Posted in Brothership, Comedy, EXO, Fanfiction, Friendship, Romance

Oh! Kristina [3/3]

tumblr_m54rwbuQP61rwt4j7o1_500

Title: Oh! Kristina [3/3]

Cast: Kris EXO-M and EXO-M members

Genre: COMEDY UNTIL THE END! Friendship, Romance (NOT WITH KIM JONGDAE!!)

Rating: PG-15

Length: 3000+w

Summary: “Perbaiki apa yang harus diperbaiki!” suara Kyungie si Peri terus terngiang di kepala Kris. Ya, dia harus memperbaiki hubungannya bersama Soo Yeon. Tapi…apakah hal itu bisa mengubah Kris kembali menjadi pria?

 

A/N:

Hello, masih bersama Tracy disini, Hangukffindo masih out of space ya sepertinya -___-“ tolong perhatikan beberapa notes di bawah ini, okay?

  1. Kali ini fic-nya “normal”
  2. Sediakan tisu, karena mungkin ada yang bakalan…terharu?
  3. Tao tidak muntah lagi, what a great great news yang berarti kalian juga ga perlu nyediain kantung plastik \(^.^)/

Happy Reading😀

***

 

Pesta Kim Jongdae adalah pesta termewah di Seoul. Kris tidak boleh melewatkan kesempatan ini.

 

Akhirnya Kris memakai dress pink pilihan Luhan yang sangat fantastis. Rambutnya tergerai indah tanpa jepitan atau hiasan lainnya. Kris membiarkan mereka melambai bebas saat mengambil gelangnya yang jatuh di lantai, mengibaskannya ke belakang, menyelipkan di belakang telinga dan Lay menelan ludah untuk beberapa alasan.

“Seandainya kau bukan Kris…” gumam Lay putus asa.

“Hei, hei, Zhang Yixing, sudah berapa kali aku bilang jangan mengganggu Kristina!” Luhan menyingkirkan Lay dengan menusukkan sumpit ke kulit lengannya. “Bagaimana, baby? Kau siap mengguncang hati Kim Jongdae malam ini?”

Kris mengedikkan bahu. “Entahlah, aku tidak tahu. Apa aku…cantik?” ugghh, dia sering bertanya ini tapi bukan ‘cantik’ melainkan ‘tampan’.

 

“KAU SANGAT CANTIK, KRISTINA!! KAU SANGAT ASDFGHJKL—“

 

Luhan menendang Lay keluar dari kamar dan mengunci pintu. “Oh, man! Dia sangat menyebalkan!” lalu dia kembali fokus pada Kris yang sedang bercermin. Luhan tersenyum tipis. “Tenanglah, kau bisa melakukannya, baby.”

Terlintas-lah kata-kata Kyungie. Mungkin ini kesempatan terakhir untuk memperbaiki kesalahannya. Entah bagaimana caranya, mengingat Kris bukanlah Kris seperti biasa. Dia tidak tahu apa yang harus dia perbaiki, namun mungkin semuanya bisa berjalan lancar setelah bertemu Soo Yeon.

 

“Aku pergi.” Kris melambaikan tangan pada mereka semua dan sepintas melihat Lay menangis.

“KRISTINA, JANGAN PERGI! JANGAN MENEMUI KIM JONGDAE! AKU BERJANJI AKAN BEKERJA, MEMBAYAR UANG SEWA DORM KITA!! AKU MENCIN—“

“ZHANG YIXING!!”

 

Kris takut Luhan bersikap terlalu keras pada Lay.

 

***

 

Pesta ini adalah pesta termewah yang pernah Kris datangi dan harus diakui, Kim Jongdae adalah orang luar biasa. INI PESTANYA!! DIATAS KAPAL PESIAR! (oh, man! Apa kau serius??)

Kim Jongdae menyambutnya ramah, tak lupa satu kecupan di punggung tangannya beserta panggilan ‘senorita’ yang cukup membuat Kris merinding. Soo Yeon terkikik kecil melihat pemandangan itu dan…

 

Dia cantik malam ini.

 

Rambutnya tergulung indah, make up yang tidak terlalu menor, Soo Yeon sangat mengagumkan dalam balutan kain satin ungu gelap yang kontras di kulitnya. Mungkin ini aneh, seorang wanita memandangi wanita lain, namun Kris pria, dia masih punya jati diri seorang pria sejati dalam dirinya.

 

Saat pesta mulai terasa membosankan dan Kim Jongdae telah selesai memperkenalkan Kris dengan bangga ke setiap media bahwa wanita ini adalah… “Separuh jiwaku, separuh nafasku.” dan blablabla, Kris tidak lagi peduli. Dia menyelinap keluar dari gerombolan orang-orang dan bertemu Soo Yeon di luar, sendirian.

“Apa yang kau lakukan disini?” Kris tidak bermaksud mengagetkannya.

“Oh! Hai, Kristina. Kau tidak bersama Tuan Kim?”

Kris tersenyum, menyesap wine sedikit demi sedikit. “Err…sepertinya dia sedang sibuk mengobrol dengan orang-orang itu, makanya aku kesini. Sekedar mencari udara segar.”

Soo Yeon mengangguk dan mereka masuk ke dalam suasana hening, hanya mendengarkan deburan ombak di kegelapan.

“Apa dia selalu begitu?” tiba-tiba Kris bertanya. “Tuan Kim.”

“Maksudmu?”

Kris menggerak-gerakkan kepalanya bagai orang gila dan Soo Yeon tertawa.

“Orang gila?” Kris menganggukan kepala. “Eumm…terkadang. Kau menyukainya?”

“Apa kau gila? Tentu saja tidak!” ujar Kris setengah tertawa.

“Tapi Tuan Kim orang yang baik. Dia memberiku pekerjaan ini, dan membiarkanku mengambil cuti sebanyak yang kubutuhkan. Mana ada bos seperti itu di dunia, walaupun…yah, Tuan Kim terkadang bertingkah konyol.”

Kris pun was-was. “Apa kau jatuh cinta padanya?”. Soo Yeon tidak mungkin jatuh cinta pada Kim Jongdae, namun kemungkinan itu tetap ada, apalagi setelah hubungannya hancur.

Soo Yeon tertawa lagi. Dia cantik saat tertawa. “Tidak. Dia sudah kuanggap keluarga.”

(oh, man! Itu melegakan)

Kris merasa lega. Lebih lega daripada saat dia pipis setelah menahannya begitu lama.

“Ngomong-ngomong kau cantik malam ini.” Tidak, itu tidak aneh meskipun terucap dari bibir seorang wanita. Kris mengatakannya tulus dan Soo Yeon menangkapnya sebagai pujian seorang teman. “Warna ungu sangat pas di kulitmu, mereka terlihat…menyala.”

“Oh, terima kasih. Kau juga, Kristina.” Soo Yeon menyentuh kain dress pink milik Kris. “Aku malah iri melihatmu. Ini dress yang sangat kuidam-idamkan. Tapi harganya terlalu mahal waktu itu, aku tidak bisa membelinya.”

 

Apa? Soo Yeon menginginkan dress ini?

 

Hati Kris terenyuh sampai ke dasarnya. Dress ini, dress ini yang dia belikan untuk Park Hanbyul, seseorang yang baru dia kenal sehari itu. Soo Yeon menginginkan dress ini dan Kris bisa membelikan seratus untuknya. Apa yang dia lakukan? Mengapa dia tidak bisa membaca hal ini di mata Soo Yeon? Dia malah memberikannya pada Park Hanbyul yang mungkin membuang dress itu setelah sekali memakainya.

