Posted in A Bunch of Baby Series, Comedy, EXO, Family, Fanfiction, Friendship

A Bunch of Baby [Tao the Kungfu Panda Appa]

hfi-abob-3


Title:

A Bunch of Baby [Tao the Kungfu Panda Appa]

Cast: Tao [EXO-M] // Genre: Action, Comedy, Family, Friendship // Rating: G

Recommended Song: SHINee – Why So Serious?

Summary:

Dia adalah agen rahasia Wolf 88 yang menguasai 3 gerakan wushu, pistol Glock-17 adalah teman setianya, tipe pria garang yang siap mematahkan leher penjahat. Namun, siapa sangka di rumah dia hanyalah seorang ayah yang berperan sebagai Kungfu Panda bagi kedua anaknya.

Dia adalah Huang Zitao.

Read this too😀

Kai || Chen || Luhan || Kris || Chanyeol

A/N:

This is NOT related with the previous ABOB!

Happy reading🙂

 

***

 “Agen 129! Agen 129! Apa kau mendengarku? Ganti.

 

“Aku mendengarmu, agen 147. Ganti.”

 

Huang Zitao—pria berumur 25 tahun itu tentu tak pernah membayangkan dirinya bersembunyi di balik semak-semak depan gedung tinggi yang menjulang laksana tembok cina—tengah malam, dingin, namun keringat kini membasahi pakaian anti peluru yang mengekang tubuhnya. Dia bernapas perlahan, mencoba menenangkan diri dan beranggapan bahwa ini hanyalah sebuah test agar dirinya mendapat status agen resmi di Wolf 88. Hell, dia tidak mungkin menjadi agen rahasia amatir terus menerus seumur hidupnya!

 

Dengarkan aku, bodoh. Jangan bersikap gegabah. Kau tahu siapa yang sedang kita hadapi. Dia adalah Lee Hyukjae, mafia narkoba terbesar ke-dua di Korea Selatan. Ganti.

 

“Iya, aku tahu semua informasi tentangnya dan dia memasang bom di setiap lantai gedung. Ganti.”

 

Oh ya? Masa? Ganti.

 

“Iya, masa kau tidak tahu. Eh, kau lapar tidak? Ganti.”

 

Iya, aku lapar. Pacarku tidak memberiku makan tadi sore. Ganti.

 

“Kalau aku—“

 

“Huang Zitao!” seseorang memekik pelan dari belakangnya dan memukul helm hitamnya cukup keras menggunakan pistol. Tao menoleh, mendapati Jongin—sang partner—berwajah kesal, “Apa kau bergosip ria di walkie talkie? Kita sedang dalam misi!”

Tao menunjuk walkie talkie-nya, “Sehun duluan yang memulainya!” bisiknya keras.

Jongin hanya bisa memutar kedua bola matanya kesal sambil mengerang, “kenapa aku harus mendapatkan partner sepertimu?”

“Mana kutahu? Bukankah Junmyeon-hyung yang memilih—hei! tunggu aku!”

Tao buru-buru menyelipkan walkie talkie ke rompinya dan mengikuti Jongin yang tiba-tiba bergerak cepat—berlari keluar dari semak-semak dan mulai memasuki gedung. Mereka harus segera menangkap si mafia narkoba ini sebelum dia mendapatkan uang yang tersembunyi di lantai tiga gedung dan kabur menggunakan helikopter lewat rooftop.

Beruntunglah Jongin punya kemampuan berlari yang super cepat, sedangkan Tao menguasai 3 gerakan wushu. Mereka begitu cekatan seperti bayangan malam yang sulit di tangkap ketika tanpa suara Jongin berlari di lorong gelap itu dan Tao memegang pistol Glock-17 di tangannya.

Mereka berdua berhenti sejenak di belakang tumpukan kardus saat mendengar sebuah pergerakan di ujung lorong. Beberapa langkah kaki juga ikut berhenti. Sial, mereka ketahuan.

Tao menatap Jongin penuh makna, mereka berseberangan cukup jauh dan Tao berusaha mengatur napasnya. Tiba-tiba dia banjir keringat begitu mendengar suara klik pistol bergema di lorong. Mereka pasti akan melakukan baku hantam. Oh yeah, itu pasti.

Dalam satu anggukan kepala Jongin dan hitungan ketiga, mereka membalikkan tubuh dan menembakkan beberapa peluru ke ujung lorong, lalu tak ayal tembakan balasan segera meluncur ke arah mereka.

“Agen 129,” Jongin memanggil Tao. “Lindungi aku dari belakang!”

Beruntunglah anak buah Lee Hyukjae—berjumlah sama seperti mereka. Dua lawan dua tidaklah sulit untuk di taklukkan. Namun, keadaan seketika berubah jadi buruk ketika jumlah mereka semakin banyak dan terdengar suara helikopter. Sehun pun memberikan informasi lewat walkie talkie.

Agen 141, Lee Hyukjae akan segera kabur lewat rooftop. Kelompokku terjebak di lantai 9. Kami tidak bisa menahannya—

Sebelum Sehun menyelesaikan bicaranya, Jongin segera menarik Tao dan berbicara sementara tangannya masih sibuk menembak. “Kau harus pergi ke rooftop. Tangkap Lee Hyukjae sebelum dia kabur.”

“Tapi bagaimana dengan—“

“Aku urus mereka semua. Cepat pergi!”

Tanpa berpikir dua kali, Tao segera berlari menjauh dari Jongin—ke arah lift dan menelan kenyataan bahwa lift-nya rusak, itu berarti Tao harus pergi menaiki tangga darurat. Dan sekedar informasi saja, ada enam lantai yang harus dia lalui untuk mencapai rooftop. Seketika itu juga Tao merasa kesal pada Jongin.

“Sial, pantas dia menyuruhku,” erang Tao mulai menjajakki satu persatu anak tangga.

 

Tak memakan waktu yang lama, Tao pada akhirnya sampai di sana tepat ketika pria ber-jas hitam yang dikenal dengan nama Lee Hyukjae itu berjalan menuju helikopter—sendirian tanpa anak buah. Ah, syukurlah.

“B-berhenti di sana!” seru Tao terengah-engah, berlari menaiki tangga enam lantai tentu saja mengambil seluruh napasnya.

Lee Hyukjae pun berhenti melangkah, dia berbalik menghadap Tao dan pria bersurai pirang itu mengangkat sebelah alisnya.

“J-jangan…hufth…bergerak.” Tao kembali mendapatkan tenaganya dan mengacungkan pistol ke arah pria itu. Dia memperkecil jarak diantara mereka sambil terus mempertahankan posisi pistol Glock-17. Dia berhenti dan nyengir pada Lee Hyukjae.

“Tertangkap kau, Lee Hyukjae. Pintar sekali mengirim semua anak buahmu menyerang kelompok kami di bawah dan meninggalkanmu sendirian di sini. Kau tidak menyangka bahwa akan ada yang menangkapmu di sini, bukan?”

Lee Hyukjae tersenyum tipis dan mengangguk, “ya, aku tidak menyangka bahwa kau cukup pintar bisa menangkapku di sini.” Dia mengeluarkan pistol dari balik jasnya, namun Tao lebih cepat darinya dan menendang pistol itu alhasil Lee Hyukjae kembali dengan tangan kosong.

“Aku akan menghabisimu, Lee Hyukjae,” desis Tao bersiap menarik pelatuk pistolnya.

Dalam bayangan Tao melintas bahwa Junmyeon si ketua Wolf 88 akan bangga padanya, karena dia berhasil membunuh Lee Hyukjae sendirian tanpa bantuan siapa-siapa. Kemudian Tao akan sangat berterima kasih pada teman setianya—pistol Glock-17—dan mencetak kemenangan manis ini.

 

Dia menarik pelatuknya dan…

 

 

klik’

 

 

“Eh?”

 

Tidak terjadi apa-apa. Lee Hyukjae masih hidup, kepalanya tidak berlubang dan sebuah tanda tanya besar melintas di kepala Tao. Dia menarik pelatuk pistolnya lagi dan tak ada peluru yang keluar. Ah, pelurunya pasti habis setelah baku hantam tadi.

Kekerenannya berkurang 10 persen akan hal ini. Namun, Tao ingat bahwa selalu ada pistol cadangan di tasnya.

“T-tunggu sebentar!” katanya pada Lee Hyukjae seakan mafia narkoba itu adalah tukang es krim yang bisa disuruh menunggu.

Tao meraba-raba tasnya dan mengeluarkan pistolnya yang lain. Dia nyengir, sekali lagi mendesis pada Lee Hyukjae bagai tokoh film aksi.

“Aku akan menghabisimu, Lee—woah!”

Jantung Tao melompat kaget melihat pistol di tangannya dan bertanya dalam hati, sejak kapan dia punya pistol warna biru bergambar Pororo?

 

Oh, tidak! Jangan katakan ini…

 

“T-tunggu sebentar! A-aku masih punya senjata yang lainnya. Jangan bergerak satu senti pun.”

Aneh adalah ketika Lee Hyukjae menurutinya, malah bersedekap tangan dalam diam sementara menunggu Tao mengaduk-aduk tasnya dan mereka berdua kaget ketika untuk yang kedua kalinya Tao mengacungkan senjata untuk membunuh Lee Hyukjae.

“Woah! Woah! Apa ini?? Kenapa boneka Barbie ada di dalam tasku?” teriak Tao heboh segera membuang boneka itu.

Lee Hyukjae menghela napas dan wajahnya berubah menjadi sangat prihatin pada Tao. “Apa kau yakin kau agen rahasia?”

“Harusnya sih begitu, misi ini adalah ujianku untuk mendapatkan status.”

Pria itu mengangguk sembari menepuk bahu Tao. “Berarti kau harus banyak belajar.”

“Ya, tentu.”

 

 

Bukkk’

 

 

Selanjutnya yang Tao ketahui adalah matanya sakit, kepalanya pusing, seseorang pasti telah memukulnya dengan sangat keras hingga dia bisa melihat bintang menari-nari di balik pelupuk matanya.

 

***

Mimpikah dia semalam?

 

Huang Zitao membuka matanya di hari Sabtu. Awan-awan mungil berwarna putih menghiasi langit biru, para burung-burung bertengger di dahan pohon dan bersiul indah. Tao akan menikmati pagi itu dengan hati riang, tersenyum lebar sembari meregangkan tubuh di tempat tidur.

Tapi dia tidak bisa.

Tidak bisa karena semalam itu bukan sekedar mimpi ketika Tao gagal menangkap Lee Hyukjae, mendapatkan cacian dari Junmyeon sang ketua, pemecatan, lebam di mata kanannya masih terasa berdenyut saat dia bangun. Tidak ada cara untuk menikmati pagi itu.

Tao duduk di sisi tempat tidur tepat di saat Mayleen—sang istri—masuk ke dalam kamar. Dia berpakaian rapi, aroma parfumnya menguar, dan dia berdandan. Ini jarang ditemukan Tao.

“Hai, kau sudah bangun?” sapa wanita itu memasang anting di telinga.

Tao menelengkan kepalanya, “Kau mau pergi?”

“Yap.”

“Kemana?”

Mayleen menjelaskan dia akan pergi ke ulang tahun temannya, lalu berbelanja beberapa kebutuhan (yang Tao mengerti kebutuhan itu adalah bergosip dan pergi ke salon), dan dia tidak membawa kedua anak mereka pergi bersamanya.

Mayleen mengumumkannya di kala mereka berkumpul di ruang tengah, dia mencium Zhin Yin si gadis kecil berumur lima tahun, dan memberikan cubitan kecil di pipi anak laki-laki mereka yang berumur tiga tahun—Li Jun— sebelum melangkah ke ambang pintu luar rumah mereka.

“Kalian makan di restoran bersama ayah hari ini, oke?”

“Hore! Apa kita boleh makan di McDonald? Ada boneka Minions jika membeli paket Happymeal!” sorak Zhin Yin senang.

“Tentu boleh. Ayah akan mengantar kalian ke sana.” Mayleen memberikan satu kecupan lagi dan memberi kecupan lainnya untuk suaminya. Dia tersenyum sedih, dia tahu tentang pemecatan itu, maka dia menangkup wajah Tao.

“Jangan sedih. Tersenyumlah, tampan,” kata Mayleen lembut. “Kau tetap pahlawanku, Kungfu panda bagi anak-anak walaupun kau bukan agen rahasia.”

Tao hanya bisa membalas perkataan itu dengan senyuman lemah, lalu mengantar wanita itu sampai ke depan pagar. Mobil sang teman telah menunggu di luar. Mereka melambaikan tangan—Zhin Yin beserta Li Jun di gendongan Tao.

Setelah mobil itu tak kelihatan di mata, Zhin Yin menggoyang-goyangkan tangan Tao dan merajuk, “Ayah, bisakah kita sarapan di McDonald sekarang?”

“Kau mau sekarang?”

Gadis kecil itu mengangguk.

“Tidak mau menunggu sampai makan siang?”

Gadis kecil itu menggelengkan kepala. Tidak ada pilihan lain. Lagipula mendengar kata ‘Minions’, Li Jun langsung meronta-ronta kegirangan di gendongannya, seakan dia mengerti betul makhluk kuning itu. Benar-benar harus pergi ke McDonald pukul delapan ini.

“Oke, kita mandi, lalu pergi ke McDonald.” Mereka pun pergi ke dalam rumah untuk bersiap.

