingat nama itu lebih dari apapun dan aku ingat, aku menyukai saat mulut ini menggumamnya beberapa kali, sambil mengumpulkan kenangan serta memori tentang kami.

Aku ingat kami duduk di taman pada satu hari, membawa sekotak pizza dan menghabiskannya seraya mengobrol tentang kuliah. Pizza saat itu lebih enak dari biasanya. Aku pun berkata, “Kenapa pizza ini lebih enak saat dimakan bersamamu?”

Luhan mengedikkan bahunya, memberi satu seringai yang kusuka. “Mungkin karena aku tampan?”

“Kau bercanda ya?” Aku tertawa dan bahagia. Ya, betapa mudahnya tertawa dan merasa bahagia saat bersama Luhan.

Tidak. Tidak hanya bahagia, namun juga mudah bagiku untuk menangis di depannya tanpa rasa bersalah dan melepas beban dengan hati yang terluka.

“Siapa yang bilang untuk menungguku di sini?”

“Tapi….”

“Siapa yang bilang untuk menungguku di sini dan kehujanan? Siapa? Aku menyuruhmu pulang lebih dulu agar tidak kehujanan. Tapi lihat sekarang! Kau basah kena hujan, kau keras kepala. Aku bahkan tidak tahu bahwa kau ini sangat susah diatur. Kalau kau sakit, aku cemas. Kau tahu? Aku cemas!”

Bayangan wajah Luhan sangat jelas tergambar di benakku. Bagaimana alisnya bertemu di tengah, bagaimana dia mengguncang bahuku dan membuatku merasa bersalah, namun juga merasa diperhatikan—dicintai. Sebuah perpaduan yang aneh ketika dia memelukku dan menangis bukanlah hal yang memalukkan saat berhadapan dengan Luhan.

Lantas, Luhan juga pintar menjatuhkanku oleh karena sebuah perasaan yang belum punya nama tiba-tiba muncul begitu saja. Dia bilang, “Aku menyukaimu.” Dia bilang tujuh hari kemudian “Aku mencintaimu.” Dia bilang satu hari kemudian, “Kau tak seharusnya mencintaiku balik, tapi jangan benci aku.”

Aku pikir, orang bodoh mana yang sanggup menolaknya dikala diri ini terlanjur jatuh cinta padanya.

Luhan mempermudah semuanya.

Aku tahu, aku makhluk paling lemah dan berdiri sendiri saja aku tak mampu. Maka hari dimana aku memutuskan hubungan dengannya dan berjalan di hari-hari tanpanya, aku tahu semuanya hampir mustahil untuk ditelaah oleh nalarku. Semuanya kacau balau.

Aku…kacau tanpa Luhan.

Layaknya boneka tanpa tuan yang kesepian dan rusak, aku butuh seseorang untuk memperbaikiku. Dan datang ke tempat Luhan, mungkin menjadi pilihan yang tepat.

“Hei,” suaranya tiba-tiba melantun di telingaku begitu pelan, bercampur nada mengantuk dan beberapa partikel lain yang tak bisa kupahami.

Dan aku ingat, semalam aku pergi dari rumah sakit dan berakhir di tempat ini. Semuanya terpampang begitu jelas, seperti potongan film yang kembali berputar. Dimana aku mengetuk pintu Luhan, berdiri di kamar mandi mengenakan kausnya, aku menangis di depannya, aku menangis dan melontarkan sejumlah kalimat murahan, dan aku ingat aku memintanya menciumku.

Kenangan itu menyentakku dan kepalaku berputar mencari sosok itu. Kini Luhan berbaring di sampingku. Wajahnya menghadapku disertai senyuman tipis di sana.

“Hei, selamat pagi,” jawabku dengan suara parau. Selembar selimut dan kaus tipis milik Luhan tidak dapat mengalahkan dinginnya pagi ini.

“Tidurmu nyenyak?”

Aku menganggukan kepala. “Sangat.”

“Ah ya, nyenyak karena kau tidur di lenganku sepanjang malam.”

“Apa?” rasa kantukku segera terbuang jauh mendengar perkataan Luhan.

Laki-laki itu mengedikkan bahunya yang kurus dan tertawa kecil. “Haha, lupakan. Memelukmu sepanjang malam tidak jadi masalah bagiku selama kau yang memintanya.”

Mataku bertemu pandang dengannya selama beberapa detik. Setiap kerjapannya seolah memberitahukan suatu hal yang tak boleh aku lewati begitu saja dan bodohnya aku! Aku tidak mabuk, tapi aku tidak ingat mulut ini dengan lancangnya meminta Luhan untuk memelukku sepanjang malam.

“Luhan, maaf. Aku…”

“Hei,” dia memotong kalimatku. Tangannya terulur untuk menyisir rambutku ke belakang, mengekspos dahiku dan satu kecupan mendarat di sana cukup lama.

Aku memejamkan mata, Luhan pun begitu.

“Jangan katakan maaf,” gumamnya di permukaan kulitku. Napasnya menggelitik di sana. “Apa aku sudah memperbaikimu?” Pertanyaan itu sedikit ambigu. “Apa aku sudah memperbaikimu hingga seperti semula, karena jika belum—” Luhan menjauhkan diri dariku, menyisakan jarak yang sebegitu dekat antara wajah kami. “—biarkan aku mencobanya lagi dan kata maafmu bisa digantikan dengan kata terima kasih.”

“Aku mencintaimu,” jawabku cepat. Dan kali ini, pasti. “Aku mencintaimu.”

Satu kalimat, dua kata.

Tak banyak penjelasan saat memeluk Luhan adalah hal yang paling benar dan menggantungkan pertanyaan demi pertanyaan mungkin menjadi satu-satunya pilihan.

Karena kalimat itu menjelaskan semuanya begitu detil.

Saat mencintai Luhan, semuanya menjadi lebih baik, baik, dan baik.

“Kau memperbaikiku. Terima kasih.”

***

Hampir dua tahun tangan kami tak bertautan dan rasanya otakku sudah lupa bagaimana tekstur kulit telapak tangan milik Luhan. Namun kehangatannya tak tergantikan, tidak terlupakan. Ditambah senyuman itu, suara tawanya yang menemani perjalanan kami kembali ke rumah sakit, dan rangkulan beserta bisikan-bisikan penuh rasa sayang.

Dan…

Aku tahu ketika mempertemukan dua pria paling berarti dalam hidupku akan menjadi momen terindah sepanjang sejarah.

Harusnya kulakukan lebih awal jika ayah bukan seseorang yang suka bepergian dan menetap di luar negeri tahunan lamanya.

“Ayah, ada yang mau bertemu denganmu,” aku berbisik di telinga ayah. “Dia Luhan, dia…” Kulirik Luhan di sebelahku dan dia mengangguk. “Dia pacarku. Ini pertama kalinya Ayah bertemu dengannya.”

Aku mundur beberapa langkah, memberikan akses pada Luhan untuk mendekatkan diri pada ayah di tempat tidur. Dia membungkuk, bergumam cukup keras hingga aku bisa mendengarnya dengan jelas.

“Halo, Paman. Um, aku Luhan. Aku dan anakmu—kami berpacaran cukup lama dan aku baru pertama kali bertemu dengan Anda. Um, aku…” Luhan nampaknya kehilangan kata-kata. Dia bolak-balik melirik ke arahku, meremas tangannya sendiri dan akhirnya berbicara lagi. “Aku sangat mencintai anakmu, Paman. Dia memang sedikit cerewet dan suka menggangguku mengerjakan tugas.”

Aku melotot padanya, lalu kami tertawa.

“Tapi terima kasih telah membawa putri secantiknya. Aku berjanji akan menjaganya. Ya, aku berjanji.”

Itu adalah perkenalan paling singkat yang pernah kudengar. Ayah akan bertanya lebih banyak nanti jika ada kesempatan lain. Namun untuk sementara ini, aku melihat wajah ayah bahagia dan dalam tidur pun dia tersenyum.

Mungkin memang Luhan adalah orang yang tepat.

THE END

 
a/n:

Iiiiiiiiiiiigeeeeeeeeeeeeeeeee mwoooooooooooyaaaaaaaaaaaaaaaa??

Ya, baiklah ini terinspirasi dari kisah nyata Gwyneth Paltrow dan Chris Martin (yang jadi inspirasinya si  Chris Martin buat bikin lagu Fix You) asdhdjsjskl kisah mereka duh duh aku jadi tergolek lemah tak berdaya.

DAN AKU MERINDUKAN KALIAN, RINDU MENULIS JUGA IH! Kalian rindu gak sih sama aku? /lempar ke dalam jurang/

Dan nantikan fic Betty, udh tinggal dua scene sih, tapi ketunda gegara ada aja urusan kuliah menghadangnya huhuhu

Dan pdf version babysitting!

Dan ABOB!