Mengapa dia dapat berbuat seperti itu kepada wanita lain, namun tidak pada kekasihnya sendiri? Bisakah Kris memperbaiki yang satu ini?

“Hei, ada sesuatu di kelopak matamu,” Soo Yeon melayangkan tangan untuk menyentuh mata Kris dan pria itu rasakan kelembutan tangan Soo Yeon yang hampir dia lupakan belakangan ini. Soo Yeon tidak lagi menyentuhnya setelah Kris bersikap dingin—memutuskannya.

“Kau seharusnya membubuhkan warna terang di bawah alismu,” tambah Soo Yeon menyentuh kulit kelopak matanya, sunggingkan senyuman yang membuat Kris ingin berkata bahwa dia adalah Kris, bukan Kristina. Dia adalah kekasihnya yang sangat keterlaluan dan bodoh, yang menyia-nyiakan wanita secantik dirinya. Ah, Kris ingin menceburkan diri ke laut yang gelap dibawah sana.

“K-kau juga…ada sesuatu di bibirmu…”

“Oh, ya?” Soo Yeon meraba-raba wajahnya dan Kris membantu hapuskan noda lipstick yang sesungguhnya tidak berada disana. Dia hanya ingin menyentuh Soo Yeon dengan cara seperti itu, betapa dia merindukan saat-saat ini. “Lipstikmu bagus,” gumam Kris.

“Benarkah? Kekasihku yang membelikannya,” kata Soo Yeon riang.

“Kekasihmu?” kekasih yang mana? Kris tidak ingat dia pernah membelikan Soo Yeon liptik, apa…memang pernah?

Soo Yeon berseri-seri saat mengatakan ini. “Ya, kekasihku. Namanya Kris dan dia memberikan satu tas alat make up untuk hadiah natal tahun lalu,” wanita ini tersipu malu, pipinya kemerahan. “Dia bilang aku cantik memakai make up warna natural, maka itu dia memberikanku lipstick, eyeshadow, semuanya.”

Oh, Kris benar-benar lupa? Waktu itu musim dingin, dia memasuki toko kosmetik Etude dan membeli lipbalm yang dipakai Onew SHINee, eyeshadow pink yang dipakai Dara 2NE1. Dia tidak ingat sama sekali? Kris membungkusnya dalam kotak warna ungu dan pita merah. Dia sendiri yang memilih warna-warna itu sambil membayangkan Soo Yeon.

“Eumm…dia romantis?” Apa Kris sedang memuji diri sendiri?

“Kris orang yang romantis, dia baik. Sangat baik.”

“Apa kau mencintainya?” Apa Kris ragu?

Soo Yeon tertawa, matanya menatap lurus ke laut luas di depannya. Suara yang lembut mengalun tenang seiring angin berhembus. “Aku sangat mencintainya, tapi dia tidak mencintaiku.” Soo Yeon menghela nafas, terdengar sedih. “Kristina, apa kau punya kekasih?”

“Eumm…” ya, aku punya dan di sedang berada disampingku.

“Pernahkah kau merasa seperti ini?”

Kris takut. Kris bahkan tidak mau menjawab pertanyaan itu. Takut Soo Yeon akan menceritakan seluruh isi hatinya tentang Kris. Takut Soo Yeon akan berkata ‘aku lelah, aku tidak lagi mencintai kekasihku karena dia memutuskan hubungan kami seminggu yang lalu’ maka berakhir sudah.

Kris tidak perlu memperbaiki apa yang seharusnya di perbaiki karena buat apa? Tanpa perlu mencoba, Kris tahu semuanya sudah berakhir dan tidak ada yang bisa diperbaiki. Hubungannya telah rusak dan dialah penyebabnya.

Soo Yeon akan berlari ke orang lain dan meninggalkan Kris sendirian. Kris tidak perlu bersusah payah memohon Kyungie untuk mengubahnya, karena itu tidak akan memutar keadaan menjadi lebih baik.

“M-merasa apa?”

“Merasa bersalah tapi kau tidak tahu apa kesalahanmu…”

“Kau merasa begitu? Kenapa?”

Wanita itu menggigit bibir bawahnya, ragu adalah kata yang tepat untuk gambarkan suasana hatinya. “Entahlah…aku selalu merasa begitu terhadap Kris. Hubungan kami berakhir seminggu lalu. Dia berhenti menghubungiku dan aku merasa bersalah, tapi…aku mencari apa kesalahanku,” kepalanya tertunduk sedih. “…aku tidak tahu apa salahku.”

Kau tidak salah, Soo Yeon. Aku yang salah. Aku meninggalkanmu dan membuatmu begini. Maafkan aku.

“Mungkin kekasihmu yang salah. Dia…dia pasti orang paling idiot karena menyia-nyiakanmu,” terselip nada kesal dalam suaranya.

“Aku tidak tahu, Kristina. Kris pergi tanpa jejak, seakan kenangan yang kami miliki tidaklah berarti sama sekali. Aku tidak tahu apa dia masih mengingatku atau mungkin sudah pergi bersama wanita lain…”

Tidak, aku masih mencintaimu, Soo Yeon. Aku sangat mencintaimu…

“…apa dia masih mengenakan syal rajutanku, atau malah membuangnya di tempat sampah. Atau apakah nomor ponselku masih ada di ponselnya? Kris pasti sudah menghapus semuanya tentangku…”

Tidak! Aku membuang semua hal yang bersangkutan tentang wanita-wanita itu, kecuali kau, karena hanya ada kau di…

“Kris membuatku bingung hingga tak tahu apa yang harus kulakukan. Dia berjalan tanpa menoleh sama sekali. Aku selalu berada disisinya, tapi tampaknya Kris tidak menyadari hal itu. Rasa cintaku selalu bertambah setiap harinya, dari hari kemarin, hari ini, sampai hari-hari esok. Aku penasaran apa Kris juga punya perasaan yang sama.”

Kris ingin membuka mata Soo Yeon, lihat aku! Lihat aku berdiri disini bersamamu. Maafkan semua kesalahanku, Soo Yeon.  Tapi rasanya kata maaf tidak cukup mewakili seluruh perbuatan bodohnya selama ini. Soo Yeon terlalu sakit dan mungkin jauh dari keinginan untuk memaafkan Kris seandainya dia kembali. Hanya khayalannya saja, Soo Yeon mau menerimanya lagi, masuki hidup wanita itu tanpa menggoreskan luka. Mustahil. Mustahil.

Kris tidak pernah melihat Soo Yeon menangis, atau…selama ini dia berpura-pura buta, tak melihat butiran air mata yang menuruni pipi kekasihnya?

“Maaf…” Soo Yeon meminta maaf karena menangis? Lagi-lagi dia merasa bersalah untuk sesuatu yang bukan salahnya? “Maaf, aku hanya—“

Kris bermaksud untuk hapuskan air mata itu, namun Soo Yeon menolaknya. Rasa sakit yang sebanding, terasa seperti penolakan menerima Kris kembali dalam hidupnya.

“Maaf, Kristina, aku mau sendirian saat ini.” Lalu Soo Yeon berjalan menjauh darinya. Kris dengar suara langkahnya yang berderap di lantai kayu kapal ini, melangkah tanpa dirinya.

 

Inikah rasanya…ditinggalkan?

 

Soo Yeon tidak terlihat sampai di penghujung acara. Kris pulang dalam keadaan limbung, beraroma pengharum taksi dan diam saat Luhan menanyakan bagaimana pesta tadi, apakah Kim Jongdae jatuh cinta padanya dan memutuskan untuk tidak lagi menagih uang sewa dorm kepada mereka.