 

“Pa…poooyyy!!” seru Li Jun.

 

Oh, ternyata dia mengerti Minions.

 

***

Tidak seperti biasanya, hari itu Tao tidak mengeluarkan satu suara pun saat menyetir ke arah McDonald dekat rumah mereka. Pikirannya dipenuhi oleh beberapa hal yang terus saja mengusiknya.

Pertama, bayangan bagaimana wajah-wajah para agen lainnya menertawainya kemarin karena dia membawa tas yang salah saat menjalani misi. Demi Minions di film kartun Despicable Me, mengapa dia bisa meninggalkan tas kerjanya yang penuh peluru dan senjata, lalu malah membawa tas yang dia pakai sehabis tamasya bersama keluarganya? Tentu saja isinya penuh dengan mainan Zhin Yin dan Li Jun!

Kedua, suara Jongin yang bergema di telinganya. Dia ingat Jongin pernah menasihatinya walaupun pria itu lebih muda darinya. Katanya: “Percayalah padaku, suatu hari nanti kau akan kehilangan salah satu dari dua hal yang paling kau cintai. Entah keluarga, entah pekerjaanmu.

Dan hell! Kenapa hari itu datang begitu cepat? Tao belum siap menghadapinya.

Lamunan Tao pun buyar ketika Li Jun dari kursi belakang berseru, “Paaaa….pooooyyy!!” menandakan bahwa mereka sudah sampai tanpa Tao sadari. Begitu mobil terparkir, tak menunggu lama, Zhin Yin berlari keluar mobil dan menuju ke dalam restoran.

Tao memesan dua paket Happymeal untuk anak-anaknya dan seporsi kentang untuk dirinya—dia tidak nafsu makan. Semuanya terasa pahit di lidah saat hati sedih, awan mendung berada di atas kepala.

 

Jadi, di sanalah mereka duduk. Zhin Yin melupakan ayam gorengnya dan lebih terpukau oleh boneka Minions di tangannya, sementara Tao menyuapi si kecil Li Jun yang wajahnya belepotan saus tomat. Yeah, baiklah. Katakan saja dia bukan ayah yang pandai menyuapi anak. Setidaknya dia ayah yang baik ‘kan?

Eh, ‘ayah yang baik’? Tidak juga! Dia jarang sarapan bersama seperti ini, bersama anak-anaknya. Tidak sempat mencium mereka di pagi hari, menyuapi mereka, bermain dengan mereka. Ada sedikit rasa bersalah terselip di ribuan perasaannya yang buruk tentang pemecatan dari Wolf 88. Mungkin Jongin benar.

 

Mungkin inilah saatnya lebih mementingkan keluarga daripada mencoba untuk jadi agen rahasia yang hebat.

 

“Hei, tuan puteri, makananmu hampir dingin.”

 

Zhin Yin pada akhirnya melepaskan bonekanya dan mulai makan dalam diam. Sesekali dia melirik ke arah Tao dan tersenyum, giginya ompong satu. Tao tidak tahu kapan gigi gadis kecilnya dicabut.

“Kapan kau mencabut gigi depanmu?”

“Seminggu yang lalu di sekolah.”

“Kenapa kau tidak bilang ayah?” tanya Tao sedikit kecewa. Dulu waktu dia kecil, saat gigi susu pertamanya lepas, Tao langsung memberitahukannya pada sang ayah.

“Ayah ‘kan sibuk bekerja. Jarang ada di rumah.”

 

Skak mat!

 

Tao berdeham, mencoba menggantinya dengan topik lain, “Err…Bagaimana dengan sekolah, hm? Kau tidak nakal kan di sekolah?”

Gadis kecil itu membelakkan matanya lebar-lebar—lupa total dengan pembicaraan tadi, “Aku tidak nakal, yah. Percayalah. Aku murid yang baik. Aku mendapatkan lima bintang dalam seminggu, karena telah membantu guru Lee menyiram bunga di halaman sekolah dan menjadi tim medis sekolahan.”

“Oh ya?” Tao berusaha terlihat tertarik sembari menyuapi Li Jun. “Memang apa saja tugas tim medis?”

Zhin Yin menelengkan kepalanya heran. “Ayah benar tidak tahu tugas tim medis?”

“Iya, ayah tidak tahu,” katanya sok polos. Ugh, dia tahu tugas tim medis di Wolf 88 dengan baik. Bagaimana perawat di sana cantik dan terkadang Jongin juga dirinya beralasan mengeluh sakit setelah latihan menembak. Ups, jangan sampai Mayleen tahu hal ini. Ah, tapi sekarang dia tidak akan pernah pergi ke sana, iya kan?

“Baiklah, karena ayah tidak tahu. Aku akan menjelaskannya pada ayah.” Anak itu duduk tegap dan menatap Tao serius. “Pertama-tama, kami ada untuk mengobati murid-murid yang terluka karena jatuh di lapangan atau di kelas. Kedua, kami juga bertugas mengantarkan teh hangat untuk murid yang demam atau sakit perut. Ketiga, kami menjaga UKS.”

“Oh, baiklah. Kalau begitu apakah Zhin Yin bisa mengobati luka di mata ayah?” Tao menunjuk matanya yang lebam.

Zhin Yin menatapnya dengan seksama, lalu bertanya, “Apa rasanya sangat sakit?”

“Sangat sakit.”

“Berdenyut-denyut?”

Tao mengangguk cepat. Zhin Yin berpikir sejenak, “Nampaknya parah sekali.”

“Apa itu artinya tidak bisa disembuhkan?” ujar Tao kecewa.

Zhin Yin tersenyum cerah. “Tentu bisa. Kami menamakan pengobatan ini dengan nama Boo Boo Kiss. Ini bisa menyembuhkan segala macam penyakit.”

“Bisa tunjukkan pada ayah?”

Zhin Yin mengangguk dan gadis kecil itu memajukan tubuhnya ke seberang meja agar bisa menangkup wajah sang ayah. Dia mencium mata kanan Tao cukup lama, lalu dia kembali menatap Tao sambil nyengir. “Apa sudah lebih baik? Aku baru saja memberi ayah Boo Boo Kiss.”

Tidak. Tidak lebih baik, malah sama saja. Rasanya masih sakit, berdenyut seperti dia baru saja di pukul Troll (mari salahkan Lee Hyukjae!). Tapi Tao tidak mungkin tega menghapus senyuman dari wajah gadis kecilnya, maka dia berkata, “Oh, oh, apa itu? Mata ayah tidak terasa sakit lagi! Boo Boo Kiss-nya benar-benar menyembuhkan!”

Yeay! Zhin Yin menyembuhkan ayah.”

Tao tertawa sebagai respon dan mengelus kepala gadis kecilnya. “Anak ayah pintar.”

“Ciii…uummm…” Li Jun kini merentangkan tangannya lebar-lebar pada Tao. Oh, ternyata Li Jun juga mau memberi Boo Boo Kiss pada ayahnya. Li Jun pun memberi satu kecupan kecil di mata Tao (ditambah saus tomat dan nasi sebagai penghias).

“Terima kasih, Li Jun,” ujar Tao seraya membersihkan matanya dan dia bahagia.

Entahlah, hal sederhana seperti ini membuatnya tersenyum tanpa henti, bagaimana dia melihat Zhin Yin makan dengan lahap dan Li Jun memeluk boneka Minionw-nya. Saat itulah Tao menyadari mungkin tidak apa tidak menjadi agen rahasia Wolf 88, tapi dia bisa menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya—Kungfu Panda appa.

Lalu sebuah pikiran random merasuki kepalanya. ‘Boo Boo Kiss…jika ini adalah pengobatan untuk segala macam penyakit, berarti Zhin Yin menyembuhkan semua orang dengan Boo Boo Kiss ini dan—apa? Semua orang! Hei! Berarti dia juga mencium anak laki-laki yang mengeluh sakit?! Apa-apaan ini!

Tao baru saja membuka mulut untuk protes terhadap gadis kecilnya, namun terdengar suara kaca pecah memotongnya.

 

 

Prraaang!!!

 


Dan Tao tahu apa yang selanjutnya terjadi.

 

Suara tembakan memekakkan telinga. Dia langsung bergerak melindungi kedua anaknya dengan tiarap di bawah meja. Keadaan mulai kacau diiringi suara tembakan dan teriakan para pengunjung. Hell, kenapa hal kriminal harus terjadi di pagi yang indah (bagi Tao) saat dirinya sedang bersenang-senang dengan kedua anaknya?! Tidak adil!

Namun, Tao segera menghapus segala macam pikiran itu—lebih tepatnya blank, karena dia baru saja melihat para pria bersenjata masuk ke belakang meja counter dan mengambil seluruh uang di kasir. Dan yang terpenting di sini adalah mereka memakai baju hitam dengan lambang jaguar di punggung mereka.

 

Anak buah Lee Hyukjae!! Apa yang mereka lakukan di sini?

 

Emosi. Marah. Benci. Dendam. Semuanya berkumpul jadi satu dan Tao ingin segera keluar dari bawah meja lalu memukul mereka satu persatu.

Ya, dia akan melakukannya dua detik kemudian. Namun, satu tangan kecil memegang tangannya—menahannya dan Tao ingat dia sedang bersama kedua anaknya.

“Ayah…”

 

Tao dilema.

 

Dia harus mengejar Lee Hyukjae, tapi bagaimana dengan anak-anaknya?

 

“Ayah, aku takut,” suara kecil Zhin Yin melantun di tengah-tengah tangisan Li Jun yang keras. Tao menggigit bibirnya. Dia mengambil sebuah resiko besar dalam hidupnya, terkadang dia bisa juga jadi gila jika di bawah situasi yang terlalu menekannya.

“Jangan takut, sayang. Ayah bersamamu. Sekarang dengarkan ayah baik-baik. Kita akan pergi ke mobil—“ ugh, Mayleen akan membunuhnya jika tahu hal ini. “—dan kita akan bermain sebuah permainan bernama ‘tangkap penjahat Lee Hyukjae’. Ini permainan yang seru, Zhin Yin, percayalah pada ayah. Oke?”

Zhin Yin mengangguk cepat. Dia tidak tahu bahwa permainan itu nyata, mereka akan sungguh-sungguh menangkap Lee Hyukjae, dan ketika ada kesempatan, Tao mengendap-endap dari balik meja-meja bersama kedua anaknya, pergi keluar menuju mobil dan beruntunglah mereka sampai dengan selamat.

Tao segera memasang seatbelt pada kedua anaknya. Sepintas Tao melihat seorang pria ber-jas hitam masuk ke dalam mobil, berambut pirang, dan wajahnya tirus. Tidak salah lagi itu adalah Lee Hyukjae. Hal itu pun membuatnya menggeram pelan sembari menancap gas mengikuti mobil Lee Hyukjae.

“Pegangan yang erat, anak-anak.” Seringai menghiasi wajah Tao. Dia melirik pistol Glock-17 di dashboard dan siap beraksi bersama kawannya itu.

 

“Kita akan menangkap Lee Hyukjae.”

 

***

Ini bukan film aksi.

 

Tao bukan pemain film. Tentu saja.

 

Jadi saat dia berpikir ini akan seperti film-film aksi yang penuh kejar-kejaran dan tembak-tembakan layaknya film James Bond, dia pun salah besar. Dan ini adalah kesalahan keduanya.

Singkat cerita, beberapa menit yang lalu dia hampir saja mendekati mobil Lee Hyukjae—bersiap membuka jendela dan menembakkan peluru dari pistol kesayangannya. Setidaknya dia bisa memecahkan ban mobilnya atau merusak bumper-nya, tapi Tao tidak cukup dekat maka dia mengambil jalan pintas di samping gedung dan ternyata…

 

Dia malah terjebak macet.

 

“Ayah, apa kita tidak jadi bermain ‘Menangkap Penjahat Lee Hyukjae’?” cicit Zhin Yin menatap ayahnya yang sedang mempertemukan kepalanya dengan stir mobil berulang kali.

Tao memandang nanar lampu merah di depan sana. Masih 123 detik lagi sebelum lampu hijau. Dasar Huang Zitao bodoh!

“Ya, kita…tetap bermain permainan itu. Ini—” dia mau menangis. “—hanya sedikit macet. Ya, sedikit macet.” Dan aku kehilangan Lee Hyukjae.

“Oh, baiklah. Hei, Li Jun, kau lihat apa?”

Tao tidak memedulikan mereka, mengetuk-ngetuk jemarinya di stir mobil dengan sabar. Mengapa waktu berjalan begitu lambat ketika dia benar-benar ingin berlari seperti ini dan waktu begitu cepat berjalan dikala dia butuh tidur lebih dari delapan jam? Hidup ini terkadang tidak adil.

Rawrrr!! Itu gambar macan ya?”

“Kuuu…ciiiing!”

“Bukan, Li Jun. itu bukan kucing. Itu macan.”

“Kuuu…ciiing!”

Zhin Yin pun menepuk pundak Tao dan bertanya, “Ayah, itu gambar kucing atau macan?”

“Hah?” Tao mengangkat kepalanya malas—menoleh sejurus dengan apa yang Zhin Yin maksud dan—

“ITU ANAK BUAH LEE HYUKJAE!!” teriaknya heboh ketika melihat sekumpulan pria berbaju hitam dengan lambang jaguar di punggung mereka, melintas jauh di belakang mobil mereka, masuk ke dalam sebuah gedung tua pinggir jalan. Tao segera memarkirkan mobilnya di tempat aman, mengambil pistolnya dan menoleh kepada anak-anaknya.