OMONA kenapa banyak banget sih yang harus dikerjain hahahhaa ;;;

Minta reviewnya buat fic ini uhuhuy! belakangan ini banyak yang bilang kayak: ‘duh fanficmu ini bukan kayak kamu yg nulis dir’, ‘gak ada feelnya’, ‘apa ya…kayaknya ada yg berubah dari tulisanmu’, ‘doh fluff lg fluff lg gak bisa genre laennya apa’. Yah mohon dimaafkan, mungkin karena ganti cast yg non-exo dan kalian gak terbiasa atau mungkin akunya yg mulai jarang baca fanfic dan nulis jadinya tulisannya jelek, entahlah hahaha maaf ya saya hanya manusia biyasyaa :”) dan mungkin Hangukffindo bukan ‘a great place to escape from everyday life’ /brb ganti tulisan di headline/ 

yaudah ah, curhat mulu aku hehehe

OHIYA, SELAMAT UNTUK YANG SUDAH MENEMPUH UN!!  DAN SEMANGAT BUAT YANG BARU MAU UN TANGGAL 5 MEI!! ((eumm 5 mei kayak ada sesuatu gitu…eumm apa  ya? #kode #pengenbangetdinotice))

SEE YA!!❤

 

Penulis:

A Ridiculous Writer :)

174 thoughts on “Fix Me

    1. nah kan kak dira~
      aku meleleh~~~ tapi utuh lagi, buktinya aku masih bisa ngetik :3
      seperti biasa aku speechless gitu kalo baca ff kak dira, aku bagaikan pujangga yang kehilangan mutiara kata (halah!)

      aku sempet mikir, “gimana kalo pas si tokoh akunya itu dateng ke rumah Luhan, terus pas banget waktu pacar baru Luhan main ke dorm Luhan.” TAPI UNTUNGNYA LUHAN MASIH CINTA! YEEAAAYY!!!
      aduh, kak, aku terjatuh lagi dalam pesona Luhan sangnamja :3 tipikal lelaki yang mengerti hati wanita, manly tapi lembut tapi ngena di hati tapi cakep tapi… banyak hal yang tak terdefinisi jika aku mendeskripsikan Luhan, pemilik hatiku (terserah tang, terserah)

      ahahah, 5 mei ulang tahun kak dira ya? tjiyeeehh… ada yang mau oelang tahun~~~ habis kak dira terus baekhyun kan? jiyeeehh~~~~

    1. Kak Dira😦
      Hari ini ㅡkali iniㅡaku tak akan menggempurmu dengan segala macam karakter yang dicaps. Aku dateng siang-siang semata-mata karena rindu, dan senang tak terhingga begitu liat kakak update fanfiction. :’) Apakah bilang aku rindu kakak udah cukup? Haaaaaa, parah banget. Aku rindu semua tulisan kakak dan di tengah pusing berat ini, Fix You emang gak pernah jadi pilihan buruk untuk didengerin.

      Luhan di sini begitu! oemje,😥 Aku selalu larut lah sama pemuda 25th itu! Kenapa Luhan kenapa. Dan ini amat sangat mengobati kerinduaaaannku terhadapmu kak!😀

      Aku mau take fast aja ya, soalnya kepalaku berdenyut banget😦 gapernah sepusing ini selama limabelas tahun hidup. Aku pengen kelak punya pasangan kayak Luhan. Karena di scene Luhan bingung mau ngelakuin apa untuk si gadis, aww! itu sangat menghanyutkan..❤ aku menangis lah (netes doang sih) sambil dengerin lagu fav Fix You! Di sini brokenya berasa banget, dan nyeseknya pun seperti biasa selalu nancep. Nikahi aku Luhan nikahi aku!

      Kak Dira sehat kan? Guruku (yang semacan magang di sekolah aku) anak UNJ juga dia pokoknya ekonomi tapi aku gaktau tepatnya apa, dan dia juga katanya frustasi sama skripsi😦 kudenger sidangnya sekitar tanggal 28 April ini, ya? Kak Dira, semangaat!

      Kuharap kakak gak lupa aku. :') hahahaha. Whooaaa me likey sekali pokoknya!

      [P.S] Aku ngerasa sinned banget sebab juga pernah melintas di pikiran bahwa gaya tulis kakak sedikit berbeda di fic yang Jungkook-Lily (Aww, how i loved those Lily Name), tapi aku seneng bacanya. maksudku, aku nilainya itu dalam konteks yang baik dan gak maksud negatif gitu hehehe

  1. Whooo~ Ada yang balik bawa fic setengah sedih nih yie❤
    Aku ngga mau riview karena ya..aku ngga bisa. Cuma mau ngasih tau ke Kak D pendapat aku tentang fic ini.

    Ini bagus secara keseluruhan(feel, gaya bahasa, plot dll), nyatanya aku kebawa suasana dan ikut nangis. Bahasanya cantik, tipikal Kakak (cuman, bisanya kan pake bahasa yang kesannya lucu dan konyol (dan mana mungkin fic sedih begini pake bahasa yang begituan)).

    Yang aku pikirin, "Untungnya Luhan masih suka, kalo ngga gimana coba?" Haha! Karena biasanya aku baca fic yang tentang "mantan" dan salah satunya masih suka, pasti yang lain udah punya pacarlah, atau udah ngga sukalah. Makanya tadi cengir-cengir pas ke bagian yang mereka balik lagi.

    Dan ini terinspirasi dari Fix You by Coldplay! Aak! aku juga fans dari kisah Gwyneth Paltrow-Chris Martin, tapi udah mau cerai gitu ._.

    SEMANGAT YA KAKA!❤

  2. Aku rinduuuuuu kak dira dan ff nyaaaaaaa >///< waaa pas banget aku baru selesai ujian trus nyampe rumah buka twitter trus liat kak dira ngepost ini kkkkkk
    Kak sumpah ini unyu banget aku suka banget. Jadi kepikiran mantan juga #eh
    Ehehehe kak dira ultah ya tanggal 5 mei? Iya ga siiiiiiih?
    Ditunggu kaaaak betty ama abob nyaaa! ^^

  3. Aaaaaaaaghhh sediiiiiiih, sumpah merinding bacanyaaaa.
    Speechless kaaaak😥
    Udah lama banget rasanya gak baca ff kak dir, kangen sama ABOB wkwk
    Semoga next ffnya ABOB, aamiiiin, hehe

  4. luhan disini manlyyy. terbiasa dengan luhan childish nan posesif, baca ini jadi ngebayangin luhan kalem yang gak suka lompat dan charming bangeet. dan ngebayangin ceweknya itu soojung, entah kenapa ._.

    menurut aku kamu emang seneeeng banget bikin fluff, tapi itu kan bakat, jadi spesialis fluff deh. hehe
    trus yang bilang ff gak kayak kamu yg nulis, mungkin karna yg dulu2 itu banyak kata2 “unik” yang kamu selipin trus jadinya lawak tapi romantis gitu. tapi belakangan kamu suka nulis yang romance banget luruuus selurus tiang listrik. jadi kesannya lebih serius. tapi aku suka koooook. hohoho
    smangat diraaa ._.b badai pasti berlaluu

  5. Yaampun kakak~~ Gatau kenapa diri ini tak bisa menahan rasa sedih di dada huhuhuhu
    Jadi judulnya pingin out of fluff, dan larinya ke sad gitu?? Dan serius ini bikin aku (agak) berkaca-kaca sebenernya *oke aku manusia lebay*

    Oh ya Kak, maaf ya sebelumnya, kalimat ini “….Cium aku seperti satu tahun yang lalu, sebelum aku memutuskan hubungan kita dan…”
    Itu bukannya mereka putus 2 tahun sebelumnya??
    Betty!! Waaaaaa….. FF kesukaan akhirnya mau dilanjutin!! AAkkkkk gak sabar nunggunya…
    Pdf version itu apasih kak? Sampe sekarang aku masih clueless masa. Penasaran tingkat akhir!
    Hayooo tanggal 5 ada apa?? Ada apa sih kak? Mau apdet? Ohyeah!! /pinginbangetbacaffnyakakDira/

    Oke kak, semangat yaaa~~ Semangat kuliahnya, dan semangat nulis jugaaa… I love youuuu❤❤

  6. Aaaa kak Diraaa~ fic ini membunuh kebeteanku gegara inget mau UN😄

    Aduh sweet sedih ini ._. Gatau kenapa aku malah mikirin bapaknya waktu si ‘Aku’ pergi ke rumah Luhaen😄

    Ngomong-ngomong, penulisan kakak engga berubah tuh. Tetep jadi role model/?ku dalam menulis FF. Aduuh aku fans berat kakak tau gaa ;u; (meskipun ngga seberat gajah milik anaknya Sehun sih)

    Abob? Betty? Aaa~ fic yg ditunggu-tunggu😄
    Semangat kak Dir🙂

  7. Kak ;-; apa ini? Pas ngebaca di pertengahan kek susah napas gitu/? Trus pas luhan ngenalin diri kek ayah agak ngakak sih ehehe. Oh yeah, ficnya jadi moodbooster wkwk.
    seriously? Betty mau dipublish Aaa>< /nyadar dari tadi teriak mulu/ gak sabar gak sabar !

  8. lalalala~ fic kakdir emang paling top markotop duh. feelnya kak tau gak ini rasanya pengen cakar cakar dinding. hurt bingitsss~ nohok kak! dan ketika luhan minta cium itu… i have no idea, tampang imut itu ternyata… asdfghhjkkkahahhab..

    kayaknya aku tau deh tanggal 5 Mei itu, kakak Dira ulang tahun kan? hayo ngaku ngaku! biarin akunya sotoy tapi kalo bener berarti aku kece.😀

    sukses terus kakdir, sesukses ff ini bikin aku membelayut menggelinding bagai kebo mandi :’)

  9. hai kak dira!