“Ada apa dengannya?” Luhan tak mengerti.

“Apa Kim Jongdae menyakiti Kristina??” Lay bangkit dari sofa, Luhan pun langsung menahannya. “Jangan berani bergerak sesenti pun, Zhang Yixing! Aku akan mengeceknya.” Luhan pergi ke kamar, melongokkan kepalanya di ambang pintu selagi Kris duduk di tepi ranjang, termenung.

“Hei, baby, kau tidak apa-apa?”

 

Kris tidak menjawab.

 

“Apa semuanya baik-baik saja?”

 

Tidak. Ini buruk. Lebih buruk dari idemu dan semua permainan ini.

 

“Kris…” Luhan memanggil namanya setelah sekian lama tidak terdengar. Nama yang juga Soo Yeon sebutkan, penuh kepahitan, dulu manis terasa.

“Luhan, bisa tinggalkan aku?” pinta Kris lemah. “Aku benar-benar ingin sendiri.” Luhan tidak akan pernah mengerti apa yang dia rasakan, apa yang baru saja terjadi. Tapi temannya itu memenuhi permintaan Kris dan meninggalkannya sendirian di kamar. Kris perlu menjernihkan pikirannya, enyahkan rasa bersalah, walaupun kini semuanya sedang menyiksa batin Kris.

Dia butuh tidur.

 

***

 

Mimpi adalah hal terindah bagi semua orang. Kris pun juga ingin bermimpi dia memegang tangan Soo Yeon dan mengatakan betapa dia mencintai wanita itu, namun malam ini bukanlah Soo Yeon yang ditemuinya.

Kyungie sambut kedatangannya dengan wajah muram, tangan menopang dagu di dekat pohon apel.

“Tsk, tsk, tsk, coba kita lihat apa yang sudah kau lakukan malam ini, Kris. Kau sudah memperbaikinya?” suara Kyungie memang menyebalkan, tapi tidak lebih mengesalkan daripada pertanyaannya itu.

Mungkin dalam sosok wanita Kris memang pantas menangis. Dia meneteskan air mata kepedihan dan menggelengkan kepala. “Semuanya sudah berakhir, Kyungie.” Dia tidak siap mengatakan ini. Kenyataan terlalu pahit baginya. “Aku tidak bisa memperbaiki apa yang seharusnya kuperbaiki. Semuanya sudah berakhir.”

“Itulah, Kris, yang sebenarnya Soo Yeon rasakan setiap hari. Wanita itu selalu merasa berbuat kesalahan dan seakan tidak bisa memperbaikinya.”

“Ya, dan sekarang aku merasakannya.” Kris mengakui. Rasanya sakit, ingin mati saja.

“Jangan berpikir untuk bunuh diri!” ucap Kyungie sedikit panik, Kris bisa melihat hal itu terlintas di wajah mungilnya itu. “Siapa bilang aku mau mati?!” sergah Kris menatap pantulan wajahnya di air danau taman itu. Rambut panjangnya bergelombang indah, hidung mancung, juga bulu mata lentik itu. Dia merinding melihatnya. “Tidak mati dalam keadaan seperti ini…”

Kyungie menaikkan sebelah alisnya. “Lelah ‘kan jadi wanita?”

Mau tidak mau Kris harus mengakuinya. Make up, rok, sepatu high heels, semuanya yang ada di wanita terasa mengerikan dan yang terutama disini adalah hati mereka yang lembut mudah terluka.

 

“Kau mau kuberi satu lagi kesempatan?”

 

Kris mengangkat kepalanya yang berat, bertemu pandang dengan mata bulat si peri ini. “Kau serius? Kau mau memberiku satu kesempatan lagi untuk bertemu dengan Soo Yeon?”

Kyungie memutar kedua bola matanya sebal. “Dasar tukang peminta harapan, kau mirip Jongin kalau seperti ini.”

“Siapa Jongin?” Lalu Kris menyadari itu tidaklah penting untuk dibicarakan sekarang. Dia hanya butuh kesempatan itu dari Kyungie. “Jadi, bagaimana caranya? Apa aku harus duduk disini dan mendengarkanmu bicara seperti kemarin—“

“Tidak.” Kyungie mengeluarkan tongkat sihirnya. “Aku akan mengubahmu menjadi pria.”

Kris pun menganga. Apa yang Kyungie baru saja katakan? Mengubahnya-jadi-pria-kembali?? Apa ini kenyataan? Ah, ini mimpi, tapi…Kyungie nyata, tapi ini mimpi, tapi…Hah! Terserahlah, Kris hanya tahu Kyungie akan mengubahnya kembali jadi pria, itulah yang terpenting.

Kyungie mengangguk pelan, wajahnya yang sok membuat Kris menangis haru dan entah mengapa dia melakukannya. Dia berlari kecil kearah Kyungie, tahan air mata itu, “Bolehkah aku memelukmu, Kyungie?”

“Mmm…” peri itu berpikir sejenak, kemudian tersenyum merentangkan tangan. “Baiklah, kau masih jadi wanita ‘kan. Tidak masalah kalau begitu.” Mereka berpelukan selagi Kyungie berharap Jongin tidak melihat hal ini.

Setelah itu Kris tidak bisa mengeluarkan kata-kata selain ucapan terima kasih yang membanjiri Kyungie. Kyungie bukan peri jahat, Kyungie peri yang baik dan dalam satu ayunan tongkat sihirnya, dia mengembalikan Kris ke dunia nyata.

 

***

          Kris terbangun di pagi harinya.

 

Kepalanya sangat-sangat pusing, dia menggeram pelan dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya, kemudian…dia merasa…aneh.

Kemana wajah mulusnya? Kini dia merasakan rambut kasar tumbuh di sekitar dagunya, kapan terakhir kali dia mencukur? Rambutnya pendek, dadanya rata, dan err…ya, dia positif kembali menjadi laki-laki saat bercermin di kamar mandi.

Kris ingin berteriak mengamati perubahan ini, tapi satu yang langsung terlintas di kepalanya. Satu hal yang dia janjikan pada Kyungie.

“Soo Yeon…”

 

Pria itu segera pergi keluar kamar mandi dan bertemu seluruh anggota dorm di meja makan, terkejut melihat sosoknya itu.

“Kris?” itu reaksi pertama dari Xiumin.

“Kris-ge? Kau kembali jadi pria?” Tao menjatuhkan boneka pandanya.

Luhan hampir pingsan, antara senang dan sedih. Bagaimana nasib mereka jika Kris berubah jadi pria sedangkan Kim Jongdae… “OH, MAN!! KAU KRIS? KAU JADI KRIS???!!”

Reaksi Lay lebih parah dari antara mereka semua. Perasaannya sangat…asdfghjkl.

“APA YANG KAU LAKUKAN PADA KRISTINA?? KEMBALIKAN KRISTINA-KU!!”

Kris tidak tahu bagaimana harus bersikap. Dia juga tidak mungkin menceritakannya dari awal, jadi… “Guys, aku benar-benar harus pergi. Nanti saja aku bercerita. Aku janji akan menceritakan semuanya, oke? Aku…” dia tidak percaya diri saat mengatakan ini, namun dia harus yakin. “Aku harus memperbaiki apa yang seharusnya diperbaiki.” Lalu Kris pergi keluar.

Mereka tidak mengerti. Biarlah Kris melakukan sesuka hatinya. Tapi…

 

“Kita akan jadi gelandangan. Fix.” Luhan menyembunyikan wajah di tangan.

Tao menyodorkan boneka pandanya pada Luhan untuk dipeluk, lalu satu boneka lagi untuk Lay yang menangis di pangkuan Xiumin.