“Anak-anak, tunggu di sini. Jangan kemana-mana. Ayah…ayah akan menangkap Lee Hyukjae dan kembali secepat mungkin kesini, mengerti?”

“Jadi kami tidak ikut bermain?”

Ya Tuhan, ini bukan permainan! “Tidak. Kau dan Li Jun sampai di level ini dan ayah yang meneruskan level selanjutnya.” Dia sedang mengarang bebas.

Satu anggukan dari Zhin Yin, itu berarti Tao bisa mengunci mobilnya, membuka sedikit jendela (karena dia tidak mungkin membiarkan anak-anaknya terkunci dengan mesin yang menyala) dan dia berlari memasuki gedung tua itu diam-diam.

 

***

          Gelap.

 

Tao tidak bisa melihat apa-apa. Matanya memicing ke setiap sudut tempat yang ada sambil menutup hidung karena bau apek yang menyengat. Dia tadi sudah mengalahkan dua penjaga pintu dengan memelintir tangannya, kemudian memukul perut si penjaga yang satunya dengan satu kali tendangan. Ada kalanya dia bangga mempelajari gerakan wushu sejak kecil.

“Katakan!” desis Tao memiting pria kecil itu. “Di mana Lee Hyukjae?!”

“L-lantai e-enam…aaacks—“

Tao hendak memukulnya hingga pingsan, namun sebelum itu dia bertanya dengan nada was-was. “Apa lift-nya berfungsi?”

“T-tidak…kau—kau h-harus n-naik t-tangga.”

Mendengar jawaban itu, Tao pun protes. “Hei! Yang benar saja, lagi-lagi aku harus naik tangga untuk menangkap bedebah itu! Ah, sial!” lalu dia baru memukul si penjaga sampai ambruk—tinjuannya penuh kekesalan.

Please, naik tangga itu melelahkan!” keluhnya sebelum menaiki tangga satu persatu. Lama-kelamaan dia muak juga dengan situasi seperti ini.

 

Dia bertemu lagi dengan anak buah Lee Hyukjae di tangga, hampir terpeleset karena yang satu ini bertubuh besar, penuh otot dan wajahnya seram ketika Tao tak sengaja menimbulkan suara dan tertangkap basah oleh si pria ini.

“Kau mau kemana,” geramnya. “orang asing?!”

Tao bersandar santai di dinding sebelahnya sambil nyengir, “Aku mencari Lee Hyukjae, sekarang minggir dari jalanku, dasar babi gendut!”

Si pria ini mengepalkan tangan, dia tidak bersenjata, tapi tetap saja Tao membayangkan kerusakan apa yang akan dia alami jika tangan itu memukul tubuhnya. “Kau menantangku?”

“Apa aku terlihat seperti ingin mengajakmu bermain boneka, hah?” Aw, itu cukup membangkitkan amarah si pria besar ini dan satu tinjuan melayang ke arah Tao, hampir mengenainya kalau saja Tao tidak cepat menghindar. Alhasil, si pria ini malah meninju dinding dan menimbulkan sebuah lubang besar di sana.

Tao melongo, melihatnya bergantian antara dinding dan pria itu. “Wow, dude. Mungkin kita bisa mengobrol sebentar, siapa tahu kita bisa jadi teman, iya kan?”

Satu tinjuan lagi mengarah padanya dan Tao menunduk agar tidak kena. “Terlambat. Aku membencimu,” ujar si pria besar dengan nada datar, kemudian dia menyerang Tao berkali-kali. Gerakannya lambat, tidak bisa mengimbangi pergerakan Tao yang begitu cepat menghindar seperti hewan citah.

“Ha! Kau tidak bisa mengenaiku ‘kan! Kau lambat dan aku cepat!” yang Tao lakukan selama sepuluh menit adalah menghindar karena dia tahu akan percuma jika dia melawan bahkan dia lupa total bahwa ada pistol di kantung celananya. Dia pasti kalah. “Kau tidak tahu siapa aku, hah?”

“Tidak! Aku tidak peduli!”

“Aku. Adalah. Huang. Zitao. Agen. 129. Wolf. 88.” Tao bersalto di udara, berhasil melewati si pria ini dan dia berhenti ketika menyadari perkataannya tadi. “well, tidak lagi sih. Aku dipecat kemar—woah!”

Pria besar itu menarik kakinya, mengangkat tubuh Tao di udara sebelum menghempaskannya ke dinding. Tao pun jatuh ke anak tangga dengan suara berdebum yang cukup keras dan dia meringis kesakitan. “Aw—kau s-sadis!”

Well, Tao, hidup ini memang keras dan pria ini memang sadis. Maka, detik berikutnya pria itu mencengkeram kerah kaus Tao, mengangkatnya cukup tinggi hingga kakinya melayang beberapa senti dari lantai. Pria itu bersiap meninjunya.

“T-tunggu!” seru Tao, pria itu menahan tangannya. “K-kau serius tidak mau mengobrol denganku? Asal kau tahu saja, semua temanku bilang aku ini orang yang ramah.” Tao menambahkan satu senyuman di akhir kalimat.

 

Pria itu terdiam, dalam hati Tao berharap siapa tahu hatinya luluh.

 

Tapi…

 

“Tidak. Aku membencimu!”

 

Bukkk’!

 

Tao kembali bertemu dengan kegelapan.

 

***

Tao bermimpi.

 

Yeah, kali ini dia bermimpi berada di rumahnya. Mayleen baru saja memasak pie buah yang lezat dan memanggilnya untuk makan. Wanita itu tersenyum ramah, menggenggam tangannya sebelum dia sadar tiba-tiba istrinya berubah menjadi pria berlengan besar dan kini pria itu memukul perutnya keras-keras.

“BANGUN!” teriak seseorang menyiram air dingin ke wajahnya. Tao mengerang kesakitan—membuka matanya perlahan, sedikit mustahil bagi mata kanannya yang nampaknya kena pukul lagi.

Sulit baginya mengambil napas dan samar-samar dia melihat satu wajah yang familiar—melambaikan tangan di depannya.

“Hai, agen 129. Kita bertemu lagi,” ujarnya riang.

“Ugh…” erang Tao. “Lee Hyukaje.”

Lalu wajah itu menghilang, Tao hanya mendengar suara langkahnya dan suaranya yang menyebalkan mengalun. “Jadi kau belum menyerah? Kau tetap mengejarku, hm?”

“A-aku tidak akan melepaskanmu…”

“Ugh, mengerikan. Aku takut,” kata Lee Hyukjae mengejeknya. “Kau harusnya datang dengan senjata di tangan dan menembak mati semua anak buahku. Tidak seperti ini…” dia menyentuh pucuk kepala Tao dengan ujung sepatunya. “Basah, terluka, lemah tak berdaya.”

“Kau brengsek, Lee Hyukjae…”

Lee Hyukjae tertawa terbahak-bahak. “Wolf 88? Wolf? Serigala? Apa kau bercanda? Kau bahkan lebih mirip kucing basah saat ini.”

Astaga, Tao semakin membencinya.

“Angkat dia!” suruh pria berambut pirang itu dan Tao diangkat paksa ketika kakinya begitu lemah, sekujur tubuhnya terasa sakit dan darah mengalir dari pelipisnya.

Lee Hyukjae berjalan mendekatinya, amarah terbesit di kedua matanya yang berkilat sadis. Dia menatap Tao dengan tatapan melecehkan. “Kau dan Wolf 88 harusnya tidak bermain-main denganku, agen 129. Kau bahkan payah dalam memegang senjata, huh! Sekarang—“ dia mencengkram wajah Tao, memaksanya melihat ke sudut ruangan itu, “—lihat akibatnya jika kau mencampuri urusan Lee Hyukjae. Keluarkan mereka!”

Napasnya tertahan detik itu juga. Tao mungkin tidak bisa melihat jelas, tapi dia kenal suara itu. Suara cempreng milik gadis kecilnya dan tangisan milik puteranya.

“Ayah, ayah! Tolong kami!”

Tao melihat dua pria besar memegang kedua anaknya di tangan. Mereka meronta-ronta ingin lepas, tapi tentu saja mereka tidak akan bisa.

“Lepaskan anak-anakku, Lee Hyukjae! Mereka tidak tahu apa-apa!” teriak Tao dengan sekuat tenaga berusaha melepaskan diri, apa daya dia juga tak mampu. Terlalu lemah.

“Ayah bodoh yang meninggalkan anak-anaknya di mobil. Ah, ya, maaf jika sebelumnya aku tidak memberitahumu bahwa aku adalah penjahat paling sadis. Aku tidak peduli mereka anakmu atau bukan dan apa mereka terlibat dengan ini atau tidak.” Lee Hyukjae tersenyum lebar, itu membuat Tao ingin memukulnya.

“Aaaaaaaa!!! Ayah, tolong!” jerit Zhin Yin kesakitan di ujung sana.

“Lee Hyukjae!!” Tao begitu frustasi. “Kumohon, tolonglah…” kini dia menangis. “Kumohon, lepaskan mereka. Mereka tidak ada sangkut pautnya dengan semua ini. Please, mereka hanya anak-anak. Jika kau ingin membunuhku, bunuh aku! Jangan mereka!”

“Cih, apa kau memohon padaku, agen 129?”

“Kumohon…” isak Tao dengan kepala tertunduk. “Kumohon, lepaskan mereka.”

Lee Hyukjae memutar kedua bola matanya sebal. Dia benci melihat air mata, dan menyuruh anak buahnya melepaskan kedua anak Tao begitu juga dengan Tao, maka mereka bertemu. Tao memeluk Zhin Yin dan Li Jun begitu mereka berlari ke pelukannya.

“Ayah, aku takut,” Zhin Yin menangis di bahunya.

“Ssttt, jangan takut. Ayah di sini bersama kalian,” ujar Tao menenangkannya.

“Ugh, drama di mulai. ‘Oh, ayah aku takut. Aku takut sekali, ayah’” ujar Lee Hyukjae meniru suara Zhin Yin yang cempreng. “Aku sedang dalam mood yang baik, perlu kau tahu itu, agen 129.” Dia tersenyum sembari mengeluarkan pistol dari dalam jasnya. “Aku akan membiarkan kalian mengucapkan beberapa patah kata perpisahan sebelum aku menghabisi kalian semua.”

Tao menghela napas, dia menatap kedua anaknya yang kini berhenti menangis. Tidak, dia tidak boleh lemah di depan anak-anaknya. Maka, dia terpaksa tersenyum, mencium pipi keduanya dengan penuh perasaan. Dia tidak menyangka bahwa hidupnya akan berakhir seperti ini. Tragis.

“Ayah menyayangi kalian. Ayah sangat menyayangi kalian.”

“Ayah…apa kita kalah?”

 

Tao tidak menjawabnya.

 

Zhin Yin menyapukan jari kecilnya di pelipisnya yang terluka, juga matanya. “Ayah terluka.”

Tao mengangguk sedih, “Ya, ayah tahu. Bisakah—“ suaranya tercekat. “—bisakah Zhin Yin memberikan Boo Boo Kiss agar luka ayah sembuh?”

Zhin Yin melakukannya. Dia mencium mata Tao dan Tao memeluknya lebih erat untuk mengenyahkan rasa takut itu. Dia menutup mata, membayangkan Mayleen, rumahnya, ah…Mayleen pasti akan sangat sedih karena kehilangan suaminya juga kedua anaknya.

“Maafkan aku, Mayleen. Maaf…” bisik Tao terlalu pelan.

 

‘Klik’

 

Well, selamat tinggal, agen 129 dan anak-anaknya.”

 

Tao siap. Tao siap merasakan sakitnya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Dorr!

 

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Tao membuka kedua matanya begitu mendengar suara tembakan. Tidak, dia tidak merasa kesakitan, karena faktanya tak satu pun dari mereka bertiga kena tembak.

Lalu detik selanjutnya yang Tao lihat adalah beberapa orang berpakaian hitam dan helm masuk ke ruangan itu, kemudian mereka memukul jatuh para anak buah Lee Hyukjae. Dia tidak tahu mereka siapa, mungkin kah mereka malaikat yang di turunkan Tuhan untuk menyelamatkannya?

 

Err, bukan. Mereka bukan malaikat.

 

“Paman Jongin!”

 

Hah? Jongin?

 

 

Tao menoleh ke belakang dan melihat Jongin baru saja memukul pria besar yang tadi meninjunya. “Hai, sobat. Aku datang di waktu yang tepat, bukan?”

“B-bagaimana kau bisa menemukanku?” sembur Tao antara percaya dan tidak percaya.

“Aku melihat mobilmu di luar. Hell, orang bodoh mana yang memarkirkan mobil di depan pertokoan. Kau tolol, agen 129!” Jongin tidak bermaksud mengatainya, dia malah tertawa sambil meninju pelan lengan Tao. “Hei, jangan bengong saja disitu. Bawa anak-anakmu ke tempat yang aman.”

Tao harusnya memeluk Jongin karena dia menyelamatkan bukan satu nyawa—melainkan tiga, tapi mungkin dia bisa melakukannya nanti setelah semua ini selesai.