    kalo ada 10000 tombol like di sana udah aku pencet semua huhu ini…………… related banget. kayak aku emang lagi broken juga (meski bukan karena cinta atau papa yang sakit) dan kangen orang dan keinginan terbesarku adalah buat lari ke orang itu terus nangis dipelukannya huhu apa daya aku tak mampu /kicked/ maaf kak curhat gini ;;w;;

    oh ya. ini feelnya terasa banget huhu. aku suka adegan begitu luhan buka pintu dan nemuin si aku terus si aku diajak masuk dan detail tentang luhan yang sibuk tapi tetep mau nemenin si aku aduh :”””” sukak semuanya! kalo luhannya begini terus, aku mati ajalah. diksi kakak tuh sederhana, tapi selalu ngena huhuhu

    twelve thumbs up, kak dira! keep writing dan semangat terus yaa x’D

  10. hai dir, kamu mesti bisa nebak lah siapa aku HAHAHA sori emang sengaja nggak pake username yang biasa karena aku terlalu brengsek dan pengecut HAHAHAHA

    sial ini fanfic sial banget lah. entah percaya atau enggak, kisahku irl hampir kaya gini (sama si kakak dokter yang biasa aku gosipin di timeline) dengan kondisi si aku adalah aku dan si luhan adalah kakak dokter. daaannn.. hampir setiap detailnya, aku tau banget perasaannya si aku, plus kejadian kejadiannya aku hampir pernah ngalamin semuanya. tiap aku ngerasa down dan broken heart, pasti orang pertama yg aku cariin si kakak dokter. dan yap, dua tahun nggak cukup waktu buat move on dan melupakan seseorang because damn it kamu kenapa pake dua tahun juga sih dir, kok kaya aku gini sih dir kok sedih gini sih dir aku nggak tau harus berekspresi bagaimana lagi ini fufufufu

    pas baca endingnya, aku mau nangis duh sumpah ini nyesek banget lah. aku paham banget lah perasaan si aku, mau punya seribu temen juga pasti larinya ke satu orang doang. satu orang yg paling emotionally attached yang mereka nggak harus ngapa ngapain deh tapi deket mereka aja udah lebih tenang sampai di sini aku curiga jangan jangan kamu kenal lagi sama kakak dokter? HAHAHAHA oke abaikan

    dari segi tekhnis, sejujurnya aku ngerasa tulisanmu agak ga serapi biasanya sih dir, tadi juga aku sempet nemu beberapa typo. dan di beberapa tempat kalimatnya kaya kurang efektif gitu, terlalu kepanjangan. tapi overall, ini oke banget. standing ovation buat jalan ceritanya (BECAUSE THIS IS SO ME FUFUFU BRB NEED TO GO CRY A RIVER) dan pembawaan kamu yg menyenangkan jadi ga bikin jenuh fuuuhhhh

    aku mau ending yang kaya gitu, tapi yaudah lah SAYA HARUS MENGHENTIKAN KEBIASAAN BURUK TSURTSOL DI COMMENT BOX ORANG LAIN OKE BYE DIRA I LOVE YOU

    btw untung luhan belum punya pacar lain ya fufufufu nggak kaya.. AH YASUDAHLAH😄 thank you dira for letting this stupid comment appears on your page smooch from the galauest girl on earth aka me!

    bisa nebak nggak aku siapa? :p

  11. Iiiiiiiiigeeeeeeeee mwoyaaaaaaaaa? Kenapa Luhan yang kakak bawa kali inii??? /aku enggak marah kok._.tenang aja hihihi/ kakak itu oenulis fav aku, fluffnya selalu bikin ketawa–sampe aku ketawa sendiri masa di kamar–yang sad juga, contohnya yang kaistal itu(aku melupakan judulnyaa, maafkan aku) yang ini juga. Cuman ada beberapa ini yang diulang kak, tapi overaalllll sadnyaaaaa berasaaa sekali, dan bagian akhir buat aku tersenyummmm. Bokapnya pasti bangun deh kalo udah kenalan sama Luhan(?)

    Kenapaa kakak gabilang mau bawa-bawa bias kesayangan aku disini (kamu ga nanya-_- oke lupakan) padahal aku menunggu fic bts._. /ini apa/ abisnya grup satu itu pencuri yang terakhir yang berhasil buat aku fangirling.

    Aku menungguu ABOB!!! Yaaaa, semangat nulisnyaa keep writing ^○^)9

  12. Ciyee kamu ciyee luhan ciyee yang balikan lagi ciyee kakak bentar lagi ngeluarin fic betty cieee aku yang bentar lagi un /sesak napas/

    Aku selalu suka cara penulisan kakak, diksinya selalu rapi, enak dibaca, bahasanya gak terlalu berat kayak novel sastra /emang karung beras berat/

    Ff kakak itu semacam membuat aku overdose, addict banget and no one can’t stop me /berbusa/ semangat buat kuliahnya kak dir!! ^^

  13. hai kak dira!

    well, keren banget fanficnya. feelnya dapet dan sedih banget. dan karakter luhannya my god……………… ga kuat lah bayanginnya.

    thank you for the fanfic, kak!

  14. KAKKKK TOLONGIN AKUUU KAK KENAPA AKU RASANYA MAU GULING GULING ABIS BACA INI

    asli kak ini ya kerennnnn dan tau ga kak aku selalu suka fanfic buatan kakak. yah kalo yang kemaren2 sih emang ada yang ga kubaca sih kak, yang ehm non exo soalnya aku ga terbiasa jadi bayanginnya agak ribet dan aku kan males jadi……
    tapi apapun yang kakak tulis aku suka banget! fluff terus juga gapapa kok, kalo mau cari ff berat yah di tempat lain juga banyak,atau baca karya sastra di buku cetak bahasa indonesia aja, tapi kalo spesialis fluff aku paling suka buatannya kak dira. soalnya apa ya, pilihan katanya gak ribet, sederhana gitu jadi ngebayanginnya enak, dan ceritanya itu emang warm banget di hati ini /apa

    keep writing, kak! ILY! LLY! (luhan loves you!)

  15. Aaaarggh so sweet beud.
    Apalage luhan cast na makin senyum2 gaje. I luv lu-ge. Haha
    kangen ma ff2 u dir, asik betty dah mw dilanjut jg.
    Mnrt q tulisan u sama kyk dulu2, hanya ff jin itu yg menurut q agak aneh gt kyk bukan u yg bikin.
    Emang 5 mei ada apa? Bacon’s birthday, isn’t it?

  16. Aku mau dicium luhan juga :””) *plak
    Aduh speechless hoho. Ff kk akhir2 ini emang rada beda dari yang biasanya sih, tapi menurut aku sih beda nya krn cast nya yang non exo. Jadi kerasa beda aja padahal mah sama aja hoho

  17. annyeong…hai.hai

    halo kak dira…#sok akrab
    oh…akhirnya luhan dapet peran bagus# maksud??

    ffnya keren kak…terselip rasa iri

  18. KAK DIRAAAAAAAAAAAA

    UYEAH AKHIRNYA AKU MENEMUKAN LINK INI SECARA GAK SENGAJA DI TUITER MU KAK. HIHIHIHI😄

    DAN INI LUHAN. OKAY THEN. T____T

    Kak tau gak sih kalau akhir2 ini aku lagi kemakan sumpahanku sendiri. well dulu aku benci banget sama Luhan eh sekarang……. DAMN. AKU DIBUAI ASMARA DENGANNYA. HUHUHU

    /oke maaf gak jelas/

    seperti biasanya ya bahasa kakdir itu ringan dan ngalir banget! aku suka banget sama diksi kakak karena yah di setiap katanya tersirat berjuta feeling yang membuat hatiku berdesir. (?) lol. serius kak. ini feelnya dapet banget! dapet banget bangetz. huhuhu ;___;

    kebetulan aku lagi empet baca ff yang diksinya berat berat. ugh, hidup udah ribet kenapa baca ff aja musti mikir coba. lol. tapi beda kalau baca fic kakak mah. bawaannya santai dan mood seketika membaik. aku selalu puas lah sama tulisan kakak. hehehe

    well, ini fluff abiez. ohmaigattt.. ITU ITU MEREKA NGAPAIN HEY. Tapi ide ceritanya unik kak. hahahah aku suka gimana perasaan si cewek ini ke luhan. mana luhannya….. duhhhhh kampay. kamvret. aku juga mau lu digituin sama kamuh… HAHAHAHAH /mulai ngaco/

    tapi serius deh waktu ceweknya ngomong “cium aku lu” SHIT. HAHAHHAHA😄

    AH DAN APA ITU ENDINGNYA MANIEZ ABIEZ. LEBIH MANIS DARI GULA KAPAS. HUHUHUHU

    aduh kak asli lah ya kalau tombol like bisa diklik berkali kali aku bakal ngelike fic ini sampe keyboard nya jebooollll. jebolah ini hatiku. gara gara kamu Mase… xD

    emmm. aku baca note kakak, agak sedih sih. HEY SIAPA BILANG TULISAN KAKA ITU FEELNYA BERKURANG? GAK KOK GAK! DAN SIAPA BILANG KALAU MAKIN JELEK DAN BOSEN FLUFF TERUS? SIAPA SIAPA? SINI AKU TENDANG KAK PAKE TENDANGAN TSUBASA. LOL

    Duh kak. pokoknya ini sweet abis:’) apalagi suasananya lagi hujan. duh duhduh…. aihhh

    terakhir, aku tau pasti kak dir lagi sibuk banget bangetan. yang tabah ya kak! aku kangen kok sama kakak. hihihi aku kangen sama hanggukffindo. KANGEN BINGITZ. T.T Makanya aku seneng udah nemu ini di siang bolong. Sukses selalu kak buat kuliahnya. semoga bisa lulus dengan hasil maksimal!

    LOVE YOUUUUU :* {}

    hanseora

  19. kak Dhira!!!!!! btw salam kenal ya, aku marla 99L, dan aku sudah lama suka menjelajah di sini/? ini luhan kan ya….. boleh minta sequel gak? abisnya ini seru sih. luhan manly ketara banget. kutunggu fic selanjutnya ya!!! Fighting!