 

“KRISTINA, KEMBALI LAAAAAHHHH………”

 

Perubahan ini membawa dampak besar.

 

***

 

Mungkin ini terlihat mirip seperti salah satu adegan di film Notebook, sang pria berlari di tengah hujan untuk bertemu sang gadis, namun Kris bersumpah dia hanya memakai kaus tipis, celana training, dan hujan dingin membasahinya tanpa ampun. Ini sama sekali tidak romantis!

Rumah Soo Yeon nampak di kejauhan. Satu yang berwarna merah muda dan lampunya menyala di antara mendungnya langit, memudahkan Kris untuk menemukannya meski ini berkabut, hujan deras tutupi pandangannya. Lagipula, tidak ada yang perlu di khawatirkan selain bertemu Soo Yeon dan melihat wajahnya.

 

Kris mengetuk pintu sekali. Tidak ada jawaban.

 

Dua kali. Masih tidak ada tanda-tanda.

 

Tiga gedoran keras ternyata mendapat respon. Pintu terbuka lebar dan raut wajah marah Soo Yeon muncul. Kris tidak heran jika itulah yang akan dia dapati lima belas menit ke depan saat menjelaskan semuanya. Atau Soo Yeon akan mendaratkan tamparan di pipinya. Ya, dia pantas mendapatkan semua itu bahkan lebih.

Tapi wajah kesal itu luntur saat mendapati Kris berdiri di depan pintu rumah Soo Yeon. “Kris?”

Kris memaksa kata-kata berkumpul jadi satu, ayo bicara, ayo jelaskan! Dia mendorong dirinya sendiri. “Eumm…ya, ini aku…Soo…”

 

“Apa yang kau lakukan disini?”

 

Pukulan pertama yang menghempas hatinya. Sakit. Sangat sakit. Ini jelas terlihat, Soo Yeon tidak membutuhkannya lagi, tidak menginginkannya lagi dan aneh ketika Kris datang kembali, dalam keadaan basah seperti ini.

“A-aku…” Kris menyisir rambut basahnya ke belakang. Tidak, itu tidak akan mengubah pendirian Soo Yeon dan membuatnya terpesona. “Aku…”

Aku merindukanmu.

Aku menyayangimu.

Aku mencintaimu. Berada di ujung lidah Kris.

 

“Kau kehujanan, Kris!” pekik Soo Yeon menyadarinya, dia hendak berlari ke dalam untuk mengambil beberapa handuk atau jaket. Tangan Kris memegang pergelangan tangan kecil Soo Yeon. Pria itu sadar Soo Yeon semakin kurus belakangan ini.

“Jangan pergi…” dia memelas. “…Soo Yeon…”

“Kris, ada apa?” tanya wanita itu, dia tersenyum sedih di bawah temaram lampu kuning teras rumahnya. “Aku kira kau sudah melupakanku.”

Kris tiba-tiba menemukan keberanian berkata-kata, dia tidak bisa diam selamanya. “Soo Yeon, aku datang kesini untuk minta maaf.”

“Minta maaf? Untuk apa?” Soo Yeon langsung menekannya ke inti permasalahan. Sulit baginya melihat apa alasan Kris berdiri di depannya hari ini dan…meminta maaf? “Kau memutuskan hubungan kita, Kris. Seminggu yang lalu dan kini kau meminta maaf karena hal itu?”

“Soo Yeon, dengarkan aku. Aku sangat bersalah padamu. Aku, aku…”

“Tidak, Kris, tidak. Jangan minta maaf kepadaku karena kau tahu, ini membingungkan.” Soo Yeon mengangguk pelan. “Kau minta maaf untuk sesuatu yang tidak kau lakukan?”

“Aku bersalah padamu, Soo Yeon. Sangat.” Kris bingung, dia semakin bingung karena ini semua jelas-jelas salahnya.

Soo Yeon menggelengkan kepala, mundur satu langkah menjauh dari Kris. “Kau tidak salah saat memutuskan hubungan kita, kau tidak lagi mencintaiku, maka itu hubungan kita berakhir—“

“Tapi aku mencintaimu, Soo Yeon. Aku sangat mencintaimu.”

“Tidak! Kau tidak mencintaiku karena itu kita putus. Karena aku adalah wanita yang bodoh, wanita yang tidak bisa membuatmu bahagia, Kris. Aku bersalah—“

Kris menjambak rambutnya frustasi. “Soo Yeon!! Tidakkah kau mengerti?? Aku yang salah disini, bukan kau! Aku berselingkuh, bermain curang di belakangmu, aku berkencan dengan sejumlah wanita, aku—“

Plaaakk!

 

Tangan kecil Soo Yeon menampar pipi Kris. Pria itu berhenti mengoceh. Butiran air mata mengalir turuni pipi Soo Yeon, matanya memerah dan bibir bawahnya bergetar hebat. Dia menahan banyak rasa di dadanya, seakan bom yang siap meledak, Soo Yeon mengumpulkan kekuatan agar dapat berbicara.

“Katakan…sekali lagi, Kris. Perbuatan-perbuatan itu…”

“Aku berselingkuh, aku bermain curang di belakangmu—“

Plaaak! Satu tamparan mendarat di pipinya sekali lagi, di tempat yang sama, meninggalkan bekas memerah yang perih. Kris tidak peduli. Dia memang pantas mendapatkannya, dia memang pantas di perlakukan seperti itu karena wanita ini sudah menerima banyak luka yang lebih parah daripada sekedar tamparan demi tamparan yang dia layangkan.

Kris memejamkan mata dan bersiap. “Tampar aku lagi, Soo Yeon. Tampar aku sampai kau puas.”

Kali ini bukan tamparan yang dia dapatkan. Soo Yeon mendorong tubuhnya ke taman, menuju pintu gerbang. “Pergi dari sini, dasar kau pria berengsek!!” Soo Yeon memukul tubuhnya menggunakan sandal rumah, tidak lagi pedulikan dirinya yang ikut terkena hujan. Rambutnya basah beserta tangannya tak henti-henti memukul Kris.

Pukulan Soo Yeon memang tidak keras dan tidak menyakiti tubuh Kris. Kris menerima dengan tulus setiap pukulannya, seakan itu tidak akan pernah cukup menghapus kesalahannya. Dia rela jika Soo Yeon membunuhnya dengan cara seperti ini.

“Dasar kau pria hidung belang! Aku membencimu! AKU MEMBENCIMU, KRIS!!” dia mendorong Kris hingga terjatuh.

“Aku minta maaf…”

“Kau kira kata ‘maaf’ bisa menyembuhkan luka di hatiku??” isak Soo Yeon. “Setiap hari aku mencari apa kesalahanku, Kris. S-e-t-i-a-p h-a-r-i. Aku mencari apa yang salah dariku hingga kau tega melakukan ini padaku. Kenapa, Kris? KENAPA??”

“Maafkan aku, Soo Yeon. Aku tahu ini semua tidak cukup. Aku tahu. Tapi maafkan aku.”

Wanita itu berbalik, hendak tinggalkan Kris, namun Kris dengan sigap menghentikan langkahnya. Dia memeluk Soo Yeon dari belakang, menahan tubuh itu meninggalkannya di tengah hujan.

“Aku mencintaimu, Soo Yeon. Aku sangat mencintaimu. Tolong maafkan aku.” Gumam Kris menahan rasa sakit di tenggorokannya.

“Asal kau tahu, Kris. Aku mencintaimu, aku sangat mencintaimu dan itu menyakitkan. Kenapa kau tega melakukan ini padaku, Kris?”