“Hai, paman Jongin!” sapa Zhin Yin sebelum Tao membawanya pergi.

“Hai, cantik,” balas Jongin mengerlingkan sebelah matanya, lalu kembali memukul jatuh anak buah Lee Hyukjae.

“Paman Jongin keren ya, yah,” komentar Zhin Yin tersenyum terpesona akan sosok itu.

Tao mengerutkan dahinya, “Ayah juga keren.”

Tapi…oke, baiklah. Dia membiarkannya karena Jongin sudah menyelamatkan dirinya beserta anak-anaknya.

 

Lalu sayup-sayup terdengar suara Lee Hyukjae memohon dari kejauhan.

“Lepaskan aku, kumohon! Aku punya tiga anak dan dua istri di rumah. Kumohon, lepaskan aku! Aw—!”

Ups, ada yang sedang bermain drama. Batin Tao tersenyum lega.

 

***

Perjalanan pulang ke markas Wolf 88 sangat menenangkan. Li Jun dan Zhin Yin tidur di kursi belakang, sementara Jongin mengemudi mobil Tao dan Tao tidak dapat berhenti memperhatikannya seolah-olah dia naksir pada Jongin.

Kalau Jongin memperbolehkannya, Tao pasti sudah mencium pria itu dan melamarnya karena pertama, Jongin menyelamatkan hidupnya. Kedua, Jongin mengarang cerita bahwa Tao memanggilnya saat dia berhadapan dengan Lee Hyukjae—seakan penangkapan Lee Hyukjae ini berkat jasa Tao. Dan itu mengembalikan karirnya. Dia bukan agen rahasia amatir lagi. Kini dia agen rahasia resmi Wolf 88! Yeay!

 

Semuanya berkat Jongin.

 

“Aku mencintaimu, Jongin,” ujar Tao sebelum Jongin turun dari mobil.

“Ugh, menjijikan, Huang Zitao! Aku punya tunangan!” Jongin bergidik ngeri dan turun dari mobil, setengah berlari menjauh. Tao masih tertawa ketika mereka bertiga sampai di rumah.

 

Hah, mereka kembali dengan selamat sampai rumah. Tao senang.

 

***

Zhin Yin dan Li Jun pun tak bisa menyembunyikan hal itu saat bertemu ibunya di ruang tengah. Dia langsung bercerita panjang lebar soal permainan ‘Menangkap Lee Hyukjae’ yang katanya sangaaaaaaaaat seru.

“Lalu kami berlari melewati meja-meja diikuti tembakan, lalu…”

Tao hanya bisa mengedikkan bahunya sambil tersenyum, mengatakan bahwa itu hanya imajinasi anak-anak. Semuanya tak nyata dan Mayleen percaya.

“Sayang, ada apa dengan wajahmu?” tanya Mayleen tiba-tiba menyadarinya.

“Eumm…i-ini, aku terpeleset di toilet tadi.”

“Oh, malangnya suamiku. Ayo, pergi ke kamar. Aku akan mengobatimu.”

Tao pun mengikuti wanita itu ke kamar, membayangkan salep dingin dan sentuhan lembut sang istri di wajahnya. Ah, itu pasti menyenangkan.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

“Sayang, aku mau bicara sesuatu padamu.”

“Ya, katakan saja, Mayleen.”

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

          Brakk!

 

“AMPUUNNNN!!! Mayleen, Mayleen sayang, a-aku bisa jelaskan!”

 

Zhin Yin melongokkan kepalanya dari ruang tengah dan melihat sang ayah sedang merangkak mundur di lantai dengan ibunya memegang pistol di tangan, mengarahkannya pada Tao. Wow, ada apa ini?

 

“KAU MEMBAWA ANAK-ANAK KE DALAM MISIMU! APALAGI YANG BISA KAU JELASKAN, HUANG ZITAO, HAH?!”

 

“Memang siapa yang memberitahumu tentang ini??!!”

 

“KIM JONGIN! TADI DIA MENELEPONKU!”

 

Oh, sial! Kim Jongin benar-benar bedebah tingkat 10. Dia memang menyelamatkan hidup Tao dan karirnya, tapi dia juga MENGHANCURKAN BAHTERA RUMAH TANGGANYA!

 

“A-aku bisa jelaskan ini semua. Sayang, please, letakan pistol itu. Di sana ada pelurunya!”

 

“BIAR SAJA! AKU BERSUMPAH AKAN MELUBANGI KEPALAMU JIKA KAU MEMBAWA ANAK-ANAK KITA KE DALAM MISIMU, HUANG ZITAO!!!”

 

Zhin Yin pikir, ada orang yang lebih sadis daripada Lee Hyukjae.

 

Well, itu ibunya.

 

“Aku bersumpah! Aku bersumpah aku tidak akan membawa anak-anak kita ke dalam misi penangkapan penjahat!”

 

Oh, tentu saja.

 

Dia tidak mau membahayakan hidup anak-anaknya, kan? Karena dia menyayangi Zhin Yin dan Li Jun.

 

A bunch of babies.

 

 

THE END

A/N:

Halowww, readers! pertama-tama maaf ya karena ingkar janji mau ngepost sabtu malah hari minggu😦

Tapi Aku kembali dengan ABOB! Masih ingat kah series ini? xD maaf ya lama ngebuatnya T_T abis genre-nya begitu (lagian siapa suruh milih itu!) ya, abisnya aku…pengen…nyoba…/muntah beling/😦 Alhasil, selama aku nulis ini aku semacam kayak Suho gini…

Dan setelah selesai ngetik ‘THE END’ aku kayak Chanyeol…

nyengir-nyengir kuda gitu xD

Jadinya, eumm…mind to review? Enggak, ini emang enggak sekeren dan sedahsyat fic-fic action yang lainnya, tapi worth to try bagi sebutir/? Hangukffindo yang cuma bisa bikin fic comedy dan fluff heuuu

Tapi tetep seneng kok bisa ngelanjutin fic ini hahaha terima kasih untuk orang-orang yang sudah mendukung aku nulis, kasih aku semangat di twitter dan lewat komen (aku cinta kalian), walapun ada beberapa orang yang NAMPAKNYA TAK SUKA AKU MELANJUTKAN ABOB (iya gapapa, aku tetep sayang sama kalian, tapi bo’ong hahaha xD)

Okeh sampai berjumpa lagi di fic ABOB selanjutnya xD

 

Hint for the next ABOB:

NOT ACTION!

(kapan-kapan mungkin boleh nulis genre ini lagi hahaha)

Penulis:

A Ridiculous Writer :)

155 thoughts on “A Bunch of Baby [Tao the Kungfu Panda Appa]

  1. wooah kakak!! keren! dua jempol buat karya kakak
    katanya tgl 10 eh ternyata malah 11 padahal dari kemaren udah aku pantengin ini wp,tapi gak papa
    next siapa tuh kak ABOBnya
    can’t wait!! ^^😄

    1. Halloo sorry for this late reply :”)
      Dan maaf juga ya waktu itu telat sehari publishnya :”)
      Tapi makasih udah mau baca dan komen..and yes,.please wait for the next abob okay. Thankyou❤

  2. Kyaa~
    Aku masih inget series ini kok, nunggu malah ._.
    Aku cuman mau komen apa yang aku rasakan aja ya🙂

    Pertama: Aku ngerasain was was setengah ketawa geli. Gimana enggak coba? Lagi serius-seriusnya jalanin misi eh masih sempet duo maknae itu ngegosip di walkie talkie –‘
    Terus pas mau nembak, kirain mau mati itu si Hyukjae. Tapi? Pistolnya malah gak ada isinya😀 Pas cari yang lain lagi malah isi toko mainan yang keluar –a Kerjaan sapa nih nyelipin isi toko mainan?

    Kedua: Air mata hampir demo minta keluar /.\ huhuu
    Abisnya itu moment Tao sama anaknya fantastic (?) bingit ;__;
    Kirain mati itu si Tao sama Anaknya. Yeay! Paman Jongin penyelamat >o</

    "Aku mencintaimu, Jongin" <– GELI GAK SIH? INGET TAO, DISITU ADA ANAKMU /.\"

    Ketiga: Antara seneng, terhura(?), sama pengen ketawa gitu pas bagian Tao balik jadi agen beneran(?). Well, Mayleen istri yang baik juga sih, hoakakakk ._.v

    Overall, aku suka pokoknya aku suka pokoknya aku sukaaa
    Dan, Tao? Wajah boleh galak setengah menakutkan (Mohon maafkan aku ._.), Tapi hati dan cara berbicaranya? Yeah, You know what i mean lah :v

    Aku suka gaya tulisannya😀
    Peulis, itu gambarnya Suho gak nyante.. Mueheheh =D #NGAKAK

    POKOKNYA SUKA LAH! FIGHTING BUAT ABOB SELANJUTNYAA~
    (Mian kepanjangan ._.v)

    1. Halo park raera :)) sebelumnya sorry for this late reply dan makasih banget ya kamu udah baca dan ini dikomen.panjang.banget, aduh aku terharu :”)
      Terima kasih udah mau baca walaupun ini juga masih abal-abal actionnya, but I do appriciate🙂
      Makasih ya, maaf gabisa bales panjang2 as you do :”( tapi makasih sekali lagi dan jangan bosen nungguin abob selanjutnya ya. I’m on the way🙂

      Thankyou <_

  3. Hua….akhirnya muncul juga ABOB kungfu pandaku..udah nunggu2 dr kmrn nih chingu..
    Oh ya perkenalkan aku reader baru 98 line *bow
    ABOB nya terus dilanjutin ya chingu😀

    1. Halo s.harfi🙂 salam kenal dan selamat datang. Wah udh nungguin.ya waktu itu, duh maaf ya. Besok2 nanti aku jadwalin kalo mau publish deh :”)
      Dan makasih udah mau baca fic ini ya, juga buat komennya. Jangan bosen nungguin series ini ya. I’m on my way🙂

  4. aku nunggu ini loh, Kak. aku tadi refresh refresh blog ini mulu, dan akhirnyaa~~~
    duh, aku suka banget.
    Tao, oh my Tao, kenapa kamu seceroboh itu, Nak? sampe ketuker tas piknik sama tas ajaib (?)
    Astaga, Sehun! kenapa malah nggosip disituasi genting seperti itu?
    Jongin baik tapi bengis~
    Mayleen seribukali lipat lebih menyeramkan dari Hyukjae…
    Tao, Tao, kenapa bisa anak kecil diajak masuk ke misi berbahaya? kenapa bisa? gimana kalo tadi Jongin gak dateng? gimana nasib kalian? plis, Tao~ jangan membahayakan anakmu lagi.
    oke, sayang?
    KUNGFU TAO SAYANG!!!! SARANGHAE!!!!

    1. Halo G.Lin, pertama-tama maaf ya karena udah buat nunggu dan.ingkar janji. Aduh besok2 aku mau kasih schedule aja biar otomatis terjadwal dan kepublish langsung ficnya🙂

      Dan makasih banget udah baca dan komen. aduh gabisa bales panjang karena ini dari hape dan sekali lagi cuma bisa bilang terima.kasih yang sebanyak2nya🙂
      Jangan bosen ya nungguin series ini keluar🙂 i’m on my way to write the next abob tbh🙂

    1. Halo istrinyakris (oke ini uname yg bagus hahaha)

      Makasih ya udah baca dan.komen dan ya emang si tao blo’on banget seperti chanyeol haha xD
      Okeh, nantikan.abob selanjutnya ya. See ya❤

  5. aaaa~ ya ampun eon dira demi luhan yg dicouplein ama sehun, ini lucu bnget, bukan tapi super lucu, emt bukan tapi ini SUPER DUPER LUCU😄. .
    Ah ya ampun sejak dari awal baca udah ketawa gaje sampe2 dilempar bantal sofa ama ayah #DL loe tya# aduh siapa yg g bkal ketawa lihat ‘agen 129’ nembk seorang penjahat pake pistol pororo oh jangan lupakan barbienya,kocak bnget😄..

    Hwang zi tao emang cocok bnget jadi appa buat Zhin Yin dan Li Jun… Aduh mreka polos bnget seandainya mreka tahu sebahaya apa permainan ‘tangkap penjahat Lee Hyukjae’. Dan kyaknya tao lebh kocak dr pada ‘jong troll dae appa’ but stresnya 11 11 lah..

    Buat eommaMayleen, yg udah ganti.in eommaD.o yg suka ngamuk2 juga. Aq kash 4jempol, Mayleen lebh serem dri pada d.o yg ngamuk.. Smoga nasib tao ‘trselamatkan’ dr Mayleen #doa breng’ agen 147’#

    kyaknya udah cukup cuap2 koment yg gajelas ini, ini hrus diakhri.. Eon dira ini bner2 ngebyar penantian ABOB slama hmpir 2bln vacum. Ini bner2 bgus mengingatkan aq sma Jackie Chan. .haha eon dira ditnggu next abob selnjtnxa HWAITING EON DIRA.