  20. AAAAH KENAPA GENRENYA INIII AKU JADI GALAAAUUU TIDAAAK
    seriusan kakak membuatku galau. Sumpah.
    Uri Luhan is a SANGNAMJA HAHAHA oh no Luhan drives me crazy and i think i started to like him like crazy
    FF ini bikin tercekat oke dan bikin aku tendang” kasur saking gregetannya. Ini menyedihkan dan BIKIN GALAU.
    What? Chris Martin dan Gwyneth? Bukannya kmrn ada berita yg bilang kalo mereka cerai ya? Aku gak begitu update soalnya. Tapi aku berterima kasih sama kakak karena mengangkat” nama Coldplay dan EXO bcuz i LOVE THEM BOTH.
    Feelnya dapet kok, kak hehehe buktinya kakak berhasil bikin aku galau. hiks
    Oh iya, aku baru bikin FF Luhan loh, kalo berminat baca silahkan mampir ke blog aku kak *kenapa ini jadi promosi*
    Kasi empat jempol ah😉

  21. annyeong ka.
    aku mau kenal sama kaka boleh?hehe.kaka udah kuliah?kuliah dmn?jurusan?.gatau knp sbnrnya aku orgnya susah gaul sama org baru,tp aku pingin bgt kenal lbh jauh sama writer2 jjang.kaya kaka ini.
    aku baru kmrn ngestalk masterlist kamu kak,dan aku tertarik bgt sama ABOB actually yg Kris n Chanyeol ver.sbnrnya biasku itu jongin.tp pas aku baca abob jongin ver aku kurang puas hehe mian.aku kurang dpt feelnya kak.dan aku suka bgt sama fix me ini.feelnya kerasa.gmn si cewe galaunya dan trnyt luhan msh cinta sama si cewe.

    btw kak.aku mau kenal sama kaka.kalo sempet e-mail aku yah pamelamzdlfh27@gmail.com

  22. Kak Dira kambeeek \(^^)/
    Tapi, tulisannya memang agak gimanaaaa gitu, ngga kayak biasanya U.U
    Daaaaaannnn.. Aku tunggu Fic Betty, ABOB, Pdf Babysitting😀
    Jadi.. SEMANGATZZZ untuk segala tetek bengek Kuliah dan tetap menulis ^^

  23. review jenis apa yg u minta?! well diksi pas, penyampaian rasa juga bagus, tdak bertele-tele juga. wlau pergantian scene itu membuatku kdng dipotong dan disambung di planet venus taw pluto mungkin. tidk mengharapkan sesuatu yg muluk sih dari tiap tulisanmu hanya saja, kadang manusia yg disodorkan gula terlalu sering akan muak. bukan hanya rasanya tapi dti baunya saja mreka pasti kabur….! u know what i mean heeemm, mnurutku that the real reason knapa mreka mengeluh tentang tulisnmu. bet me wrong! ok roommate cu again next time *ketchup

    1. wah, sebenernya aku seneng ngeliat kamu dateng dan komen, tapi begitu ngeliat ada kata ‘muak’ aku langsung kayak what’s wrong with you lol ya coba ya kalo mau kasih perumpamaan agak ngebanyol dikit gitu kayak orang yang tau selera humor gitu haha
      sebenernya itu bukan KELUHAN sih, mereka mungkin kayak yang confuse gitu aja menurut aku. ato mungkin kamu yang sebenernya ngeluh? ._.
      eumm bener sih ada satu pembaca di atas yg bilang gini: “kalo mau cari ff berat yah di tempat lain juga banyak,atau baca karya sastra di buku cetak bahasa indonesia aja”
      u know what i mean heeemm🙂
      kalo fluff or comedy is not your style ya silakan cari tempat lain untuk membaca fanfic, karena fanfic di sini yaaaa kayak gini #prinsip
      gitu aja sih hehe aku gamau ah nulis itu dijadiin beban, semua orang di sini menyenangkan, dan aku juga mau seneng nulisnya dan aku juga bukan orang yg gila pujian sih, beberapa memang ada yg gasuka, komennya pedes and leave dan…gak masalah buat aku🙂
      jadi gitu deeeeeh🙂 u know what i mean heeemm

      1. Ohhh perumpamaanku kpdesan yah. Pdhal honestly q g nyampe ksana maksudnya, suer. Well, q memang jenis org yg klo mau ngomong pdes g suka sembunyi di blakang, q benci jdi munafik. Pujian q di ff sbelmnya itu real dan g nyangka responmu akan sepedas ini. Klo q bner2 muak untuk apa pke prumpamaan coba, langsung ngomong aja jg bsa kok! G ngerti knapa pikirmu bsa nyampe ksana lho… Drimu knapa yah pdaku?? *suer q kaget dpet respon kek gini*

  24. Halo kak dira, aku newbie disini ^^
    Aku udh baca banyak ff kakak tp baru komen skrg soalnya jujur aku suka langsung close tabnya kalo abis baca,maafkan daku kakak :’D
    Kak please, it reminds me of my boyfriend, ngebayangin Luhan itu pacar aku yg skrg terus kita punya kisah kayak gini nyesek tp somehow it’s sweet in the end :’3
    I’m fallin in love with all your fanfiction! :*
    God gave you an aptitude for making such a beautiful and awesome stories. Aku pgn bgt bisa buat ff yg cerita + kata2 nya bagus bgt kayak ini dengan cara aku sendiri. By the way aku punya lagu coldplay yg fix you karena aku jarang dengerin jd aku hapus aja eh ternyata nyesek juga ya lagunya haha. Well, I have no doubt to make you as my fav ff’s writer :*
    Ditunggu ya kak fanfict yang lainnya, maaf kepanjangan huhu

  25. feelnya berasa banget thor, azz aku suka karakter luhan disini:)) bias pertama aww:* oiya aku reader baru disini 92 line bangapseumnida yaa:)

  26. Ya ampun aku meleleh~

    Aku mau donk jadi si aku di ff ini, dipeluk Luhan semaleman, lol…
    Tapi masih blm ngerti knapa dulu si aku itu mutusin Luhan padahal itu cowo baiknya minta ampun kan… Sepertinya kita butuh2 cowo2 macam karakter Luhan ini di dunia nyata ya hahaha~

  27. hai kak, i miss you too~ *biar seneng* xD engga, serius kok aku kangen sama tulisan kakak🙂
    aduh, Luhannya ngegemesin banget sih, boleh dibawa pulang ga? haha >w<
    tulisan kak dira ga berubah kok menurut aku, justru itu jadi ciri khasnya kak dira, dan aku fine-fine aja, suka malah~ n,n
    as always, walaupun ceritanya sedih, tapi feel romancenya tetep ngena, karena kakak emang jagonya buat fic romance-fluff, and i always like it🙂
    ugh, aku sempet lupa kalo kemarin abis un._. haha, walaupun udah selesai tapi kan hasilnya blm keluar TT doain ya kak semoga hasilnya bagus dan sesuai sama target aku, hihi ^^
    eh, tgl 5 nanti ada yang ultah ya? aku taunya cuma tgl 6 xD
    nanti aja ya ngucapinnya pas kakak ngepost fic lagi, kalo bisa sih pas tgl 5 ngepostnya~ xD
    AAHH AKHIRNYA FF BETTY DILANJUTIN~~ :') *hug*
    aku tunggu lah pokoknya!! hehe

  28. ya ampun kak .. aku merinding .. haha aku ppaling suka bagian luhan ngenalin dirinya ke ayah(oc) haha itu paling berkesan kaya nyata gitu … kerenn dehh

  29. duuuhh dira kamu selalu membuat tulisan yang mendapatkan ‘feel’-nya aku jadi kaya baca novel yang pendek hehehehe
    baca tulisan kamu kaya ‘obat’ buat capek setelah menjalani kehidupan kuliah #curhat hehehehe
    semangat ya nulisnya~~
    biar aku selalu terobati heheheheh

    1. Hah? Novel pendek? Hahaha yah, mungkin cuma kamu di antara beberapa orang yang merasa ffku kayak ‘obat’ heuheu ;;; tapi makasih ya udah baca dan komen arisa🙂 yaps! Semoga masih bisa menulis di tengah hecticnya kuliah hehehe🙂

      1. iya novel pendek, alurnya engga terlalu cepet tapi udah menceritakan semuanya, hehehehe
        amiiinn, semoga aku juga bisa baca tulisan kamu walaupun sedang diserang(?) sama berbagai macam tugas🙂

  30. haaaah akhirnya kak dira comeback lagiii, kangen banget sama ff kak diraa. seriously excited bngt liat kakak update ff lagi dan castnya exo lagi ! kalo kak dira yg bikin ff mau siapapun cast exonya, aku sukaaaa :3. Luhan disini manly but he is so asdfh :3

  31. ah, Luhan dan segala-sesuatu-yg-ada-padanya-dan-membuat-kecanduan…
    apa ya?
    bingung juga mau komen apa, tapi..
    jika sy berada diposisi ‘dia’, mgkn sy tdk akan berlari kearah Luhan dlm situasi sprt itu. well, mgkn aku akan melakukannya, tp aku akan menyeretnya brsamaku kerumah sakit. bagaimanapun Daddy, ah.. hahhaha kenapa jd serius begini.
    maklum, long-distance sm Ma Daddy and i do miss him so bad. Luhan tdk akan prnh bsa mnggantikan sosoknya..🙂
    dan kenapa sy menanggapinya seserius ini.. -_- #anakDaddy

    1. Ah ya reaksi orang berbeda beda mungkin. Ini sebenernya terjadi juga sama temenku ;;;
      Hehehe makasih ya udah baca dan.komen, awww ayahku juga lagi gak ada di rumah huhuhu ;;; kangen ya sama ayah hehehe🙂

  32. ciee kakdir kambek bawa genre hurt comfort. biasanya fluff kan hehe xD

    entah aku yg lagi galau apa emang feelnya dapet banget, mau nangis baca ini tau gak:”””)))) apalagi pas adegan nangis2an/? huaaa mau nangis aslii;;; keren banget ficnyaa<3

    dan kalau boleh jujur, aku jadi makin pengen sushi gara2 baca ini._. yixing sih pake jadi tukang sushi segala, tau aja lagi ngidam sushi T3T)/

    ditunggu betty sama abobnya ya kak;;3

    1. Hahahaha ya begitulah aku kkkk xD hhi kamu kali yang lagi galau :)) makasih ya udh baca dan komen🙂 iihhh sama sama, aku juga lagi kegeblegan sama sushi hehe waktu nulis si yixing jual sushi juga sambil ngebayangin makanan itu (oke ini out of the box) hehehe
      Pokoknya makasih udh baca dan komen🙂

  33. Kakkkkkk I LOVE YOU!!!! ini sumpah manis banget ya ampun sumpah beneran. Cerita nya itu mudah banget di pahamin, bener2 langsung di bayangin gitu kak. Ya ampun sumpah fix bagus banget!!!