 

Ya, Tuhan. Apa yang telah Kris pikirkan selama ini? Ya, apa yang menjadi alasan Kris menyakiti wanita yang bahkan mencintainya begitu dalam dan hampir gila karenanya? Dia dibutakan dengan segala hal disekitarnya dan kini jika Soo Yeon membencinya…dia tidak tahu apa alasan dia hidup. Mungkin dia akan bunuh diri setelah ini, mengingat dia telah menjadi pria lagi.

“Soo Yeon, beri aku kesempatan satu kali lagi. Biarkan aku memperbaiki semuanya. Kumohon. Aku mencintaimu dan aku tidak mungkin bisa hidup tanpamu.” Ucapnya diantara rambut Soo Yeon dan wanita itu menangis hebat.

Mungkinkah Kyungie si peri berada disini? Dia mengayunkan tongkat sihir dan melunakkan hati Soo Yeon atau sembuhkan luka disana, karena ketika wanita itu berbalik dan menatap Kris dalam-dalam, dengan air mata yang berbaur bersama hujan…dia tahu Soo Yeon memberinya kesempatan itu.

Kris mencium Soo Yeon, sapukan bibir dan dunianya kembali ke dalam genggaman tangan. Bukan untuk disalah gunakan, namun…

 

Untuk memperbaiki keadaan yang terlanjur rusak ini.

 

“Aku mencintaimu, Soo Yeon.”

 

***

 

Well, sepertinya Kris sedang dalam proses memperbaiki semua keadaan ini.

Dia memperbaiki hubungannya dengan Soo Yeon, mencintai wanita itu tiada akhir dan tidak akan pernah melirik wanita lain saat jalan di mall atau berkencan di pantai. (Well, meski tanpa Soo Yeon, Kris punya cerita yang berbeda, eumm…sedikit melirik, sedikit mengedipkan mata.)

Kris tidak lagi bermimpi dan bertemu Kyungie si peri. Pertemuan ditambah pelukan mereka hari itu menjadi yang terakhir, namun Kris masih tetap berterima kasih di dalam hatinya, berharap Kyungie mendengarnya dan tahu bahwa dia telah berhasil memperbaiki semuanya.

Lalu bersangkutan dengan masalah dorm mereka, pada akhirnya Luhan bekerja di café dan bertemu seseorang yang lucu, namanya…Luhan sering memanggilnya ‘Sehunie’ dan dia bisa membayar seperempat biaya sewa dorm.

Xiumin juga menjadi photographer freelance, Tao melanjutkan kuliahnya dan berhasil mendapatkan beasiswa yang cukup besar, Lay…dia masih berkabung (oh, man! Kris tidak mati, yah…mungkin Kristina sudah) Jadi mereka membiarkannya.

Hidup mereka pun tenang.

 

Ponsel Soo Yeon terus berdering, mengganggu makan siang mereka hari itu. Soo Yeon berbicara sebentar dan kembali makan dengan wajah sedih.

“Ada apa?” Kris bertanya sambil mengunyah spaghetti-nya.

Soo Yeon menghela nafas berat. “Tuan Kim sakit. Kasihan dia.”

“Kenapa?”

“Sehari setelah mendapat kabar Kristina si model terkenal itu pergi ke Paris untuk melakukan show, Tuan Kim langsung pergi kesana dan dia tidak bertemu dengannya. Lalu Kristina bilang lupakan dirinya, Tuan Kim harus mencari wanita lain. Tapi Tuan Kim…entahlah, dia sangat mencintai Kristina.”

Kris tersedak sausnya dan batuk-batuk tanpa henti. Sekuat itu-kah pesona seorang Kristina menghipnotis Kim Jongdae? Kris tidak mengerti apakah dia secantik bidadari sampai-sampai Kim Jongdae tidak mau makan, tidak mau minum, dan bahkan dia ingin membuat patung pahatan Kristina di dalam kamarnya untuk mengingatnya terus.

Kris kembali melanjutkan makanannya dan tak lama kemudian ponselnya berdering. Itu Luhan.

“Halo?”

 

“OH, MAN!! HALO, KRIS? KAU ADA DIMANA? INI BURUK, LAY HAMPIR MELONCAT DARI ROOFTOP KARENA INGIN BERTEMU KRISTINA! KAU HARUS MELAKUKAN SESUATU, KRIS!!”

Oke, dia bernasib sama dengan Soo Yeon.

 

“Ada apa, Kris?”

Kris tersenyum, menutup teleponnya dan kembali makan. “Salah sambung, sayang. Spaghetti-nya enak.”

 

“Oh, aku baru saja mendapat resep dari Kyungsoo.”

 

Tunggu! Kyungsoo??

 

          Kyung…soo

 

          Kyung…ie??

 

 

***

          “Jadi…itulah akhir kisah seorang Kristina. Dia kembali menjadi menjadi pria baik-baik yang mencintai kekasihnya dan tidak akan pernah berkhianat lagi. Tamat.”

Kyungie tersenyum pada Jongin disampingnya. Jongin merangkulnya manja sambil merajuk. “Oh, aku jadi ingin spaghetti. Kyungie, masak untukku, kumohon.”

“Dasar rakus. Kau sudah makan empat kali hari ini.”

Pleaseee…” Jongin mengedip-ngedipkan matanya dan Kyungie menyerah. “Hah, baiklah.”

Mereka saling merangkul satu sama lain sementara telepon di ponsel Jongin mengganggu momen itu. Jongin mengangkatnya seraya tersenyum memberi kode pada Kyungie untuk menunggu.

 

“Oh, halo, Taeminie. Apa? Kau sedang dimana? Aku…”

 

Kyungie mengerutkan dahinya. Taeminie? Siapa Taeminie?

 

“Taeminie, tunggu sebentar, ada telepon masuk—Oh, halo, Junmyeonie, apa kabar?”

 

Junmyeonie, Taeminie? Siapa mereka?

 

“Ya!!! Kim Jongin! Apa kau sedang berselingkuh di depan mataku??! Kau—“ Kyungie memukul kepalanya.

“Tidak, tidak, Kyungie. Dengarkan dulu penjelasanku!”

“Ah, kau juga mau diubah jadi wanita rupanya. Ya! Kembali kesini kau, Kim Jongin!!” Kyungie bersusah payah berlari mengejar Jongin dengan gaun putihnya itu. “Dasar pria brengsek! Ya! Kim Jongin!”

 

Huffttthh…semua pria sama saja ternyata.

 

THE END

A/N:

Pasti para readers bersyukur ini udah The End hahaha

Hmm…Hangukffindo masih belom kembali. Dia masih sibuk kayaknya. Tapiiiihhh…dia pada akhirnya mohon2 sama aku biar nge-post karena sebenernya fic ini terancam tidak di post hari ini. Tapi dia bilang dia udah janji makanya dia harus menepati.

Oke, tidak banyak berkata lagi. Terima kasih untuk para readers yang udah baca dan setia menunggu dari part 1, 2, dan akhirnya yang ke-3 ini publish.

Atas nama Hangukffindo…aku, Tracy, minta maaf untuk segala kekurangan yang ada di fic ini dari yang menistakan para EXO member, terutama Kris😦 sampe Kyungie T___T

Tapi ini hanya untuk have fun aja yah🙂

 

Thanks for our amazing actors:

Ray September 2012 [EXO-M] (7)

Kris a.k.a Kristina

Ray September 2012 [EXO-M] (6)

Luhan

Ray September 2012 [EXO-M] (5)

Xiumin

Ray September 2012 [EXO-M] (10)

Tao

Ray September 2012 [EXO-M] (8)

Lay

Big Thanks for our special guest:

tumblr_m6bsedJPAB1rtgg2wo1_500

D.O a.k.a Kyungie

Ray September 2012 [EXO-M] (9)

Chen a.k.a Kim Jongdae

BIG BIG HUGS AND THANKS FOR TRACY!!