    1. Halo halo…sebelumnya pengen bilang maaf karena publishnya lama dan.telat pulak dan membalas komennya pun juga begitu /pukul diri sendiri/

      Gabisa bales panjang2 karena ini dari hape, but THANKYOUUU SO MUCH DEAR !! Terima kasih udah sabar menunggu, terima kasih udah mau baca.dan makasih udah meninggalkan a lovely komen yang sangat panjang ini. Aaa terima kasih /lompat bareng.agen 129/ aku kira ini failed tp ada yang suka dan kamu bilang ini membayar segalanya jadi aku pun semangat lagi so…thank you so muuuuch! Ilafya❤
      Jangan bosen nungguinnya, I'm on the way to write the next abob❤

  6. di setiap fanfiction ka dira pasti selalu terselip nama ” JONGIN ” di dalamnyaaa , makasih kak … *cium baekhyun *eh😛

    pertama-tama aku mau bilang makasih banyak buat kak dira .. yg udh buat jongin kereeennn banget disini …. #aaaaaa ….. >,< *nyalain kembang api *buing-buing alaaa sehun😀

    btw … tao mirip banget sama PO si panda gendut yg ada di kungfu panda " ceroboh " -_- mana ada agen rahasia bawa barbie sama pistol pororo …. hahaaa😀

    oh , iyaaa kak … wajah nya eunhyuk emang ada tampang mafia narkoba yaa ? ._____. *kaget pas tau ada nama eunhyuk …😀

    ini kereeennnnn …. ditunggu ABOB selanjutnyaaaa🙂 (y)

    1. Halo halo…aaaa.sorry for.this.late reply and for all of the typo. Aku nulisnya dari hape huhuhu

      Oke, makasih yaaa say udah mau baca dan.komen. Aaaa nangis.pelangi aku :”) yap! Sama-sama, aku juga suka banget menyertakan nama jongin di.setiap ficku walaupun.terkadang dia.kubuat nista, tapi kali ini keren kan?🙂

      Makasih karena udah nunggu dengan sabar ya fic ini. Semoga kamu lebih sabar lagi nungguin yang selanjutnya karena aku lagi nulis🙂 see ya🙂

      (oh ya, tentang eunhyuk…believe me dear, I don’t even.know.why I.wrote his name in here, but i’m kinda like him hohoho)

  7. dr kmrn ud ditungguin n akhrnya dipost jg. pas bgd karakter tao panda disini mirip sm sifat aslinya tao yg biar serem tp kadang jg agak pabo wwkwkw #ampuntaoooo

    1. Halo christabelia_dahlia, maaf ya telat publishnya heuug ;;__;; besok2 gak lagi deh ._.v

      Terima kasih ya udah baca dan komen yap! Emang si tao.ini aku rasa karakternya kurang.lebih sama.deh kayak.di fic. Tampang garang tp kelakuannya gitu.

      Okeh nantikan.abob selanjutnya yaaa :)) thanks

  8. hahahaha baca ini ngakak tauk hahaha
    tao bloon bangeeeettttsss😄 /ditabok tao/
    apakabar kalo jongin gak nyelametin udah tinggal nama doang si tao sama anak anaknya
    iyasih cocok hyukjae jadi penjahat -_- /bias/
    mayleen sadis hahaha X)

  9. Huaaaaa kak diraaaaa…
    bagus baguus ff nyaaa
    Akhirnya setelah sekian lama nunggu ABOB………
    Duh nyengir nyengir pas bacaa.. Well ff kamu slalu brasil bikin aku terpukau(?)
    Haha hangukffindo jjang!!!!!!!!

    1. Haloo…aduh maaf ya waktu itu publishnya lama dan telat pulak >.< tapi makasih ya udah mau nunggu sampe ini selesai dan publish. Makasih juga udh mau baca dan komen.

      Semoga gak bosen ya nungguin ini.update lagi :)) makasih

  10. KAK DIRAAAA!! GUE NGAKAK BOLEHH??? GUE JEMPALITAN, NGIKIK AMPE CEMILAN DIMULUT GUE BERHAMBURAN KAYAK CINTA AKU KE HUANG ZI TAO YANG BERHAMBURAN PENGEN PELUK DIA PAS KENA TONJOK MATAAAA (AOUH, PASTI SAKIT BABY!!)…

    YAWLOH!! GUE KEMAREN DAH HEBRING BGT!! TPI SETELAH NGECEK BLOG INI SEHARI SAMPAI PULUHAN KALI (please ini lebay) DAN TERNYATA BELUM ADA… EKSPRESI GUE WAJAH JUNMONEY DIATAS!! Xd

    but.. Skrang gue tertawa lepasssssssss….. Astagaaa!! Untung bukan Duijang!! Klo dia yang jadi agen…. *sandera aku Yipannn!! Aku relaaaaaaa* lol

    4 thumb for you!!! Heum… Kenapa mafianya harus Hyukjae?? Kenapa dia punya 2 istriii!!!! *apa ini* dasar bedebah ikan terii!!!

    Aaaaa Kak Dirraaa!! Tharanghaeyooo!!!!!

  11. Kak diraaaaa~ aku gak bisa gak ketawa waktu tao curhat sama sehun masalah makan. Omaigat, ada gitu dalam misi tapi masih mikirin masalah pribadi😮

    Oh aku makin penasaran sama anak2 tao, aduh pasti imut2 unyu2 cute2 lucu2 dan asadfghjkl banget!

    Oh my penyelamat jonginku! Kamu adalah orang terkeren sekaligus bangke yg pernah ada -abaikan ini-

    Kak, next abob aku tunggu! Minseok, kyungsoo, yixing, uri guardian leader menunggu giliranmu😀

  12. Kak Diraaaaa….
    Kenapa baru di post hari ini??? Aku nungguin sampe jam 12 malem coba *siapasuruh:P*
    Ya tapi nggak papa juga sih *tuhkan…
    Kak, tao itu parah,, bisa banget ngajakin anaknya main ‘Menangkap Lee Hyukjae’ itu penjahat TAO!!!
    Main ninggalin aja lagi di mobil, nggak tau apa, anaknya bisa diculik…
    Hadeuh… Bukannya telepon temennya malah maju sendiri, gini nih kalo abis dipecat,, ckcjckck..
    Untung jongin dateng, coba kalo nggak *jangan dibayangin oyyy*
    Mayleen… Kamu kok serem banget?? lebih serem dari hyukjae, aslian…
    Pokoknya kesimpulannya…
    I love this fic!!
    Thanks kak dira masih mau ngelanjutin seri abob:)
    Tapi jangan kapok ya kak buat fic gere action…
    Aku tunggu fic action selanjutnya

  13. oke ini keren…
    astaga, setiap seri abob itu lucunya cerdas dan ringan dan enak dibaca dan kereen semua..
    oke, ignore that ..
    penokohannya sesuai dan buat saya yg sebetulnya masih newbie suka sm exo, itu suits well sama tu cowok cowok..
    final words, keep writing ya thor..
    fighting!!

  14. Aaaaaaaaaa~ Dira eonnie😄 Ini katanya dipost hari sabtu kenapa malah dipost hari minggu~ :< Tapi ngga sia-sia penantian saya(?) karena ini fic bener-bener memuaskan banget😄 Wahahahah(?) Itu Lee Hyuk Jae pantes banget dijadiin mafia wkwk,mana istrinya dua lagih hakhak😄

    Action sama comedy-nya terasa banget,eon. Pokoknya nice banget ini :'3 Good Job! Ditunggu loh ABOB yang lain :3

  15. HAHAHA PERMAINAN MENANGKAP LEE HYUKJAE!😄 kenapa jadi ada eunhyuk di siniii wakakakak si unyuk mukanya kaya kriminal sih ya *ditabok jewels
    OH MY TAAAAAOOO keren bangeut sih kamu di siiiniiii hihihi sangar” tapi bawaannya pistol gambar pororo dan boneka barbie hihihi
    Aku suka! Cuma actionnya rada kurang mnurut aku *efek keseringan nonton action* tapi gapapa! Aku suka pokoknya dan aku suka semua ABOB hihi keep writing yaaaa

  16. DIRAAAAAAAA
    pantes bilangnya ada kesukaan aku disini, kirain siapa ternyata LEE HYUKJAE hehehehehe
    ACKKKKK SUKA ACTIONNYA LUCUK (?)
    tao gila ah😦
    kenapa mesti tao sama Jongin sih😦
    aku lagi kesengsem mati-matian sama mereka :”(
    aduh dir, suka pokoknya
    gatau mau ngomong apalagi hehehe :”)
    AH TAPI LEE HYUKJAE KENAPA PUNYA ISTRI DUA ITU SIAPA COBA????

  17. KAK DIRAAA YAMPUN KAMU TAU AKU CEK WP INI DARI KEMARIN DAN GAK ADA POSTING APA-APAAA /mewek/
    Kayaknya agak PHP, tapi yasudahlah kumaafkan. Kan kak dira ada kesibukan yak hehe/sotoyayam/
    Daaan aku PUAS PUAS deh sama series yang ini. Tao punya DUA anak soalnya, gk kayak yang lain. Hahaha gak gitu juga lah
    Eumm kalo boleh jujur ya kak, aku lebih suka ABOBnya yg asli dari 3 series pertama itu, soalnya yaah anak-anak EXOnya banyak berkeliaran gitu, dan mereka masi pada kuliah gitu kan ya heheu
    Well, karena aku nunggu banget yang versi Baeki jadi ya aku suka aja lah dilanjut /gakonsisten/ meski ceritanya udah keluar jalur, nggak berhubungan sama yang awal-awal
    Tapi tapi, lumayan lah actionnya kak, meski gak srek gitu penjahatnya si Unyuk, kan dia mukanya lucu garing gitu/ditoyor/ pake maenan pistol segala. haha xD
    Part awal bener bener malah mbikin ngakak lah ya. Trus kirain dia bisa nebus kesalahan, jadi yang terbaik buat anaknya kek yang Luhan dulu itu. Tapi, halah ngakak gilak lah. Dia malah mewek noh😄
    Ya kayaknya genre telah berubah jadi comedy wkwkwk
    Tapi tapi jangan berkecil hati/halah/ fluffnya kak dira sm angstnya bagus kok.. Hehehe juara mah, secara aku fans beratnya kakak loh/berpose/halah/
    Karena komenku udah rusuh banget nih ya, meski rusuhan komennya kakak di ff orang sih/plak/ kuakhiri dulu. Ditunggu series berikutnya yang not action hahaha
    Oh ya kak, salam kenal aku niswa 99liner hwehe/bow/ name authorku emang jung sang neul sih
    udah lah ya, aku komen via hp dan ngetiknya pegel sumpah/nunjukjariyangudahkeriting/
    Oke kutunggu next fanficnya yah, love you kak dira! muah/kaburkeluhan/

  18. tapi bener eon…. kan nulisnya ‘sunday, 10 august’ jadinya…. finishing tgl. 10 di post hari minggu.. #apaansihlo-_-

    kece abiiiiiiiis…..

    paaaaaa……pooooooooooy….!!! (re: daeeeeee……baaaaaaaak)

    kalau hintnya cuma ‘not action’ gabisa nebak dooong….

    cepetaaaaan yaaaa yg ‘not action’… apa!? gapingin eonni nglanjutin ABOB!? hell! gamungkin!

    yeaaay… genre action lagiiiii….. #yangmana?

    btw, daripada makin ngasal, mari saya akhiri komennya disini…. bye!

  19. Ka diraaaaaa makasih bangetttt ini FF jadi moodbooster aku banget!!! Aaaaa lucu sangat!!! Itu Tao agen rahasia apa anggota ibu ibu PKK? ceriwis sekali.. Kkkkk.. Duhhh untung anaknya masih utuh luar dalem punya bapak macem Tao
    Itu kenapa mayleen nggak daftar jadi anggota wolf88 aja? Kkkk biar tao jadi bapak rumah tangga…
    Huwahhhhhh
    DAEBAK!!
    Ka Dira JJANG!!!^^

  20. Aku udh ngerefresh dr kemaren. . . Akhrnya dipost juga. . ^^ jadi gak KaiSo disini, jadi TaoSo. .

    Aku suka bgt. . Biarpun gak nyambung sm yg kmaren tapi te2p keren and sweet.

  21. uwaaaaa jinjja ddaebakk ! jjangeyo jjang !
    aku suka fic ABOB ini😀
    next fiction nya aku tunggu ya, terutama ABOB nya ^^

    Ah iya, aku new reader disini🙂
    salam kenal ya eonnie ^^

  22. eonni…. Akhirnya akhirnya! Kirain tao bakal jd agen yg jago dan kece ternyataaa… Agak-agak -__- tp tetep aja kece. Pas nangkep eunhyuk di rooftop agak bikin cengo haha mana si eunhyuk nungguin lg. Aaah tp sweet pas tao nangis buat anak2 nya. Sukurin lo eunhyuk, mana ngeles lg punya anak 3 istri 2 hahahaha… Itu clue the next abobnya gk bisa lebih spesifik?