  34. AKU RINDU TULISAN DISINI #teriakpaketoa>_<Luhaaaan manis banget, senyam senyum sendiri bacanya. Betty di tunggu, tapi maaf gak bisa komen di ffnya -_-

  35. KAK DIR KENAPA SI AKU NGELUPAIN BAPAKNYA??

    iniya, anak macam apa bapaknya sakit malah ditinggal (gak masalah sih, bapaknya koma)

    menurutku ini itu udah bagus kok kak dir. banyak yg bisa merasakan feel ‘aku’ lagi galau. ini hebat karena kak dir udah berani out of box kak, itu patut diberi jempol. jangan kapok kak dir bikin kayak gini dan tingkatin lagi (gayaku sok kayak pinter nulis).

    semangat kak diraaaa. miss youuuu ({})

    1. Halo halo🙂 makasih ya udah baca dan komen hehehe🙂

      Sebenernya ini tuh pernah kejadian sama temenku. Waktu bapaknya sakit, dia…kya saking sedihnya jadinya perggi gitu, bukan kabur ato ninggalin sih. Reaksi orang suka agak beda2 gimana gitu kalo sedih hehe

      Ini gak out of the box sih. Maksudku, ini gak yang ‘wah’ gonjrang gonjreng fantasy dengan diksi tinggi, jadi menurutku biasa aja hehehe seperti biasanya hanya bisa nulis romance hehehe

      Um, oke deh makasih pokoknya🙂

  36. ini gimana ya, ff.nya tuh sedih2 manis.. Aku suka aku suka..
    Xi Luhan beneran deh.. Udah ganteng, imut, baik pengertian pula,
    Tapi itu si cewe sbnrnya smpet mutusin Lulu knapa sih ??? Penasaran aja pacarnya baik hati kok diputusin *kepo

    Ditunggu karya selanjutnya kak dira, ABOB sama Betty msih ditunggu.. Haha ^^

  37. AAA KAK DIRAA SUMPAH YA INI FF BIKIN AKU ASDFGHJKL. KAK AKU INI JUJUR KE OBSESI BGET PNGN PUNYA PCAR KAYAK LUHAN. PENGEN MEMILIKI LUHAN. DAN KRNA ADA FF INI RASA ITU MAKIN BERTAMBAH KAK . INI GMANA?😥
    maaf kak capslock jebol, kaka selalu bsa bikin luhan jd sosok pria idaman. oh ya ampun kak, ini ff gud gud guder pokoknya. aku tnggu epep yayang luhan lg. kak dira muaaah😄 KEKEKEK ~

  38. Ya ampun, aku suka banget sama FF ini. Oh tidaaaak! Sampai nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata #lahterusiniapa? xD
    Feelnya dapet banget deh pokoknya. FF ini langsung masuk ke list FF favoritku loh kaak.
    Pokoknya hangukffindo bakalan terus jadi ‘a great place to escape from everyday life’ deh😀

    Betty-nya ditunggu kak Dir, semangat yah😀

  39. Uwoooooooooo aku nggak tahu ini apa karena aku asal nemu di search google dan asfgjllklxvmjxksdl dan aku nggak kenal siapa itu hangukffindo dan aku nggak tahu kenapa aku bisa terdampar di sini dan akhirnya ngebaca fanfic dengan cast Luhan yg ceritanya asdfghjkllklmbxdjpq banget dan bikin aku kacau banget dan aku selalu jadi gila kalau baca fanfic kaa gini dan akhirnya aku inget sama fanfic Polar Light Noona di asian fanfic yg UWOOOOOOOOOO keren bangeeeeeet ←*mari kita segera melupakan kegilaan ini/sekip/*

    Sebelumnya aku mau minta maaf dulu karena udah sksd, hilang jati diri/?, dan ngerusuh diatas *bow*
    Juga sebagai reader baru yang terdampar disini saya minta salam kenalnya/?
    Oke, cukup sekian dan trims karena—mungkin—udah di bolehin ngerusuh dan nyimpen sampah tanpa isi komentar bermakna >< karena aku telah kehilangan kata2 karena, well… yah, aku terkesan sama ceritanya *atau sama Luhannya?*😄 aku cuma bisa bilang 'GOOD Job' ヽ(´▽`)/

  40. halo kak dira!!! i miss you lah kak, i miss you banget..

    aku fika 96line… hehehe (intro lagi karena aku semacam menghilang dari peradaban dan mungkin kak dira gak inget)

    aku ini loh kak yang abis un /tertawa getir/ dan aku degdegan bukan main hahaha

    fix me luhan fix me, rasanya pengen pergi ke luhan sekarang juga, rasa-rasanya kak dira itu jarang banget nulis romancenya lunan tapi iiiiigggggeeeeeee mwoooooyaaaaa???!!!
    cinta lah aku cinta luhan banget banget. ini sedih dan itu kerasa banget soalnya kekekku juga sakit stroke, sedih banget lihatnya. aku bener-bener ngerasaain jadi si aku, pasti gundah gulana deh. dan plis kakak, dormnya luhan tuh posisinya di mana sih? sampe nerobos pager, tong sampah, lompat-lombat, jadi berasa kayak film action deh hahaha. untung ya dia belum punya cewek baru, masih cinta tuh si luhan. aku suka sama tokoh aku yang semacan berusaha jadi cewek setrong hahahah, walaupun hampa juga sih tanpa luhan.

    ini sedih banget, tapi kalo yang nulis kak dira pasti lah ada manis-manisnya bittersweet bittersweet gitu lah, kalo masalah diksi, no comment, pokoknya aku selalu nyaman baca tulisannya kak dira🙂

    dan kak dira sayang (apasih) tulisan kakak itu tetep bagus kok, mungkin kalo emang ada perubahan apa pun itu, itu wajar kalo menurut aku, cast berbeda itu pengaruh banget emang hahaha. aku juga baca semua fic bts kakak, dan aku syuuka sekali, apa lagi yang jungkook lily, (walaupun aku belum hafal muka membernya hahahah) (apa kak dira mau kasih nama bunga buat bts setelah nama buah buat ekso? lol)

    kalo baca ficnya kak dira itu semacam, take my broken heart, make it just like new (halah), pokoknya obat galau gundah bimbang sedih dan apapun itu, soal fluff fluff dan fluff tetep cinta kok, kalo kak dira lama apdet aku suka kangen pake banget (aku suka babca abob kris berkali-kali, ini favorit banget kak dira hehehe, baby baekki juga, terus the word whynya kyungsoo-nara, apple series juga, hahaha aku cinta sekali sama mereka <333)

    aku tunggu betty, abob, dan pdf fersyennya baby baby yaa kak🙂 aku tunggu banget loh (mengingat akhir-akhir ini kalo buka pdf yang dibuka latihan soal *curhat)

    sukses buat kak dira apa pun itu heheheh🙂 see yaa :333

  41. Gimana aku gak rindu sama dirimu kak :3
    Aku juga kangen kak dir, kangen tulisannya, kangen ff exo nya, kangen semuanya~~~
    Ya soal “ff yg cast nya bukan exo” , ya sih memang kurang terbiasa. Dan entah kenapa, feels dr tulisan kak dira buat cerita yg cast nya exo dan yg bukan itu beda banget. Aku bilang ‘feels’ nya loh ya bukan tulisannya..

    Tulisannya sih emang ttp kak dira. Tp untuk ff cast exo dg genre fluff, comedy, family, friendship, brother ataupun bromance buatan kak dira tuh serasa punya ciri khas dan feels nya tersendiri yg gak bisa dirasain utk cast selain exo /ribet amat ini/ hehehe

    Untuk ff ini.. Aku sampe ‘wahhh yehet yesss kak dira update ff exo lagi. Akhirnyaaaaaaaa’ ku pikir comedy atau fluff yg bikin terbang melayang.. Taunya hurt,, kan jd ikutan sedih.. Ini dgn mudahnya ya si ‘aku’ dapetin luhan lagi. Untung luhan masih cinta kkk~
    Yg di awal sampe tengah tuh menguras hati.. Dan kirain sad ending, trnyata happy ending.. Jadi bahagia lagi :”)

    Oke fix… Betty sama abob!!! Ditunggu secepatnyaaaaaaaaaaaaaaa~ 😀

  42. ini.. Ini.. #speechless! Luhan!! Knp dia adorable bgt sih. Agak gmn gitu sama cewenya, masa lebih inget mantan drpd nemenin ayahnya -_- tp akhirnya tau klo ternyata dia butuh sandaran, dan itu luhan. Huaa luhaaan aku juga mau sandaran sm kamu~❤
    Sangat gamungkin ga kangen kakak krn setiap ngecek email selalu berharap ada postingan baru. Dan knp kakak selalu buat ff di momen yg pas? Karna emg lg badmood bgt dr semalem and taraaa.. You fixed me with your sweet fanfiction as always. Dan buat gaya tulisan kakak, well i dunno but i just enjoy it. Ceritanya gapernah buat aku berenti baca di tengah cerita. Daaaan aku dgn sangat senang hati nunggu apdetan betty n abob hohohoho… Pokoknya semangat terus buat kuliahnya, nulisnya, dll. Much love~

  43. aaaaa omaigatt luge… aku suka bangett sama ff nya.. daaannn ditunggu juga ff betty nya gak sabar baca ff keriseu… ditunggu next ff nya thor ^^

  44. OMG KAK DIRAAAA AKHIRNYA QM COMEBACK JUGA AAAAAAA #plak g nyante…
    aduh sumpah dech luhaaaaaan qm jd pria idaman bngt di ff ini … Mw dong dipeluk sm km spanjang malam *yadong kumat ,walau pd awal nya aku mikir sosok gadis nya kok gampangan bngt gitu kn udh putuh, 2 thn lg tb2 muncul bgtu aja, eh mlh minta cium eeeet tp gpp dech luhannnn aku pda mu pokok nya mumumumu :* #digeretBaekhyun# kekeke okeh,sekian kicauan aku by by kak dir #tring ngilang sambil tebar kaos oblongnya luhan#

  45. Hallo :Daku baru mampir di blog kamu🙂 aku suka cerita ini dan kebetulan ada luhan *yaiyalah masa yang lain jelasjelas itu gambar dia* hahahaha
    ah iya namaku areta, aku bisa manggil kamu apa?🙂

  46. kak dira, ini APA? aku…..ga bisa berkata-kata… *lebay hahaha tp jjur, aku baca ff ini kadang nahan nafas, kadang guling2 dikasur, kadang duduk kadang tiduran, kadang mangap2(?) ga jelas😀 kenapa ff yg kaka buat itu slalu membuat aku jd remaja labil yang ga bisa nentuin bias aku yg mana di exo ataupun di bts? kenapa ka? kenapa?? maaf ya ka aku bnyak omong hehe😀

  47. ooohh untung Luhan tidak mempunyai sifat pendendam, tp dia penyayang, klo gak mngkin waktu bru d.dpan drom’a aku udah d.tendang…. wkwkwk

    .aq tnggu betty’y kak..