BCLIcOdCIAANytw

(Hey, that was me!!! :D)

KRISTINA SAYS: SEE YAAA IN THE NEXT FIC!!!

tumblr_m54rwbuQP61rwt4j7o1_500

Penulis:

A Ridiculous Writer :)

31 thoughts on “Oh! Kristina [3/3]

  1. OMG!!!!!!!!!!!!!!!!!!! INI KEREEEN SUMPAH!!!!!
    Welcomeback Kris!!!!! Dia jadi cowok kece lagi😀 Dan Lay, idk, but WHAT HAPPENED TO YOU?? knapa kamu jd gila gituuuuuu??? *ikutanstress, Kasian si jongdae, sampe segitunyaaa ckckck, DAN MY HUSBAND NONGOL DISINI, TAEMINIEE mumumumu,/thanks eonni, woaaa/ *hebohsendiri
    what happened kalo jongin jadi ceweeeeek???? *melongo, dan itu itu ada sehunieee ya ampuuun, semuanyaaa jadi bahagia begini😀 but, don’t worry Lay, ada aku disiniiiiiii:DD, jgn gila lagi yeeeee
    Ini akhir yang keren dira eonni *prokprokprok* kereeeeen

  2. OH MY GODDDDDDDDD. AKHIRNYA ENDING JUGAAAA. SEDIH. NGAKAK. SEMUANYA JADI SATU. story-nya langkaaaaaaaa. kak dira pinter banget bisa dapet ide ini=)) trs kenapa lay patah hati sampe sebegitunya………..ya ampun sedih banget. oh man! -?- dia bener bener jatuh cinta sama kristina!!!!!! wkwk-_- dan kaido momentnya bikin ngakak parah bzzzzzz. ya, semua pria emang sama aja. tapi senggaknya kris udah buat perubahan. lol. keep writing kak dira!!

  3. OH MAN!! INI KEREEEN! Kris balik, YES! Luhan could stop to call him ‘baby’😀
    chukae yah buat kris sm sooyeon🙂
    hm, jongdae.. are you okey?? WHAT HAPPEN TO YOU, LAY??-_-
    diatas ada hunhan, ada kaisoo (again)~ yuhuuu~ thanks kak dir, makasih jg buat tracy..
    Kyungie, jongin jg selingkuh sm aku😀 bwahaha😀 tp jgn ubah dia jd cewek dong, gakuat bayanginnya-_-
    but its nice! Happily ever after (y) yeah! Keren keren keren.. Keep writing, eon!🙂

  4. OH GOD!! KAA DIRAA!!! /teriakpaketoa
    yeah, sesuai permintaanku, kakak ajib banget ^^b ini ff terkeren dari sederet ff paling keren di dunia yang pernah aku baca /iniapamaksudnya :*:9 entahlah, kak yang pasti I REALLY LIKE THIS! MUMUMU :* /ciumkakdira
    yeah, kriseu emang romantis /ngelapingus sumpah deh itu, langsung ngiimpiin kalo aku jadi sooyeon, ah entahlah, mungkin dia udah aku tampar pake ciuman kali yaah, bukan ama sandal :p /yadongmodeon
    well, itu kenapa melas banget yah si abang lay sama jongdae ahihik mereka disini konyol asli😀 aah, abang yixing :* /salahfokus /sekip
    daan KYUNGIE!! aaahhh, /pingsan kakak tahu banget aku maunya gimana :* itu kenapa juga si jongin ikutan playboy –a heheh mereka emang unyu to the max deh, dan asli suka banget sama scene kaisoo itu, aah sweet deh mereka, jadi pengin baca ff kaisoo lagi ._. /yaksekip
    kakakk minta sequel gini lagi boleh? jongin misalnya yang diubah jadi cewek ngahahak :p /gading /justkidding yeah, paling engga buat ff kaisoo lagi gitu /modus /banyakanmaunya aah, i love them :9
    kakakk, fighting buat kegiatan lainnya!! cepetan kombek yaaa, aku kangeen :9 dan especially for tracy, thanks udah bantu ngepost cerita awesome ini :*
    Keep Writing kakakk ‘0’9

  5. Tracy, It’s Kaisoo again and again!

    A (very) little bit Hunhan, why Dira?I ship them much, uuhh..
    ;3

    Dira-ya, kakak sujud syukur FF ini udh selesai. *sueerr
    Kkk, aaishh, ini FF ternista ttg EXO yg pernah Dira bikin, jangan bikin lagi ya?please..
    Kembali ke ciri khas Dira aja, bener2 definetly yours.
    Such as ABoB the series etc..

    Waiting for Fairy Kyungie ABoB vers..

    Kecup Tracy(?) and Dira(!)…

  6. Aaaaaaaa~

    Antara tertawa dan terharu semua jadi satu. Author daebakkkkk!

    Kayanya ff ini gak ada kurangnya, overall ini bagus (y)

    Gak nyangka akan berakhir secepat ini.
    Kristina, really miss u😦

    Kris, gue gampar ya kalo selingkuh lagi!

  7. astagaaaaa ngakak bagian lay. please lay sadar ;~;)/ kristina itu kris
    Kris akhirnya tobat (~’o’)~
    itu sooyeon baik banget ._. yah tapi yg namanya suka yabegitulah

    suka banget sama ff bikinan blog ini. unyu total(?). bisa nyampur aduk emosi dalam satu ff, baru dibikin suasana galau terus dibikin ngakak setelah itu. wkwk

    overall, nice ff ‘o’b

  8. OH Man!!! Lay parah bgt disini hahahahha
    untung kyungie baek hati dan tidak sombong ya, akhirnya kris balik jd cowo -ga jd iri-
    dan ya ampuuun trasi ternyata dirimu tidak kalah WOW dg kristina, abis ini trasi ama luhan deh kaya’y hahahhah

  9. Yeaaay!!! Krissica. Krissica. Krissica. *kibarkan bendera Krissica*
    Akhirnya mereka bersatuu😀

    Sempet ngenes juga pas bagian Kris jadi cowok lagi hahahaha. Luhan yang tidak tahu harus senang apa sedih *tapi kayaknya sedih deh* lalu Lay, omg kau mengerikan, haruskah aku menemuimu kakak /dilempartandukunicorn/ terakhir Chen, sepertinya dia akan segera gila,😆 *malah ketawa*

    Wah keselip KaiSoo tuh😆 bener-bener deh si Kai, berani bener main di belakang Kyungie, itu berbahaya oppa😆

    Daebak kak😀
    Tracy, sampaikan ini ke Kak Dira lho. Btw, kamu kok mirip Sehun? Jangan bilang saudara kembar Sehun. Andwaeeee😛

  10. waaaaaaaaa….. such a happy ending story…. :’)))

    neomu joahae……
    huhuhuhu…

    ff nya maniiiiiissss banget thor❤

    apalagi endingnya koplak banget itu sii jongin.

    teminnie~
    joonmyunie~

    haahahaha!!!
    kyungie cembokuuur

    asiiiik ada hunhan…
    slight si yaaa…
    bikinin yg hunhan thor *,*
    hihi kedip2 mataaaa..