  23. rejeki banget buka wp ini dan langsung disambut ABOB… udah ketebak kalau Appa kali ini si Tao ><

    It Tao sama Sehun orang lg dalam misi masih sempat-sempat aja ngobrol soal perut wkwkwk. Dan lucu aja gitu ngebayangin muka Tao waktu mau ngambil pistol malah dapat pistol pororo ama barbie😄

    Pokoknya DAEBAK deh. I'm waiting for the next ABOB😉

  24. Haii thor !!!!!!!
    Gw suka gya eloo ,,,
    Maap thor bru bsa koment krg ,, stelah bca ABOB² sbelumnya …
    Akuu mauu ABOB slanjutnya itu baekki !! Yeyyyy ,, maybe sehun juga bolehh hihi …

  25. LOL~ kalau aku bayangin pas pistol pororo yg dikeluarin tao ,hahahaha..trus bayangin ekspresi muka tao pas di marahin sang istri..dan membayangkan batapa kerennya jongin *kibasRambut hahha

    ditunggu ABOB selanjutnya yah diraa~❤

  26. Okok,
    well permintaan maaf diterima,
    bneran dech, kayak.a kemarin malam menunggu dgn setia ini epep, tpi nyata.a gak muncul2 juga,
    yahh, wlaupn gtu tep aja ini epep kren,

  27. Oh iya, ketinggalan..
    ABOB tetap dilanjutin yaa, sampai smua member dpt gliran jadi ayah,
    trus, bt next.a kakak jangan buat action lagi, kasian anak2.a.
    Bayangin aja gimana papa troll dengan dong.dong msal.a? Atau monggyu dgn papa goofball.a?
    Hhahaha, tapi tetap aja smua ayah2 tercinta ini sama gila.a..
    Thumbs !

  28. secara keseluruhan aku suka sama ff ini >3< bagus bngeeet TT__TT aku tunggu semua fic,mu lah kak kalo gini xD salam peluk cium dari aku mumumumumumum ^3^
    wkwkwkwkw
    eh kak widgetnya buat siders bgus deh kak xD dio.nya tapi kenapa kayak menye gitu TT___TT suamiku tuh kak X((

  29. AAK KEPOTONG LAGI SEBEL !!!
    secara keseluruhan aku suka sama ff ini >3< bagus bngeeet TT__TT aku tunggu semua fic,mu lah kak kalo gini xD salam peluk cium dari aku mumumumumumum ^3^
    wkwkwkwkw
    eh kak widgetnya buat siders bgus deh kak xD dio.nya tapi kenapa kayak menye gitu TT___TT suamiku tuh kak X((

  30. secara keseluruhan aku suka sama ff ini >…3..< bagus bngeeet TT__TT aku tunggu semua fic,mu lah kak kalo gini xD salam peluk cium dari aku mumumumumumum ^3^
    wkwkwkwkw
    eh kak widgetnya buat siders bgus deh kak xD dio.nya tapi kenapa kayak menye gitu TT___TT suamiku tuh kak X((

  31. secara keseluruhan aku suka sama ff ini >//////3////< bagus bngeeet TT__TT aku tunggu semua fic,mu lah kak kalo gini xD salam peluk cium dari aku mumumumumumum ^3^
    wkwkwkwkw
    eh kak widgetnya buat siders bgus deh kak xD dio.nya tapi kenapa kayak menye gitu TT___TT suamiku tuh kak X((

  32. secara keseluruhan aku suka sama ff ini xD aku bngung mau komen apa kak xD sebenernya aku gak seberapa suka action sih xD tapi karena ini Tao *TAO MEN!! KUNGFU PANDA TAO!! INGET ITU* aku bela-belain baca xD
    aah kata siapa kecewa kak? aku malah seneng kak dira rilisnya hari minggu xD pas banget aku udah sampe dirumah soalnya xD wakakakakaka
    terus2 itu tao lucu banget aduuuuh >3< khas kak dira bgt narasinya xD aaakk *keinjek*
    eh ada yang nggak suka sama ff.mu ya kak? siapa kak? siapa? sini suruh maju!! *angkat lengen baju**sok jagoan**emang jagoan*
    aaah aku gak ngerti mesti ngomong apa lagi kak xD bagus bngeeet TT__TT aku tunggu semua fic,mu lah kak kalo gini xD salam peluk cium dari aku mumumumumumum ^3^
    wkwkwkwkw
    eh kak widgetnya buat siders bgus deh kak xD dio.nya tapi kenapa kayak menye gitu TT___TT suamiku tuh kak X((

  33. Aaaaah keren banget ;-; mau nangis pas baca bagian tao lagi nyuapin anaknya D’X
    Tenang aja kak, aku suka kok kakak ngelanjutin abob! Lanjutin ya kaak :* fighting!

  34. Ninggalin komen dulu ahh, bacanya nanti😀 /plak/

    Kak dira, aku ngfaaaaaans bangeeet sama kakak :3 /teriak pake toa/

    tulisan2 kakak itu sesuatu bgt😉 /goyang bulu mata syahrini/

    apalagi abob series itu, yg bikin aku pengen jadi anak2nya appa2 keren kaya mereka /tarik exo appa/

    tapi beneran lohh, tulisan kak dira itu keren! Membuat hal biasa menjadi luaaar biasa (?)🙂 ceritanya simple, menarik, ngena, dan gak bertele tele (?)

    okehh, sekian pidato panjang saya.. Keep writing!
    Bye😀
    /dada bareng baekki/

  35. KAK DIRAAA, KEMARIN AKU BOLAK BALIK BUKA WP KAKAK SAMPE JAM 12 MALEM DEMI NUNGGUIN INI, TAPI GAK NONGOL JUGA ABOBNYA–”

    tapi tadi waktu tau abobnya udah muncul…
    OH YA TUHAN DEMI HAHAHA-NYA CHANYEOL.. AKU SENAAANG HAHAHA… (oke ini lebay, back to normal._.)

    agak dagdigdugseerrr bacanya, bagus bagus bagus banget..><
    susah pasti ya bikin genre kayak begini? aku aja belajar bikin ff gak pernah bisa sampe end, palingan juga putus tengah jalan TT

    DAEBBAK POKOKNYA, AKU NUNGGUIN NEXTNYA LOH:$ BYUN BAEKHYUN KAH??

  36. diraaaa,..
    bru komen skrng pdhl udah baca td pagi,.. /plak/
    aduh si kungfu panda appa,..
    ini jiwa kebapakan kebawa ampe kerjaan,.. /kicked/
    si tao kocak bget,..
    percakapanany am sehun, entah mw nyalahin siapa yg mulai, orang lgi2 serius dlm misi, mereka sibuk bicarain hal gk penting,..
    untung ad si kai yg getok helm kl kgk trs pembicaraan merambat ke masalah rumah tangga,.. #ngarang
    entahlah antara kasian ampe pengend ketawa pas dia dipecat,.. /d’wushutao/
    trs pas ngajak2in anak2nya maen tangkap penjahat lee hyukjae,..
    hahaha,..
    tao lho seorang ayah atw ap sih? tp susah jg sih antara kerjaan am klwrga,..
    tp atas tindakannya dia dpt reward deh,..
    ehm, jd agen ttp wolf 88,..
    sekaligus reward dr istrinya,..
    huhuhu,. syukurin,.. /slapped/
    kai emang daebak,..
    ehm, tp paling suka pas bag. boo2 kiss,..
    ehm, i2 semacam kue lapis legit,..
    manis bnget,..
    ok , d’tgg ABOB serie n’ tulisanan lainnya,..
    fighthing!!😀

  37. author! demi cacar yg nempel dikulit mulus baekhyun aku suka bgt ama fict ini. salah. aku suka semua fict yg author buat xD
    untuk fict ini aku no comment. soalnya ini udah bgs dan udah sesuai bgt ama expektasi aku dari kemaren author ngash spoiler. daebak! tebar konfeti.
    oh ya, mau ngingetin, baby jongginie belum dibuatin fictnya, padahal baby baekkie (oh ya ampun, ini yg paling favorit xD), soo – soo, sama sehunnie udah ada, tinggal si sulung jongin nh xD
    dan maaf dibeberapa fict aku ga ninggalin jejak sama sekali *dicubit* *pakebibiryixing*

  38. eonni, gara-gara baca ini aku dianggap gak waras sama adik aku -,,-
    ketawa ngakak sendirian dikamar baca ABOB itu… *lol*
    dari awal sampe akhir gak berhenti tahan ketawa, ini sungguh koplak
    action-nya gak kerasa *minta gampar*, mungkin aku udah klop banget sama gaya tulis eonni yang derp kayak chanyeol namun fluff kayak suho (?)
    tapi kapan-kapan bikin lagi yah,, pleaseee *puppyeyesalabaekkie*
    sekian, aku sakit perut sekarang gara-gara ketawa .__. *who cares?*
    aku tunggu the next ABOBnyaa~

  39. Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    My Baby Panda :*

    Pistol biru pororo -_-
    agen macam apa dirimu huang zitao??????
    Tapi tao keren deh, tipe tipe ayah yang sayang banget sama anak
    walaupun mata udah kena saus tomat dan dihiasi nasi tapi tetep aja senyum sama anaknya, bapak impian..

    Tapi tao emang bego banget ya jadi agen, ada gitu agen yang malah menawarkan untuk ngobrol sama penjahat? cuma huang zitao ._.

    Jongin, kasian banget lu ya
    udah dapat partner yang ‘agak’ semacam tao
    eh pas nolongin malah dikatain bedebah -_-)d

    Next ABOB siapa ya??????

  40. Waaaa thor aku selalu baca berulang2 series ABOB nya dan selalu ketawa ketiwi saking senengnya!!! Duh jatuh cinta aku sama fic ABOB nya muahhh :))) diterusin sampe lengkap 12 ya thor,klo uda 12 nambah lagi 6 apa 7 buat boyband lain hehe🙂

  41. Hai kak Diraaaaaa aku reader baru blog ini, salam kenal yaaaa🙂
    kemarin aku ngubek2 ff di ifk. aku juga tertarik sama ABOB seriesnya! lucu banget dan genre comedynya gak nanggung-nanggung. emang mereka mah spesialis papa extraordinary wkwkwkwk

    well, aku cinta mati sama ABOBnya kris&chanyeol, cuma begitu baca semuanya keren semuaaaaaaaaa! yang ini juga keren kok. walaupun genrenya action, tapi kelebihan dari ABOBnya [sukanya ngelibatin anak kecil yang gatau apa-apa jadi tau apa-apa lol] itu tetep ada.

    sebenernya sayang sih, tao malah lebih keliatan jadi mafianya hihihihi><

    keep writing kaaaaaaaaaak! aku nunggu ABOB selanjutnya^^

  42. Astaga.. ini lebih menegangkan. :3 kalo aku sih mau jadi anaknya tao fufufu😄
    jangan berhenti nulis abob kak.. T^T yang lain belum kebagian adegannya wkwk ..
    hwaiting ‘-‘)9

  43. hahaha lucuuu!!
    demi apapun comedy-nya lebih dapet daripada action-nya *dicekek author*

    thanks banget buat author krn pas aku galau, aku membaca ff ini dan now.. i’m in good mood🙂

    keep writing and update soon!🙂

  44. huwaa akhirnya ffnya muncul juga!!!!!! keren kak, lucu banget.
    disini si Tao sial trus kayaknya ya… daebak….!!! dtunggu ff yg lainnya.

  45. adegan paling epik adalah pas Tao ngeluarin pistol pororo. okelah diraaa okeee, terus aku harus ngakak gaya apalagi deh ya pas bagian itu. dodol banget!
    boo-boo kiss, kamu dapet dari mana itu? agaknya unyu sekali kalo diaplikasikan di kehidupan #tsaah x) dan sialnya ngakak lagi pas Tao mikir anak anak ceweknya ngasih boo boo kiss ke temen-temen cowoknya di sekolah.
    tangkap penjahat lee hyukjae adalah permainan terdodol yang pernah ada, kebayang pas dia ninggalin kedua anaknya di mobil dengan bilang, ayah yang lanjut level selajutnya. well, antara pengen ngejitak dan nendang, eh bisa sih sebenernya sekaligus. oke ngakak lagi.
    mayleen, oh tidaaaaaaaaaaaak! dia kalo jadi target wolf 88 bisa-bisa semuanya kalah telak! galak bo galak x) padahal pas di awal itu so nampak sangat lembut yah dia, huahahaha.
    seperti biasa, abobnya keren! dan semoga kamu masih mau nulis untuk member yang belum kebagian, tanpa ngacuhin segelintir orang yang uhuk gasuka abob dilanjutin. keep writing dira x) terima kasih atas abobnya!

  46. KAK DIRA INI SERUBANGEEEEET HAHAHA😄
    SERING-SERING BUAT ACTION KOMEDI KAYAK GINI DOOOOOOOOONG🙂
    Hoho
    Aku ketawa jam 1 pagi dong kak, gegara baca ini dan gak bisa berhenti ngakak karena ngebayangin wajah Tao yang sangar tapi sebenernya gak sangar itu. Haha😄
    Ayah macam apa Tao ini bawa anaknya ke misi lawan gembong narkoba!!!
    Astaga! Kak Dira emang jagonya buat komedi fluff macem begini, tapi sekarang nambah, ada actionnya!!! Yeey!