  48. Annyeong kakdir, msih ingat aku kan? aku Liah 96line, yg prnh nyampah di acc ask.fm kk dan aku newbie dsni (dalam hal mengomentari) hihii
    Nado bogoshippo {} akhirnya kk kmbali nulis ff, dan OMG ini demi apa castnya si Luhan suami sepanjang masaku *apasih* huaa aku stju bnget Luhaaen di ksh krakter kek gini soalnya 11 12 lah sma aslinya. Krakter si aku jg keren, suka sma sfatnya yg jujur ttg isi hatinya dan sjjurnya aku jg pngen kek gitu *curhat* kalo dri segi alur, bhasa, diksi semuanya kece sperti biasa, kk slalu bsa bkin aku trbwa ke dlam cerita yg sumpah abdgdatfkn bnget and yeah you always be my fav ff’s writer >< tp itu kenapa hrus pake mantan sgala, jd inget masa lalu *siapaygnanya* #plakk abaikan tolong.

    Overall, I like this ff so much. And of course I love you kakdir :*

  49. kak diraa!maaaaaaaaaaaaf selama ini aku termasuk kalangan siders>_< serius aku pengen banget ninggalin feedback tapi karena aku gak punya blog/wordpress dan semacamnya jadi kupikir gabisa komen. thumbs up buat semua ff nya, bener-bener asik dan gak wasting time untuk baca. selalu seneng pas baca ff kak dira apalagi begitu tau cast nya luhan. ive read all of your fanfics in this blog, dan ga ada satupun yang gagal bikin aku seneng:D fighting !!!:D:D:D *janji gak sider lagi*

  50. LUHAN really is the best. /yeah/

    Gaya penulisan dan feelnya rasanya emang sedikit beda, tapi masih bagus kok Kak~ Menurutku, gak perlu merasa terlalu dibebani buat nulis Kak, prioritaskan yg penting dulu (kuliah, I mean).

    Semangat!

  51. halo dira akhirnya aku mampir juga. sebenernya udah baca dari kemarin, maaf ya baru komen. hehehe

    ceritanya aku suka banget. galau tapi manis! karakter luhannya gak nahan, plis, apakah benar ada mantan di dunia ini yg kayak dia? kalau ada aku mau dong satu hahaha kebetulan owe lagi pgn banget balikan sama mantan /eh/

    ff ini dari segi narasi galau, tapi scene nya manis T.T owe jadi bingung mau sedih apa blushing huhu apalagi pas ceweknya minta cium, owe nyesek sambil berbunga bunga dir, gapaham wa.

    pokoknya aku suka banget sama ff ini aaaak bikin lagi yaw c:

    lalu, soal gaya menulis km yang katanya berubah, aku gatau berubahnya di mana. aku masih merasa tulisanmu masih kamu bgt, gada perubahan yang annoying menurutku. tapi kalo misalnya emang ada, ya, menurutku sih itu wajar wajar aja terjadi, hehee kenapa wajar? aku juga ga tau, mungkin karena aku sendiri gaya nulisnya gak konsiten hahah

    udah ah komenku segitu aja, keep writing yaw!

  52. I’m literally crying out !

    I always curious how can you write that story to became so real, it feels so real like it brings your imagination to come into the story and became the part of it.

    Don’t be sad or mad at people who gave you such an annoying opinion, it just aside of their opinion don’t think it too much, okay?:)
    There’re many people who will support you, including me ! Haha
    I do love your way to make a ff, if you write a fluff or something sweet like that all over it just because you like it, right? And it became your ‘signature’ as a fluff *or something like that* writer.

    Maybe my words and grammar already going nuts, after I write a reallllyyyy long comment. It’s the first time of my life to did it. Long enough. Hahahahahahahaha

    Hwaiting !!!!!! ♥ ♥ ♥ ♥ ♥
    Xoxo

  53. yaaaa mau review gimana lagi ya.
    tetep bagus sumpah. huahahaha
    manis ya luhan.. hangukffindo nih moodbstr aku pas lagi galau sumpah.
    ff nya pada fluff bikin ngakak. moodbstr sekali❤
    bahkan waktu aku stres ttg ortuku yg mau pisah akupun mampir kesini supaya bisa ketawa dan gak nangis seharian /curcol/
    pokoknya tulisan kak dira yg terbaik. ringan dan manis. gaperlu muter otak atau buka kamus kalo baca :3
    waktu itu juga ada ff jungkook. ah aku suka sekali. gimana ya. kak dira kalo buat suatu tulisan itu selalu sesuai sama image cast nya. jadi pembaca dapet banget feelnya bahkan bisa bikin imajinasi liar hehe. semangat terus untuk berkarya ya kak ^-^)9

  54. Salam kenal nama panggilan Lin. 2001. Boleh panggil kak ya? #puppyeyes#
    ATHAGA!!!
    Luhan hyung kelihatan manly banget. Berasa kayak jadi pemerannya +_+ Keep writing, Kak! ^_^

  55. Kakkkkk DIRA huee akhirnya muncul lagiii huehehe.
    Kak…kenapa? Kenapa harus Luhan? Padahal aku lg mau move on dr dia huftt.
    Jadi… gatega deh buat move on.
    Wkwkwk sorry kak kalo jd aneh-_-hehehe.
    Tapi tetep ajaaa emng akunya lg kesemsem sm nih cowok satu hehe.

    Btw kakk SEMANGAT!! \(^.^)/ buat skripsi nyaaaaa mudah2an diperlancar. Amiin.

    Wahwah kakak 5 Mei birthday? Aku sih…1 mei nya wkwkwk.
    Duh maaf Kak kalo komen ku jd aneh dan…random.

    Btw kak ff Betty nya ditunggu lohh ABOB nya jugaa.
    Cemungudh kakakk!! ^^ dan salam kenalll ehehe

  56. Apa ini kak dirrrr
    Suka pas
    “Tapi terima kasih telah membawa putri
    secantiknya. Aku berjanji akan menjaganya. Ya,
    aku berjanji.”
    Itu ngena bgt -_- dan kenapa harus LUHAN hahha

  57. tuuuuh kan bener bener aku baru aja mau komen:

    aku lagi addict banget sama lagunya coldplay yang fix you dan dan dan…

    KENAPA BISA ADA FF KAYAK GINI, DIRA AKU MEMBENCIMUUUUUUUUUUUU AAAAAKKKKKKKKKKKKKK *menggelingding ke pelukan luhan* LOL

    tapi emang itu lagu dan ceritanya bedebih banget aku sampek mewek huweeeeeee

    dan Luhan disini jadi cowok ._.v

    maksudku akhir2 ini aku lebih sering manggil dia Lulu eonni saking cantiknya dia HAHAHAHAHAHA

    dan ternyata dia bisa jadi maskulin LOL xDDDDD

    IIIHHHH AKU GALAU HUWEEEEEE LUHAAAANNN FIX ME….

    FIX ME BABE…..

    O<<<<

    oke sekian komen saya, dan terima Luhan apa adanya.

  58. Hello, salam kenal, maaf ya baru komen setelah jd silent reader entah sejak kapan. Setiap baca ff kak Dira, aku selalu berakhir speechless dan ga tau mau komen apa, jadi cuma bisa angguk2 tersentuh aja. So so so sorry!

    Tepat sehari sebelum ff ini Kak Dira post, aku dpt kabar dr RS kalo gula darah papa aku udah msk 475, dgn adanya komplikasi diabetes itu, darah tinggi, plus asam urat, papa aku sukses kena stroke. So, ff ini cukup menohok dan bikin aku terguncang krn kesamaan sikon yg lg aku alamin. But…it would’ve been better if i had such guy like uri sangnamja, Luhan… Gahhh fix me, man! TT3TT

    Okay, that’s all. Thanks for the touching and lovely story. Thank youuuu🙂

  59. uhhh you make me cry kak!! ini,sedih.pake.banget. tapi aku suka !!! ditunggu fanfic fanfic lainnya kak hua huaaa ini aduuuuh aku kegirangan sendiri jadinya huehuehue

  60. “Cium aku.”

    Ok.Entah kenapa aku ketawa keras banget habis baca kalimat itu.Sama sekali nggak kepikiran bakalan perintah itu yg keluar.Dan itu lucu!
    Tapi seperti biasa,aku nggak akan nggak pernah melted kalo baca ff nya kakak yg fluff model begini.Apalagi ini EXO…..rasanya udah lama banget nggak baca yg EXO…

    FF ini me-yehetkan ku😄
    sukses ya buat kuliahnya🙂

  61. ah ampun aku melting pdhl diatas udah disebutin hurt wkwkwk
    gk tau knp aku suka cerita ttg cewek yg pake baju cowoknya huhuhu
    dan penggambaran perasaan si cewek yg umm *aku speechless*
    aku suka bgt kakakkkk~
    keep writing^^

  62. Ini KECE banget unnie~ !!
    ah, fluffy nya dapettt ><
    Aku gak bisa ngebayangin pada saat aku minta luhan opp buat nyium aku. haha.
    Dan sebenernya aku sedang dalam masa2 tegang menuju UN, tapi masih aja nyempetin buka blog unnie ini. hehe. #Tidak patut dicontoh#
    Dan sebenernya juga, aku udah sering baca ff unnie, tapi jarang comment. Maaf ya😦. Itu karena kebiasaan buruk aku yg loncat ke blog satu trus loncat lg ke blog lain.hehe..
    Yah, pokoknya ff unni keren dan kece2 deh aku kasih 13 jempol, 1 jempolku da

  63. Ini KECE banget unnie~ !!
    ah, fluffy nya dapettt ><
    Aku gak bisa ngebayangin pada saat aku minta luhan opp buat nyium aku. haha.
    Dan sebenernya aku sedang dalam masa2 tegang menuju UN, tapi masih aja nyempetin buka blog unnie ini. hehe. #Tidak patut dicontoh#
    Dan sebenernya juga, aku udah sering baca ff unnie, tapi jarang comment. Maaf ya😦. Itu karena kebiasaan buruk aku yg loncat ke blog satu trus loncat lg ke blog lain.hehe..
    Yah, pokoknya ff unni keren dan kece2 deh aku kasih 13 jempol, 1 jempol dari aku 12 dari member exo.
    Oh dan satu lg, aku dan exo juga kangen sama unn kok. ^^

  64. Hola!!!
    Seriusan kak, ni ff keren bgtt! Ngebayang luhan jd gentle bgt itu bikin aku melting kak T_T dan akhirnya aku gafokus belajar krn nginget ni ff terus /wkwkwk/
    Seru kok! Akhirnya happy ending, kirain bakal sad ending~
    Keep writing ya kaak!