    *bbuing bbuing

  11. Happy ending! Yay! ^o^
    Tao-ge(?) uda ga muntah lagi. Chukkae! /dance/ Ehiya, aku mau juga dong dikasih boneka pandanya. “v”)/
    Waaa, Luhan ngga jadi setan lagi. Luhan anak baik. :*
    Nae naempyeon! Kim Jongin! Aaaaa!!! /heri/
    Thanks author uda nyempilin(?) suamiku tercinta ini. Jongin jangan nakal ya, biar ga disihir jadi cewe. Oke?!
    Oke, ini ffnya nano-nano(?). Bikin mewek sama ngakak dalam waktu yg bersamaan. Dan yg paling penting ada pesan moralnya. :))
    Keep writing, author. Hwaiting for the next story. ^o^

  12. First, kak diraa maafkan saya karena baru baca fic lama ini >__<
    HAHAHAHA, LAY YANG MALANG.. duh, masa dia terpesona sama Kris.. aku sempet ngakak pas Luhan mbentak Lay, dan Lay berteriak dengan lantangnya kalau si Kristina itu cantik.. kekkeke~ emang, pesona Kristina tak dapat dihindari xD #slapped..

    1. Oh, saat ternyesek disini itu pas momen Kris-Jessica deh.. nyesek,nyesek,nyesek >_< bisa aku ngebayangin betapa galaunya si Mr. Kris ini..
      Awawaw, kak dira selalu menyelipkan momen kaisoo :3 aaawwww :3 #skip..
      Haha xD Kris jadi cewe salah, jadi cowo juga salah -___- hidup kamu penuh dengan kesalahan ya Kris.. #slapped..
      HAHAHAHA, Jongdae dan Lay pun frustasi karena wanita idaman mereka telah tiada.. cupcupcup :’) masih ada aku kok disini.. #plakkk.. #skip..
      Dan kak dira, aku suka last partnyaaa :3
      Great story kak xD

    2. ahahahaha gapapah, aku juga minta maaf ya kalo baru bales komennya sekarang. eumm lay sangat malang, kasian aku mau pukpuk dia, bantuin aku yuk #ehh
      luhan memang brengcek dan pesona kristina memang number one gituuh hahaha makasih ya say udah baca😀

  13. UWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA UWAAAAAAAAAAAAAAAA UWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA *teriak2an pake toa soak(?)* /dihajarsekampung/

    suka banget sama caranya kak dira yg ngebikin aku ikut larut di dalam ff ini!
    kak dira emang paling jago dan top markotop dalam mempermainkan perasaan readers(?) huehe d(‘-‘)b
    feelnya campur aduk!
    ngakak, terharu, trus ngakak lagi, trus romancenya aaaaaaah berasa banget :’)

    “KAU SANGAT CANTIK, KRISTINA!! KAU SANGAT ASDFGHJKL—“ <—ini kok jadi lay yang mendadak pervert?!😄
    dan luhan.. dia mulai normal huahaha /pukpukmesraluhan/ /tiarapsebelomditabok/
    prihatin sama lay ._.

    “KRISTINA, JANGAN PERGI! JANGAN MENEMUI KIM JONGDAE! AKU BERJANJI AKAN BEKERJA, MEMBAYAR UANG SEWA DORM KITA!! AKU MENCIN—“ <—INI ASDFGHJKLFQEITNVBWEPQWROUHV BANGET! SUMVEEEEEEE LAY! ARGH KELAKUANMU SANGAT (a)LAY!😄
    WUAKAKAKAK! KALO AKU ADA DI SITU PASTI AKU BAKAL NGETEKIN LAY😄 /diketekinduluan/ /pingsan/ /bangkitlagi/

    dan, oh.. di part ini lebih banyak bagian mengharu birunya '-'
    TOTALLY LOVE JESSICA IN THIS FIC!
    dia itu sweet banget! cintanya ke kris tulus banget, tapi kris? melenceng banget! x.x
    kasian jess.. dia layak dapet pria yg lebih baik dari kris ('-')v /dijitakkris/
    dan, aduhhhhhhh kris benar2 pacar yg buruk -_- untung aku bukan pacarnya(?) /APAINIPAI?!/ /benerbenersalahfokus/

    kyungieeeeeeeeeeeee!!!!!!!!!!!!!!!!
    aduh mbak(?) dirimu benar2 peri yang sangat baik dan adorable dan lovable!
    duh kamu mirip kyungsoo deh(?) /SALAHFOKUSBENERAN/ /slapped/
    aaaaaaaaaaaaa makin cinta sama soo huahahaha :* /pelukciummesra/ /plakked(?)/
    aaakkkk kyungsoo bener2 bundadari(?) banget hwhw :')

    aku suka pas bagian jess nampar2 kris!😄 /ditamparkris/
    kasian jessica.. dia pasti terpukul banget gara2 kris udah mengkhianatinya T.T
    dan kris bener2 pleiboi kelas kakap–eh salah, kelas paus! O.O
    tapi gatau kenapa aku ngakak kak pas jess mukul kris pake sendal rumahnya😄
    aku ngebayangin jess mukul kris pake sendal swallow HAHAHAHAHAHA😄 /apaini/ /lagi2salahfokus/
    tapi yah.. untunglah akhirnya jess masih mau berbaik hati sama kris yg padahal udah nyakitin dia kayak gitu. salut buat mbak jess! '-')b /seenaknyamanggilmbak/ /dilemparkeselokan/
    akhirnya mereka balikan lagi hihi :'3 terharu! :')

    DAN NGAKAK DI BEBERAPA BAGIAN TERAKHIRNYA!😄
    CHENNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN ASDFGHJKL DIA BENER2 NYUSUL KRISTINA HAHAHAHA SADAR ATUH MASSSSSSSSS KRISTINA ITU CUMA JELMAANNYA KRIS HAHAHAHA😄
    DAN NGAKAK BANGET KARENA CHEN BIKIN PATUNG KRISTINA DI DALEM KAMARNYA HAHAHA SEGITUNYAKAAAAAAHHHHHH😄
    DAN LAYYYYYYYY DIA BENAR2 TERKENA GANGGUAN JIWA!😄
    JANGAN BUNUH DIRI, LAY! KRISTINA MASIH ADA! KRISTINA MASIH HIDUP, TAPI DALAM WUJUD SEORANG PRIA😄 /pukpuklay/
    DAN KYUNGIEEEEEEEEEEEEE ASTOGEH KENAPA PERANMU SANGAT MENGGEMASKAN BEB?!😄
    JONGINNNNNNN WAKAKAKAK SIAPA ITU TAEMINNIE DAN JUNMYUNNIE?!😄
    ADUH KYUNGIEKU SAYANG CINTAKU MANISKU BELAHAN JIWAKU KALO JONGIN SELINGKUH, PUTUSIN AJA TRUS TRANSGENDER TRUS KITA JADIAN TRUS KITA NIKAH DAN HIDUP BAHAGIA XDXDXD /bener2dijotos/
    NGAKAK BANGET BACA ENDINGNYA HAHAHA😄 /capsrusak/ /lupamatiincaps/ /diterjanggara2rusuh/

    aku suka sama caranya kak dira dalam bikin ff ini!😀
    bahasanya simple, tapi ngena!
    dan kak dira selalu berhasil ngebikin aku ikut terlarut dalam cerita /terlarutdikiralarutankimia/ /salahfokuslagi/ /dihajar/ maksudnya feelnya ngena kak😄
    duhhhhhhhh can't say anything lagi! *kak dira : UDAH FAI UDAH KOMENMU BENER2 UDAH BIKIN PUSING*
    huwehehe maapin fai ya kak kalo komennya fai selalu berbentuk drabble (atau bahkan ficlet?) kayak gini😄
    lain kali fai bikin komen oneshot deh😀 /dibogemkakdira/

    oke kak sekarang udah hari minggu, tepatnya tanggal 21 april 2013 dan jam sudah menunjukan pukul 2.15 pagi dalam waktu indonesia bagian barat dan aku masih ngakak2 efek ngebaca ff ini😄
    ha..ha.. mungkin komenku sampe di ff ini dulu, besok aku lanjutin ngekomen di serial abob + ff2 yg lainnya ;D

    as usual, ffnya bagusgusgusgus dan bikin aku makin cinta sama exo! terutama kyungsoo dan abangku, luhan(?) /PLAKDORDOR/
    dan tentunya love you too kak dira hihi❤
    love bgt sama ff ini! ^^