    Di awal cerita itu, waktu Sehun sama Tao ngobrol di walkie talkie, rasanya mau gegulingan di kasur… Itu…mereka…apa-apaan sih sebenernya -_- ngobrol seromantis itu di walkie talkie yang dipake buat ngirim informasi buat misi?! Sehun! ._.
    Dan adegan naikin 6 lantai menuju rooftop itu pasti gak enak banget /pukpuk Tao/ itu sumpah ngakak, kirain bakal ketemu itu senjata api. Ternyataaaaa😄 ada pistol pororo sama barbie! Wakakak, langsung dateng perasaan gak enak, misinya pasti gagal dulu dah. Apalagi begitu Hyukjae disuruh nunggu. Please Tao -_- Ah, baru keingetan disini ada om Eunhyuk!!! Haha welcome to ABOB om Eunhyuk😀
    Eniwey Kak Dir, itu Jongin sekeren apa ya ngebasmi semua anak buah Hyukjae…Uh, jadi mau nonton Jongin feat Tao ngebasmi orang-orang jahat bertampang culas /alah/

    Adududuh, kebersamaan Tao sama Anaknya itu so sweet banget, Tao sebenernya baik kan, cuma sibuk ajah T,T huhu, dan ceroboh dia tuh, hoho…
    Dan seharusnya Tao berterimakasih sama anaknya yang cinta mati sama Minion itu karena jadinya bisa nemuin Hyunjae di MC’D, nemu anak buah Hyukjae gegara bilang macan kucing, dan ngebiarin Jongin nyergap Hyukjae…Aduuuh ada paman Jongin yang ganteeeng😄 haha
    Adegan memohon itu so sweet banget suer… demi anak apasih yang engga… TAPI LOE NINGGALIN ANAK LOE DI DALEM MOBIL TAO?! O,O

    Ah, endingnya the best Kak Dir… Segalak dan setangguh apapun Tao, tetep aja kalah sama emaknya anak-anak. Karena Tao gak mungkin nodongin senjata ke Mayleen kayak dia nodongin senjata ke Hyukjae kan? Haha🙂
    Suka banget kak Diiiir😉 Ini bahkan lebih menghibur dari Chanyeol dan Monggyu nya dan Chen sama Dongdongnya :’) Seenggaknya mereka gak buat anak-anak mereka ditodong senjata sama penjahat macem Hyukjae :’) Ini parah banget Taoooo😄

    Oh, banyak banget yang mau diomongin… Intinya ini seru, menghibur, menyenangkan, asik, segalanyaaaa😄
    Thanks to made this good story, Kak Dir, ini sangat menghibur… Jangan dengarin orang ah, banyak yang suka ABOB series tauk Kak Dir😛 haha
    Don’t said only fluff and comedy, making people touched and laugh is not easy, but you make it easy haha😄

    Who’s the next appa? Sehun? Or Your lovely Baekhyun? haha😄

  47. waaa ini kece, seru bikin tegang dan bikin ngakak!!
    pistol pororro?
    boneka barbie?
    omegat!!
    i just cant speechless….
    i want next abob is my lovely byunbaek, or kyungsoo eomma?

  48. Demi Luhan yang menyukai hello kitty, kak dira!!!! ini seru, lucu, keren, mengharukan….. aaaaaaa suka banget pokoknya!!
    but please, itu di awal ga enak banget ya, boneka barbie, dan pistol mainan astagaaaa hahahaha
    dan jongin, kau benar-benar bedebah hahahhaha sehabis menolong tao dari kawanan penjahat, kau melemparnya ke kandang buaya ganas!!
    kenapa tao ga jadi protes soal anaknya memberi boo boo kiss pada anak laki2 di sekolahnya?!
    pokoknya aku tunggu terus kelanjutannya kak!!

  49. YAAMPUN PAMAN JONGIN AAAAAA PAMAN JONGIIIINNNNNNNNN /salahfokus

    huahaha ini apaan tao koplak banget masa bawa pistol2an pas misi-_-
    zhin yin lucuk banget kaaakkk gemessss~ lijun belepotan saos tomat sini noona lap-in~

    tao huauaua kamu papah ideal/? untung kamu ga nangis abis ditinju anak buahnya hyukjae.______.
    well written banget kak! aku pernah nyoba2 bikin action tapi totally failed T_T
    ah pokoknya aku nungguin abob selanjutnya okeeeeee

  50. Kak dira ampun kak ;; aku capek berguling cuma garagara abob nya di post ;_; maafkan diri ini pas pertama baca cuma comment di twitter sekarang aku dapet hidayah jadinya langsung comment disini ;; aku lemah kak baca fanfic kakak rasanya aku pengen remes li jun yaampun li jun semoga kita berjodoh ;;3. Sekian dan sama sama :3

  51. ahaha..
    Tao terlampau cute buat jadi agen.. Haha..
    Aah.. Author-nim.. Sepertinya anda lebih cocok dgn genre komedi deh.. Hehe..
    Ditunggu ABOB berikutnya..

  52. KAK DIIIRRAAAA!!!!!! *Lagi” Capslock

    AKU SUKA SAMA TAO!!! *lagi” berpaling -__-” /abaikan/
    Aku nangis loh baca adegan Tao yang mau ditembak /pake pistol loh ya/ sama Hyukjae.. BAD HYUKJAE.. Kenapa Hyukjae? (KENAPA?)

    Dan aku akui scene actionmu SUKSES KAK…
    SUUUKKKSSEESS BERRRAAATTT!!! /standing applause/

    Yah pokoknya gitu deh…
    Oke kak… Ditunggu ABOB selanjutnya..
    PLEASE BUAT D.O ATAU LAY T_T /kneeling/

    Love you Kak :)))
    KAK DIRA JJANG!! /semangat 45 berubung mau 17-an/
    HAHAHAHAH😄

  53. Kereeeen😀
    wkawkawka
    Tao jadi agen rahasia tapi tingkahnya konyol gitu :3
    Hahaha
    Tapi keren kok kak Dira:D
    Dua jempol deh pokoknya
    Next abob siapa kak?
    Suho, lay, D.O. ..atau?._.
    Aku tunggu ya kak heheh
    Bikin juga yang anaknya kembar doongs /plak

  54. aku telat baca -,,- jadinya aku ngakak di tengah malam buakakakak xD
    Duh adegan pas si Tao salah pistol itu nge-lol bgt xD
    adegan tawar menawar juga xD
    Tapi… ini touched (?) bgt~ aku kangen bapak T^T #abaikan
    Aku sukaaaaaaaa ^3^)/ bikin yg D.O dong kak xD #plak
    Okai~ keep writing~ Fighting!

  55. aduh kak tolong, aku barusan balikan sm yg namanya internet, dan ABOB menyambut kedatanganku huahaha😀 sebenernya sih aku sempet baca waktu aku mudik ke desa, tp berhubung kalo dihutan kan sinyal susah didapat-_- jd aku gabisa komentar hiks maafkan aku :(((
    AH TAPI KAK INI KEREEN SERIUUUUUS! GENRE ACTION COMEDY ADUUUH TAO MAH COCOK SECARA MUKANYA SANGAR DAN KUPLAK KUNGFU PANDA SEKALEEE!!! DAN JONGIN….PEHLIS! KENAPA KAMU DIGAMBARKAN BEGITU SEMPURNA OLEH KAK DIRA AAAAAA~ aduh aku pasti melt ditempat kalo jongin yg lg kecekecenya nyapa aku ‘hai cantik’ HUWAAAA ZHIN YIN, MAUKAH KAMU BERTUKAR TEMPAT DENGANKU? :3 etapi aku udah jd tunangannya ding huahaha😀 dan jongin perlu dihajar masalah perawat tim medis yg cantik2 itu!
    untuk sehun, tolong yah jangan suka ngegosip-_-
    ohiya, ada yg gak suka kak dira nulis ABOB? emasa? aduh kok gak suka? ini kan fic penghibur, gimana sih._.
    eum, sudah cukup ya kak, sepertinya itu saja😀 yg jelas ABOBnya keren! HUWAAAA AKU JINGKRAK JINGKRAK BACANYA

  56. huwa~ agent nya konyol bangettttt !!
    hahahaha
    reminds me of my girlfriend is an agent sama cast jaejoon pas di awal2 HAHAHA
    cuman tao lebih konyol wkwkwk
    ngg btw kyk kak dira bilang kurang bisa buat action emm ya. i think so :3
    buat semua serial(?) ABOB aku paling suka+cinta sama jongdae dan chanyeol xDD
    tulisan kak dira itu tuh buat saya terbayang2 *halah* ini kali pertama aku ngikut update ff yg di blog xD
    keep writing lah😉
    wolf 88 keren juga LOL

  57. Halo! Halo! Kak Diraaa~!
    HAHAHAHA! *ngakak dulu sambil lompat harimau ke Korea*
    Serius kak. Ini sampe mata aku basah oleh airmata geli :’D
    Tao adalah salah satu member EXO yang hampir ga pernah aku lirik, tapi setelah baca ini mungkin mulai sekarang aku mau mulai perhatian dikit sama dia. suka banget sama karakter Tao disini soalnya, yah meskipun belum tentu sama kayak karakter Tao yang asli anggap saja begitu X) /maksa/
    Kehadiran Lee Hyukjae disini juga bikin semarak, apalagi muka dia juga udah banyol gitu deh. daripada Tao sama Eunhyuk main penjahat-penjahatan, mending main masak-masakan aja deh. sama-sama lawak soalnya.
    bagian favorit aku ada beberapa.
    1. Pas Hyukjae main ‘drama-drama-an’ pas ditangkep sama Jongin, Bisa banget bayangin muka melasnya dia.
    2. Pas istrinya Tao kebakaran jenggot di ending. langsung inget serial Suami Suami Takut Istri yang dulu ngetren banget di TV, ahahaha.

    meskipun kata Kak Dira ga expert make genre action, menurut aku ini udah pas kok. lain kali dicoba lagi ya, hehe. terimakasih sudah bikin aku ngakak-ngakak bahagia. see u on next fic!😀

  58. Hahaha,keren,keren.. Jeongmal daebak! Aku udh baca dri yg versi awal.. Dan cerita nya seru2.. Apalagi yg chen ama chanyeol, ngekek..
    Mau yg versi suho dong ^^

  59. bikin ngakak, sampe jatoh dr kasur -,- this’s perfect! Waiting for the next fict i hope it will be my hubby oh sehunnie milky boy kkk~~~ keep writing! Author fighting!

  60. sebenernya mau komen di setiap ff yg aku baca di sini tapi karena keadaan yg tidak memungkinkan jadi aku cuma bisa komen di sini
    maaf😥
    sumpah semua ff yg aku baca di sini sukses buat aku ketawa ketiwi gak jelas sampe lupa tidur
    well, sekarang udah jam 1 pagi dan aku belum mau berenti juga baca ff di sini
    udah gak tau mesti nulis apa lagi
    you are the best writer !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  61. aduh kok tao……………tao kan cengeng😦 hahahaha tapi di ff ka dira tao apapun bisaaaa ya ya bisa jadiiiiiiii bisa jadi apa aja dan itu feel nya dapet. gatau pas ngetik ka dira kerasukan apa /? ampun kaka haha lagi hiatus ya kak? Jangan lama2 kak, abob masih banyak cast lain yg menunggu giliran kekeke terutama ehembaekhyunehem. Sip. jangan mewek kayak suho kak ntr jelek :p tp jangan sering nyengir juga kyk chanyeol ntar gila😀 ayo SEMANGAT KAK DIRA!!UYEAH

  62. Sebelumnya, aku pendatang baru di blog Kakak. Salam kenal^^

    Oh, Tao. Kenapa malah nge-gosip dulu sama Sehun? Pake ngomongin makan siang pula. Duh, itu kenapa pula bawa tas yang salah. Oh, dirimu Tao. Oh, OH! Dan main… ‘tangkap penjahat Lee Hyukjae’? Jongin!! Beruntungnya Tao ada penyelamat seperti dirimu

    Bikin geli waktu Tao bilang ‘Aku mencintaimu’ ke Jongin. Bisa bayangin gak? AKu juga gak bisa bayangin gimana jadinya tuh ._. *hiraukan. Dan setuju banget sama Zhin Yin, ada yang lebih kejam dari seorang Lee Hyukjae, yaitu Mayleen.

    Aku jadi fans kakak mulai detik ini. Keep writing kak^^

  63. kak dira, ini maaf banget baru kasih comment. Soalnya waktu itu aku baca di hp dan gabisa comment, dan sekarang baru ada waktu on di PC.

    Ini keren banget kak, dan bagian terakhirnya itu bikin ngakak, haha.