    Yeay aku seneng bgt baca betty! Kutunggu yaa chap selanjutnya hohohooo~

  65. huhuhuhu mengapa menitikkan air mata.. duh aku kadang lebay si..
    kenapa harus mantan? kenapa bisa balikan secepat itu dan semudah itu
    kenapa? kenapa?
    duh lebay abis..
    hehehe sebelum komen kadang terbawa emosi nih, berarti ff mu bagus chingu
    i like it

  66. UWAAAA KAK DIRA AKU SUKA BANGET INI SUKA BANGETTTT. Makasih udah jadiin luhan sbg cast disini uwahaha. Hwaiting kak ‘-‘)7

  67. wah, keren. sweet banget. tapi kurang panjang, kak. disini aku dapet venget feel luhan yang manly. intinya aku sukasuka.Aku nungguin abob ya kak.

  68. eonni, annyeong~~~! apa kabar kak dir? kabar baik kan? lama nggak baca fanfic eonni..

    by the way, kak diiir– ini ff kepanjangan (kalau menurutku sih) #guereaderpalingbanyakprotes
    tapi, namun, meskipun ini ff kepanjangan cukup untuk mengobati rindu ke kakak… aku rindu sama kak diraa.. apalagi ffnya kakak #modus

    ff ini sweet-sweet sedih(?) aku ikutan sedih… aku mau diperbaiki sama chanyeol juga doong u,u sama xiumin juga boleh…

    eonni~~ ABOB habis ini siapa? CLUE!!!
    nggak sabar!

  69. Haii..kak Dira… Miss you too kak.. aku kangen berat nih ama tulisan2 nya kk😀 dan gak nyesal buka HFFI trs nemu ini FF ><

    Duhh.. aku pertama baca judul ama cast nya aja udah heboh duluan😀 , dan aku jdi keinget salah satu FFnya Kak Amer yg 'Fix My Heart' ..stelah baca FF ini gak kalah sweet ama punya kak Amer dan pastinya bikin meleleh ♥♥
    Ini nemu cowo kek Luhan ini dimana yaaampunn…gentleman bgt, pengertian penyayang udh gtu cakep lageee #eaaa ♥♥ ..kkkkk..duhh…pokokx ini FF sukses bikin aku jealous ama cast cewenya xD ..
    Overdose bgt lah ni ff xD !!

    Keep writing kak ^^
    XOXO

  70. Hahaha tak masalah soal genre, karna saya punya kegilaan tersendiri untuk fluff>.,< maklumlah bacanya malem2, agak mabok gini komennya… Wkwk dan itu dibuka dgn foto luhann yang sungguh membuat jiwa fg-ku semakin sarap… Haahh, sudalah-_- semua series, version, ato apapun ditunggulah eonnieee^,^

  71. bagus banget ff nyaaaa😀
    untung aja Luhan nya masih suka dan ending nya pas banget sumpah😀
    wkt luhan ngobrol sm papa nya si cewek
    jadi keinget lagu marry your daughter nya Brian Mcknight😀
    keep writing! ditunggu ff daebak lainnyaaaaaa

  72. suka suka suka suka bangeeetttt sama ff iniiiiii!!!!
    luhan nyaaaa astagaaaaaa!!! sosweet abiisssssss!!
    daebaaakkkk!!😀

  73. Eeissh, ini genre-nya sad ya… tapi aku senyum-senyum sendiri baca fict ini >< sumpah, meskipun luhan agak kikuk tapi dia terlihat cuteee~ AAAAAAAA;;; aku meleleh sama tingkahnya Luhan di sini. Paling suka itu waktu dia kenalan sama Ayahnya si cewek.. Tapi si cewek aneh juga ya, ayahnya sakit malah ditinggal pergi. hahaaa mungkin saking frustasinya kali ya -.- Untung aja Luhan belom punya pacar lagiii. 2tahun itu nggak lama loh.

  74. kok rasanya nggak sedih.. tapi malah sweet gitu… oh tidak, luhan to cute><… mau luhan lagiii,,, 2 tahun tapi masih baik gitu… akhhhhh…. baik bangett

  75. aduh kak, ini aku gatau antara aku yang lebay atau apa, jujur aku sedih baca ff mu, tapi berakhir sweet, yailah kapan juga punya mantan kek luhan /ngiri. hehe, kata siapa tulisan kakak jelek? menurut ku tulisan kakak masih sebagus dulu, malah makin bagus/?. ditunggu ff lain nya kak!

  76. arghhh, kak dira akhirnya ngepublish fanfic lagih…
    aku kangen fanficnya kaka /peluk-cium-tendang/ soalnya belakangan kan kaka rada jarang update getoh -,-
    well, iya juga sih kak- fanfic kaka belakangan berasa rada “anyep” (???) /dibakar idup-idup/
    yeah, sebenernya kalo aku pribadi udah ngerasa keanyepan ini mulai dr reason seriesnya yg Dad and Mom itu… gataulah mungkin ka dira lg unmood bikin fanfic atau apa, tp emang seperti itu adanya /apalahini/

    tapi biar begimanapun aku tetep setia nungguin fanfic dikau kok :’D apalagi series ABOB #BaekhyunPlease ((tereak histeris))
    pokoknya semangat dan jgn kabur-kaburan mulu moodnya kak hehheh

  77. kyaaaaaaa luhan !!!!
    ini luhannya kenapa jadi begini ???
    Hhaha, akhirnya luhan dapet peran yang gak aneh – aneh😀
    Agak beda mungkin biasanya kalo kakak nulis fluff itu langsung dapet feelnya,
    sekarang agak lambat dapet feelnya /menurut aku sih/ tapi gak ngaruh kok sama tulisan kakak.
    aku juga suka sama ff btsnya ^^

  78. kyaaaaaaa luhan !!!!
    ini luhannya kenapa jadi begini ???
    Hhaha, akhirnya luhan dapet peran yang gak aneh – aneh😀
    Agak beda mungkin biasanya kalo kakak nulis itu langsung dapet feelnya,
    sekarang agak lambat dapet feelnya /menurut aku sih/ tapi gak ngaruh kok sama tulisan kakak.
    aku juga suka sama ff btsnya ^^

  79. Spotted! Halo kakdira, kenalin aku adel. Selama ini pembaca setia yang baru menunjukkan diri, maafkan akuuuu

    Aku suka fanfic kakak yg terbaru iniiii, i love the feeling, hangat gimana gitu yampun. Dan lu-ge yang emang lagi ada konflik dihati aku membuat dia agak shine gituu

  80. Um hai kak Dir…
    Ini…
    Mengejutkan, haha >,<
    Lagu Fix you itu langsung aku puter dan langung mau nangis begitu baca cerita ini…
    Udah terbiasa baca cerita manis manis di tempat ini, dan memang sih…cerita manis a'la kak Dira belakangan rada berubah, mungkinkah karena Kak Dira sedang galauu? #soktaubangetceritanya
    Dan ini..sungguh sangat galau. Aduh…gak kuat bacanyaaa untung mereka endingnya barengan, dan Luhan engga lagi sama yang lain kecuali skripsi, legaaaa
    Mungkin sedihnya kurang nampol, kak Dir? Ayah sakit itu emang sedih banget deh, dan galau luar biasa, tapi mungkin kalau ada yang lebih buat galau bakal segalau yang cast-nya Tao sama Suzy itu loh kak Diiir. Kalo kata megan sih malah cerita itu lah yang pas banget kalau judulnya Fix you, ohohoho….
    By the way, ini bagus kak Dir…
    Keliatannya keluar dari zona fluff, nyelipin sedih yang kerasa sampe ubun-ubun dan buat pusing karena galau gak bisa move on, tapi terus dia balik lagi ke Luhan dan kenangan. Bahagia deh… Suka suka suka…
    Dan itu beneran di cat kuning? Sofanya merah? Gauuul!!! Pasti bawaannya bahagia deh di dorm-nya Luhan… hehe

  81. Kyyyaaaaaaaaaa Luhaannnnn!!!!!!!! ><
    Apa ini???? huuuweeee ff ini sukses bikin mewek huuwee….
    Udah lama gak baca ff yang genrenya hurt xC
    dan tulisan kak dira (bolehkan manggil kak dira?) itu feelnya WOW banget!

    pokoknya jjang banget (y)

  82. uweee keren xD kerasa banget feelnya QaQ
    Luhannya romantis ;; aku pengen jadi cewenya/? ;A;
    Bapaknya cepet sadar ya biar cepet kawin/? :v
    Keep writing!😀

  83. Luhan sweet banget >.< aku ngerasa jadi yeoja-nya masa -_-v
    Hei, Aku new reader. Gasengaja nyasar di wp ini, dan langsung fall in love seketika dengan semua yang ada disini❤
    kerasa eon feel-nya, penulisan rapi, ide bagus.
    1000 jempol buat kamu! ditunggu ya karya lainnya~

  84. Auh luhan luhan luhan saranghaeeeee muach muach, kmu juga dear, sip bget deh karakter luhan disini, jd mkin cintong sma luhan, hahaha
    berasa bget feelllx wktu cewex it bilang “aku hancur, perbaiki aku” OMG😦

    dan kalimat luhan yg paling aku suka bget yg ini “memelukmu sepanjg mlm tdk jd maslh bagiku slama kau yg memintany” aw aw sweetx🙂

  85. HEY!! KAMU!? IYA KAMU!? KAMU SIAPA???? KAMU YG PERNAH BIKIN ABOB JUGA!!??? ASTAGAH INI APA!? INI APA!? KATAKAN PADAKU!? AKU JUGA MAU DICIUM SAMA LUHAN! AKU MAU!
    /tarik napas/
    okay, aku tahu perasaan yg begini itu aku banget! dan yap, aku masih bisa mengkokohkan pertahananku biar gak kembali dalam pelukkannya. sosok luhan disini emg gak bisa terlupakan, dan ya aku suka luhan disini!