    /matiin laptop/ /matiin lampu/ /tarik selimut/ /peluk kyungsoo/ /DOR!/

  14. “KRISTINA, KEMBALI LAAAAAHHHH………”
    “OH, MAN!! HALO, KRIS? KAU ADA DIMANA? INI BURUK, LAY HAMPIR MELONCAT DARI ROOFTOP KARENA INGIN BERTEMU KRISTINA! KAU HARUS MELAKUKAN SESUATU, KRIS!!”

    aku mau mati bacanya.*ngomongnya mau mati terus tapi nggak mati2*

    Xing gege, sadarlah. aku hanya milikku dan kris hanya milik orang lain. *yang ini mohon jgn di bash*

    dan kris, kau belum puas jadi perempuan hah? masih berani ngelirik cewek?! ohoho..

    tanpa KaiSoo, semua epep rasanya janggal. dan TADAAAAA~~~ liat betapa menyebalkannya Kai, Soo omma sabar ya. appa itu emang suka ganjen. tapi hatinya tetep buat eoma.

    aku suka bahasamu eon. enak untuk dibaca. trus alurnya juga ngalir.

    Dira eon jjang!!

  15. INI BAGUS! Kaisoo bagus/?

    Ini si kris tobat! Ahhhhhhh kristina!!!
    Jongdae sm lay sakit (jiwa) u.u

    Luhan ketemu sehun…… Yatuhan sakit perut liat foto sehun jd gitu…

  16. okeh, apa kita harus melakukan pemakaman untuk kristina??!!!
    haruskah kyungie mengubah jongin sbg pengganti kristina untuk chen?!!
    dan, oh God! apa kita harus membawa lay ke RUMAH SAKIT JIWA???!!!!!

    hwkwkkwkkkk, kak diraaaa sumpah ini KONYOL bin NGOCOL banget! bisa bisabya luhan si imut menjadi luhan `si pervert` wkekekkk /tonjok luhan/ emang dajjal nih, hahahhahha!

    tetaplah kaka, aku tak bisa berkata kata._. hanya ucapan `semangat` dan TERIMAKASIH karena telah menbuat perutku berguncang/? hebat ekekekk

    luvyu:-*

  17. Yuhuu~ Happy ending semua!! Kris blik lg jd namja, dan hdup bhgia ma Sooyeon (?)
    dan luhan, omg.. Knpa kau jd seperti itu? Memanggilx ‘baby’ oh come on guys, it tdk seperti luhan. Lay ad ap dgn mu? Sebegitu terobsesix kah drimu pda Kristina? Chen jga sma2 ksian.. Overall dari part 1-3 aku bner2 suka nih ff..

  18. ASDFGHJKL aku bingung mau ngetik apa, ffnya kelewatan KEREN OVERDOSIS astaga! aku bacanya kok ya sedih tapi ketawa, ketauan gila kan /apaan-_-

    tapi bener kok asdfghjkl keren! keren! keren! aaaa

    keep writing kak!!

  19. Ehek ehek
    Akhirnya end juga.. (Padahal masih berharap ada lanjutannya) yah Kkamjong bisa kali jadi cewek. Nanti namanya Kaila .___.v LOL
    Yang paling bikin ngakak itu si aLay, yah.. Dia jatuh cinta saama Kristina dan itu-eum
    Begitulah
    FF nya kerennnn seperti biasa. Lucu dan ada momen yang bikin terharu T-T
    Joha~ ^^

  20. Pertama, biarkan aku ketawa sampe puas dulu. HAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHHHAHA

    Ini suer serius beneran ga bohong abis jujur Kyungieeee kamu lucu bangeett astagaaaa. Kenapa nyangkut” ke Kyungie yah padahal kan pemerannya Kris._. Eumm aku paling ngakak pas Kyungie nelpon Jongin di part 2 itu aku gila sendiri di dalem mobil(?) /baca di tengah macet sih/ yang part 1 nya itu aku pengen muntah kayak Tao-_- /enggalahbercanda/ Kris? Jadi… Kristina? Oh, man! Lay aja sampe mau loncat gara” kecantikan kamu. Dan Luhan -_________- kamu gile jahat banget, mengerikan apalagi pas ada panggilan baby, baby! For Kristina! Itu bikin aku….. (oke gausah dilanjutkan yang satu ini)

    Pas sebelom baca fic ini tuh aku udah sempet liat” judulnya. Tapi rasanya engga ah soalnya gabisa bayangin Kris jadi Kristina. Tapi setelah dilihat” lagi aku kecantol juga /mumpung di perjalanan, macet, ngisi waktu luang/ aku buka kemudian… oh, yeah! Aku ketawa ga abis”

    Di part 1 aku menemukan banyak kata oh, man! Dan itu agak mengganggu sih walaupun nambah lucu juga😄 di part 2 aku gabisa bayangin Jongdae jalan sama Kristina. Jelas” Kristina tuh tinggi semampai, masa jalan sama.. errr Jongdae? Beda jauh gak sih eeemmm
    Di part 3 itu, terharu sekali-_- apalagi pas ujan”an udah drama banget tuh tapi ada bagian yg buat aku ketawa yaitu; Sooyeon lempar Kris pake sendal! Itu aku ketawa di tengah suasana sedih. Dan pas lagi akhir”nya kan ada bacaan “mungkin Kyungie ada di sini…’ aku langsung ketawa._. Abisnya inget Kris sama Kyungie yg di mimpi itu– masa Kris lempar peri pake kerikil._. Oh, man! Itu peri, okeh? Peri! Masa lu ngancem dia sih-_-

    Segitu deh komentar aku. Maaf kalau belibet dan bolak balik ya ga beraturan._. Keep writing ya kak! Ps: aku suka yang terbaru dengan cast Jin BTS😀

  21. daebak daebakkkk akhirnya kris jd namja lagi hahahahahaha
    poor lay n jongdae,kasihan kristina nya udah gk ada

    poor peri kyungie

    daebakkk daebakkk

  22. DAEBAKK… INI FF TERKEREN YG BIKIN SAYA NGAKAK GULING2… DITAMBAH CASTNYA ADA DUO BIAS SAYA *tunjuk XIUMIN N KRIS*
    YEY!! HAPPY ENDING… TP PERLU KITA INGAT DISAAT SEMUA MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN, AKAN ADA YG TERSAKITI *heeeapa itu??? *tunjuk jongdae n lay* haaa
    ditunggu ff selanjutnya…

  23. once again im galau mau nangis atau ketawa aja….

    akhirnya kris balik lagi jd jantan. tapi sayangnya dia malah digebukin kaya maling ayam ketangkep basah lagi ngemaling kucing…..

    semoga sooyeon ga salah milih kris… tapi lumayan kalo sooyeon tersakiti lg ntar kris jd kristina lg/?

    and for jongdae n yixing, semoga kalian baik-baik aja disana/? tanpa kristina. kristina udah reinkarnasi jd krisdayanti disana……/?

comment here please :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s