  64. kaaakkkk! aku suka ini<333
    astaga tao malah gosip sama si odult pas ada misi ck-_- terus terus masa dia bawa pistol mainan sama boneka barbie aduh tao;;;;;
    dan oh paman Jongin!!! dia genit banget ngedip ngedip sama anaknya tao hwhw
    ah pokonya keep writing kak! aku masih nungguin abob dengan cast sehun awk=DDD

  65. oh ya luhan akhirnya bisa baca abob :3
    oke aku excited banget nunggu yang action nyampe pas upacara 17 Agustus tadi pusing, haduh… terpaksa dibawa ke uks (maap curhat jadinya)
    oke tao ngegosip ama odult. aku kaget “HAH ITU NGAPAIN SEMPET-SEMPETNYA NGOBROL MACAM BEGITU” /ganyante/ eumm… tao pake jaket peluru jadi inget teaser pertamanya exo yang wolf itu… kan bajunya juga begitu.
    next, itu hyukjae… hyukjae… eunhyuk dari SJ maksudnya? /gaktau/ /padahalfanssuju/ /lah/ aww ya ampun dan dia mafia narkoba terbesar itu pasti cool deh /eh/ coba kalo mafianya kris dan ini akan jadi taoris… (nggak nyambung)
    tao ngeluh terus tentang tangganya. yah emang kadang sebel sih kayak aku dulu pas ke kelas mesti naik turun tangga padahal ya sekolah cuma dua lantai begitu (curhat lagi deh)
    aku tepuk dahi pas tao malah salah bawa tas astaga itu pasti sangat memalukan >.<
    kasian tao trus dipecat… /puk puk tao/ tapi baguslah dia sadar kalo udah saatnya memperhatikan keluarga. :3
    boo boo kiss!! haduh aku juga mikir 'itu kalo cowok yang jatuh itu gimana' dan sayang banget tao nggak jadi ngomelin.
    misi itu nyaris gagal karena…. macet. okesip. aku ngakak. capek deh banget itu. dan tao ninggalin anak-anaknya di dalam mobil jadi inget abob-nya chen…
    jongin keren sekali di sini yah, biasanya dinistakan. /plakk/
    err… serem pas tao pengen cium dia hahah dan jelas aja jongin ngeri. lol xD
    oke kak kenapa aku serusuh ini? mungkin karena ini HUT RI yang ke-68… hahah semangat '45 gitu /nggaknyambung/ maafkan aku…
    yak ini mungkin rada salah fokus tapi aku cekikikan liat widget terakhir yang GIF-nya Kyungsoo. berasa iklan sampo banget gak sih /abaikan/
    duluan ya (?) (kayak mau pergi ke mana aja) dadahh~~~

  66. authornim :DDDDD ayo dong bikin yang Lay juga aku tunggu yaaa huhuhu (i hope you’ll re-write a bunch of baby on aff too or livejournal or smth else with english of course hehe) love you! *smooch!

  67. Itu perpaduan lawak, mendebarkan, konyol, so sweet, dan…

    Jangan2 mayleen agen juga lagi? O.o bagus.

    ditunggu yang selanjutnya😉

  68. rasanya eum dag dig dug nya kurang dapet, kebiasaan baca novel action yang penuh intrik dan agak sadis heheh.
    gapapa ka, sesekali kita harus keluar dari zona nyaman. apalagi emang jarang banget ff pake genre begini kan. latihan terus ka, hwaiting!

  69. Bwahahahaha Tao appa kocak😀 agen rahasia kocak gitu masa ahahahahaha… ngakak berat pas dy nangkep lee hyukjae yg keluar malah mainan gyahahahahaha
    bener bener, tao takluk sama istrinya doang wkwkwkwkwkwk…
    jongin nyenengin sekaligus nyebelin -_-
    next abob ditunggu!!

  70. appa panda… kocak banged…
    adegan actionnya keren, tapi koq perampok sekelas lee hyuk jae ngerampok Mc donalds ya..?? hahahah idenya kreatifff… ^^

    tetep semangaddd, di tunggu karya selanjutnya…^^

  71. aduh kaka emang siapa yg gasuka??? siapa? siapa, huh???? hahhaha aku malah nungguin seriesnya baekhyun^,^ hehhehee
    hiatys jan lama lama ya kak😀

    luvyu:-* semangat nulis!!! \(^0^)/

  72. aaa, keren banget pokoknya >..<
    dan perkataan jongin itu bener ya, kalo nggak kehilangan pekerjaan ya keluarga. nah, abis kerjaannya si tao balik, eeh si istri ngamuk .__.
    pokoknya a bunch of baby ini ff favorit dah.
    ceritanya ringan tp mengena banget, nggak bosen lho meski bacanya diulang-ulang.
    juga tulisan eonni yg lainnya.
    tetep semangat nulis buat dira eonni!

  73. Serasa udah ngomment tapi ternyata gak ada komennya, tlong salahkan provider yg jaringannya sos mulu disini, maaf yaa ._.v
    Dan skali lagi aku minta maaf, yg aku inget dari semuanya cuma bagian tao yg tiba2 curiga anaknya ngasi bbo bbo kiss ke temen cowoknya dan bagian tao sebel jongin dibilang keren sama zhin yin, tao jadi tipikal bapak2 banget yang terlalu protektif dan cemburuan terhadap anak ceweknya, bagian actionnya jadi lupaaaa ._.v
    But still like your fict as usual, abob selanjutnya ditungguuu, smoga xiumin appa yaayayayaya😉

  74. muahahahaha /bekep mulut/
    ampun dech kak dira, ini sumpah cakeeeep bgd.
    bikin ak sampe ketawa gag karuan setelah tegang pas tao di tangkep hyuk.
    si jongin ember juga ya, waks
    kasian ya si panda, akhirnya di siksa sang istri.😄

  75. hahahaha ini series ABOB pertama yg aku baca. Tao lucuuuu ><
    jadi ceritanya dia kepingin keren tapi ngga pernah bisa keren??
    hahahaha.
    nice job eooon

  76. Huahahaha seorang Agen rahasia bertekuk lutut d bawahj pistol-nya sendiri dn d tangan Istri-nya #LoL #pukpukTao😄
    sumpah yg d td-nya tegang krna ini genre Action, jd mendadak ngakak pas d bgian akhir haha! FF Thor emg slalu ada kejutan-nya yh? d tunggu lanjutan-nya!😀

  77. huwaaa >< daebakk thorrr!!
    tao keren dah walopun diujung2 selalu kalah hahahxD
    tapi untung ada paman jongin :'3
    ditunggu a bunch of baby versi anak exo yg lainnya juga '-'9

  78. Bahahahaha lucu banget ih bentar aku ngakak dulu😄 action comedy ah suka suka~ Tao nya 11 12 kayak di abob chanyeol, apaansih pake salah tas segala kalo aku jadi Hyukjae udah ku sikat aja deh si Tao kelamaan abisnya pake ada boneka barbie segala😄 dan moment tao sama 2 anaknya itu so sweet bgt :’) eh btw btw aku padahal pingin bgt abob Tao yg masih seputar anak band itu lho sebenernya huhu😦

  79. ahh ya ampun , Ff ini membuat aku melayangkan imajinasiku ke mana2, enak kali ya pnya ayah agen rahasia ahh~
    dan itu yang terakhir sadis banget mayleen, tapi malah bagus suaminya agen rahasia, istri-nya harus sadis dong!#apadeh
    ok author daebak lah!

  80. Wueeeee~~ suka suka sukaaaaa maaf baru komen yang ini huweeeee panda jadi appa cocok banget.. ceritanya menyentuh (?) Lanjut neeee hwaitiing

  81. Kak diraaaa, sehun dong kak T_T
    Nonono! Aku setuju banget kak dira nglanjutin ABOB :3
    Tp kok nggak dilanjutin sih, al capone nya?._. /maaf kepo/
    Semangat ya kaakk!! Lanjutin 6 chap lagi! Hwaiting!’-‘)9
    Aku masih setia nunggu ABOB chap selanjutnya kak:3

  82. ada enam lantai yang harus dia lalui untuk mencapai rooftop. Seketika itu juga Tao merasa kesal pada Jongin.

    “Sial, pantas dia menyuruhku,” erang Tao mulai menjajakki satu persatu anak tangga. /ngakak dulu/ :’D
    Jongin curang banget :’)
    Demi apa di sini Tao keren campur agak o’on /diwushu panda/. SUKA BANGET THOR!!😄

  83. Aaaaaa Tao nya keren….. Seri ini juga kerennnnnn… /tebar jempol(?)/
    hahaha itu Tao bikin ngakak ya ampun.. Barbie kkk~ kalo jd hyukjae udah ngakak guling2 di tempat deh xD
    kak buat ff genre action lg aja kak.. Keren lohh ini😀

  84. New reader here!

    Lagi bosan, ktemu cerita ini beruntung banget!
    Baru kali ini ketemu genre kayag gini ..
    Lucunya dapat, apalagi serunya, ceritanya juga bagus ga ketebak keren dah ..
    Intinya aku sukaa bgt hehe
    Keep writing! You do a great job! Hehe

  85. hwaa aku baca, aku baca semuanya dan aku suka.. >_<
    haha aku terharu pas ceritanya kris,luhan dan jongdae appa, dan aku ngakak pas baca ceritanya chanyeol appa, dan ini keren untuk ceritanya tao appa ahahaha
    fighting buat lanjut ya eon..🙂

  86. aaaa keren kak😀 jadi naksir sama Tao ><
    dan aku rasa author gak salah milih genre kok ini keren author!!
    fighting buat series berikutnya yaa!😀

  87. Annyeong chingu..
    keren keren keren..
    tau cerita ini dari refrensi teman.eh ternyata emang keren banget..
    btw,,ijin baca cerita kamu yg lain yah..
    Pay pay

  88. Waahaaa ABOB ada yang genre action😄 dan Hyukjae jadi penjahatnya, cocok lho #plakk
    Kerennnn, banget!
    Nyengir kuda pas Hyukjae berdrama ria “aku punya 3 anak dan 2 istri di rumah”
    Hahahaha
    Joha~

  89. Dan sekarang yang aku baca ke dua adalah huang zitao beneraaaan nyengir-nyengir sendiri baca ff ini oh my god peran mereka sebagai ayah dapet banget feel nya…… dan ada yg bermain drama tuh di part akhir seorang agen rahasia juga tetep kalah kalau sama istrinya kaya tao tuh😀

  90. SIAPAPUN YANG NGELARANG KAMU NULIS ABOB DIR, ABAIKAN AJA, AKU BAKALAN NUNGGU SAMPE MATAHARI TERBIT DARI SELATAN SEKALIPUN BUAT ABOB BARU OKE SEMANGAT😄

  91. mahahahaha. aku kira tasnya tao diisi mainan zhin yin sama li jun. wkwk. jahil bgt klo mereka gitu xD
    dan ngakak jg wkt tao bilang aku mencintaimu ke jongin. iiih taooo… astaga xD
    dan mayleen. errr… nekat juga ya nodong pistol ke tao di depan anak2nya. aaaa -_-

  92. yeay
    tak perlu banyak comment. intinya ff nya bagus
    dan Tao.. penggambaran yang tak jauh beda dari aslinya
    sungguh aku kira bakal jadi panda appa yang konyol, tapi malah keren
    jadi bayangin Tao di situ berlagak di film action..

  93. ADUH TAOOOOO MAKANYA KALAU MAU BERANGKAT KERJA TASNYA DICEK!

    aku antara nangis ketawa sama nangis terharu baca ini, kak! rasanya bener-bener huh hah banget dan ketawa itu ga dosa, kan? karena kalo ketawa itu dosa, aku udah fix masuk neraka gara-gara fanfic ini. sukaaaaa. suka bangaaaath! (yeah, bangath, kak. bukan banget lagi).

    scene favoritku adalah pas mereka makan di restoran junk food yang ayamnya rasanya enak banget itu. tao di situ menurutku papa yang baik dan perhatian banget buat anak-anaknya, yaa… walaupun masih ada masalah. apalagi scene boo-boo kissnya itu. oh my god, kak. you can kill me kok, aku rela.

    dan itu endingnyaaaa! 12 thumbs up deh buat kak dira!

  94. lmao. aku gak nemuin aura action yang menegangkan disini. pistol pororo? barbie? ngahaha apa lagi misi rahasia yang lebih konyol dari ini :DD

  95. waoww… Tao keren yaahh…
    bisa-bisanya si Tao bawa barbie, pororo, dan yang lainnya.. hahahahhahaa….

    ternyata istrinya tao serem yah.. hiiyy..
    but, this is nice story… kkkk~~

    kelanjutannya aku tungggu.. semangat ! (^.^)9

  96. ada yg ga suka ama ABOB?! itu sjklwpgnbzsg!
    ABOB adalah yg terkeren , terseru,dan terlucu! okay,ini action. tp bener deh,ini masih berasa bgt comedynya. kalo menurutku,mrka lbh kedengaran kayak polisi thor. kalo agen rahasia kayanya kurang tepat. dan utk scene actionnya dpt bgt! aku bisa bayangin perkelahian antara pria gede itu ama tao.

    dina! i love u❤ lanjutin ABOB sampai komplit 12 yah. xD

  97. annyeong kak dira🙂 reader baru ini (?)
    kak dira aku ngikik masa pas si tao curhatan sama si sehun eh salah yg curhat dulu si sehun ke tao :3 dan ini aku guling-guling bareng si shaun the sheep di kamar gara-gara tao yg mau nembak pake pistol pororo? oh my itu tas kenapa bisa ketuker sama kantong ajaibnya si doraemon? itu mending lee hyukjae diajak main barbie aja deh kyknya bakalan seru mainan barbie bareng hyukjae (okay ini mulai ngelindur) -.- hell hyukjae sempet2nya ikutan main drama enteng banget ngomong punya tiga anak dan dua istri. Well ini namanya playboy cap kampak dengan predikat penjahat terngeheng(?) si duo babymya tao imut banget. Mayleen belajar dari kyungsoo oppa nih ye marah-marahnya–”
    baiklah sekian saja komennan dari reader baru ini. sampai jumpa di ff selanjutnya kak. tetap berkarya. good job🙂

  98. Wohaaa action, action dan anak anak- oke ini menegangkan,
    Dan Untungny si penyelamat datang, yang ternyata bukan penyelamat seutuhnya wkwkwk

  99. Pengen nangis baca ini saking kepingkel”nya xD
    Apaan itu pas lagi misi malah ngerumpi sama Sehun, wk. Mana juga ngakak pas Tao ngatain lawannya babi gendut. Intinya zukaaa zekalii sama isi fanfic nya kak dir!❤

comment here please :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s