    BR,

    Jijun

  86. kak….. kok nusuk aku siihhh??? kok jahaaattt siiihhhh??? kok bikin akuuuu akkhhhh sudah lah… kok aku curhaaaaatt siiihhh??? entahlah…
    rasanya baca ini nyesek campur aduk…. sudah lah aku ngawuuurrr… byeeee

  87. haii kak dira;a;
    uda lama aku ga mampir di blog ini huhu. uwow aku sukaa critanyaaa kyaaa ini manis banget. semanis liat wajah baekhyun/plak
    ini maniz,sweet ngefeel deh ka pokonya<3

  88. yaluhan.. pertamanya kasian ceweknya, pasti berat banget kalo dihapadin masalah kaya gitu. aku salut banget sama ceweknya, dia dengan berani dateng ke luhan, mantan pacarnyao_O
    dan aku kaget pas dia minta cium, aku kira luhan ga bakal nyium dg alasan udah punya pacar. dan tralala luhan kiss her ! xD
    akhirnya … mereka masih lope lope ternyata😀
    semangat ka Dira.❤

  89. kakdir! aku cinta banget sama fic yang ini! cinta banget, banget, banget❤

    aku rindu duh sama kakak.. dan yang paling utama : aku rindu sama gaya nulis kakak yang begini! heuheuheu😥

    aku selalu suka fic kakak sih.. mihihi
    tapi jujur buat beberapa fic yg lalu memang aku kurang dapat feelnya.. berasa bukan kakak yg nulis gituh.. but forget the past, aku seneng sekarang aku bisa dapetin lagi sensasi dahsyatnya fic kakdir melalui cerita ini :3
    maaf aku telat lagi baca ini kak, uhuhuhuhu

    aku gatau mau ngasih berapa jempol ke kakdir buat fic ini.
    diawali dgn prolog scene yg bagus. aku suka dan jujur rindu sekali dengan prolognya kakdir yg seperti ini
    oh kakdir, i love this fic soooooo much!😥

    epilognya juga manis banget ih, mihihihi ~~~

    pengen nangis duh baca penggambaran karakter Luhan disini
    pas banget kak, demi apapun karakter Luhan kerasa nyata di mata akuuuuu😥
    pribadi dia yg tenang, hangat, dewasa, bisa diandalkan.. ah, ideal type banget pokoknya..
    aku sangat terhura sekali baca karakter Luhan disini. ohmaigat kakdir, you killed ma heart😥
    jempolan banget kakdir yg udah menghidupkan karakter Luhan sebegini nyatanya dalam imajinasi aku, beneran bisa bayangin adegan demi adegan disana..
    oh kakdir, aku beneran terbawa arus tulisanmu!😥

    duh, aku pake emot nangis mulu nih kerjaannya.. hahaha
    abis aku beneran terhura… i miss you so much, kakdir ~~~

    aku harap buat tulisan selanjutnya, kakak pertahankan feel ini yaa
    aku cinta banget, hahaha

    semangat, kakdir!😀

  90. Kak diraaa!!! Huhuhu,sedih banget baru bisa baca tulisan kak dira hari ini😦
    Tapi seperti biasa,tulisan kak dira selalu yang terbaik!! Aku juga lagi belajar nulis cerita dan ini terinspirasi dari tulisan kak dira😀 tapi aku gk plagiat kok.
    Tulisan kak dira juga selalu dapet feelnya kok,jadi semangat yaa kak🙂

  91. huwaaa/?’-‘ FFnya bgus thor🙂 Luhannya dsini menarik bngt :3
    Oh ya gw member bru disini thor..jdi Bru pertama coment😀 Dan ff yg pertma aku bca itu FF author >___< ok sekian cuap" ku :v thor ..
    keep Writing(?) ya thor^^

  92. haloooo kakak aku mau kenalan dulu hihi
    aku ii (serius, ii) 94 line. wuaaah ini ceritanya dapet rekomen dr orang sama ff kakak. ini filnya dapet kok kaaak orang aku ampe nangis hihi
    btw kak aku kan pertama kali baca ff kakak mobile yah, tapi di mobile aku ganemu comment box masa? jadi aku blm komen. ini juga pake laptop baru ada comment boxnya hehe
    oke sebenernya ini bukan ff pertama kakak yg aku baca cuma gr2 masalah cmt box itu, aku blm komen di ff yg pertama. tunggu yaa kak aku rusuh dulu disana😄
    well, aku tau kok penting bgt yg namanya jejak. aku suka tulisan kakak! gayanya beda, agak ke barat *asal nebak* *bener gasih?* kakak suka baca novel barat yah? nyeheheh
    oke kak takut kepanjangan udah ya aku komen dulu di ff yg pertama sekalian berkelana. keep writing kak, muach :*

  93. kaaak ternyata writing prompt emang gada comment box yaa-_- aku disini aja deh. kakaaaak sumpah aku ngefeel banget kak terutama kalo kakak nulis luhan sehun. biasnya siapa kak? kok aku dapet yah kalo tulisan yg mereka? apa aku yang blm baca semua lol. hihi kak kalo gitu twitternya apaaa sini aku rusuhin❤

  94. Aissssh ini genrenya sad ya?😦 Aku baca, tapi aku gak sampe nangis. Mungkin karena aku baca ff ini di coverin lagu Cypher nya BTS >< Tapi keren kok, untung aja Luhan masih cinta sama ceweknya😀 Terus yang waktu Luhan ngenalin dirinya ke ayahnya si cewek waaaw sweet banget❤ Cuman aku masih bingung kenapa cewek itu pernah mutusin Luhan? Aku penasaran…
    Hehe tapi keseluruhan cerita ini bagus kok. Aku sukaaaaaa /3 jempol buat kak Dira (?)/ Di tunggu ff yang lainnya :v Aku mau ngubek-ngubek ff kakak ah😉 Mumpung masih new readers :3
    Keep writing and fighting kak BaekRa /? ^^~

  95. feelnya kerasa banget, sedih banget deh ceritanya. luhan baik banget ya walaupun dulu dia yg ditinggalin tapi dia masih mau menerimanya. luhan keren
    ! Keep
    writing thor!!!

  96. andai… some day, aku punya apartemen yang sederhana dan nyimpan kenangan sama luhan, kami ptus sekitar 2 tahun lalu dan aku berusaha move on tapi ga bisa dan cukup sial dengan skripsi gila. dan malam itu hujan, ga kayak biasanya. aku lagi megang hot chocolate dan ternyata ad org yg nekan bel apartemen aku dan itu ternyata luhan, rambut&shirt nya yang basah tatapan sendu dan kami ngomong, dan dia nyampein beberapa bullshit kami ketawa dan saling menghibur, karna dia kebasahan dia ganti baju dengan shirt di yang tinggal 2 tahun lalu /aku masih nyimpan/ and bla bla bla dan yang terakhir, he ask me to ‘fix’ him. andai. ANDAI.

    ANNNNDAAAAIII!!!!!

    gosh, demi apa coba kok caranya gini erghh /ga kuat ngomong/ zzzzzzzzzzz

    /hancurin keyboard/ haduh sakit pala gua -_-‘

  97. aku nangis. gimana ini?
    mungkin karena fanfiknya bagus (PASTI!), mungkin karena aku kangen Luhan, atau mungkin karena aku terlalu kebawa perasaan karena ceritanya ngingetin aku sama seseorang (MASA SIH?!)
    awalnya aku ngira endingnya mereka gak bersatu. aku kira luhan uda punya cewe baru/kalo gitu makin kejer deh nangisku/ tapi untung aja dia masih cinta. ohh ya ampun!
    Ah gak tau deh, pokoknya aku suka banget sama ff ini. demi kaus kaki spongebob moodku jadi jungkir balik.

    huwaa… aku jadi pengin dicium Luhan juga!

  98. Aaakkkkkkk!!
    aku lemaahh.. aku lemah baca scene yang sebegini dramatis.. apalagi ini?? LUHAN-GE!!
    SUMPAH YA, KA DIRA!!
    aku lemaaaahhh..
    jadi makin kangen g ketulungan sama luge ini.. ㅠ.ㅠ
    ini tuh apa banget ceritanya.. cucoookkkk!!
    karakter muka luhan tuh emang cocok buat dapet peran yang melindungi AKU banget gituh.. /disepak pemirsah yang lain/
    aku sampe g napas karena apa ini namanya gatau..
    sumpah ka.. keren!! KEREEEENNNN!!

  99. Annyeong ^^
    Wow seperti semacam kejutan baca ff ini
    Sederhana tapi kena
    Ffnya bagus didukung gya bahasanya yang indah.

    Sedikit kritik dari aku mungkin ff ini kurang penjelasan kenapa mereka putus sebelumnya kalau mereka masih saling mencintai
    Tapi memang ga semua cerita harus dijelaskan secara detail alasan mengapa terjadi ini dan itu
    Biarkan semuanya mengalir apa adanya.

    Nice story
    Keep writing ^^

  100. Ahhh! Lu ge!! Kangen banget sama rusa yang satu ini. Huhuhuhu orang China emang seneng banget bikin nyesek. Lu ge baik banget. I miss u so bad ge. 😘😘😘

comment here please :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s