Posted in Angst, EXO, Sad

[SongFic] Blue Jeans

Title   : Blue Jeans

Casts : Chanyeol EXO-K and You

Rating : Pg-15

Length : Ficlet <1000w

Genre  : Angst, hurt

A/N: Totally in love with Lana Del Ray and her song…Blue Jeans. And then this idea shred in my mind. Oh God, thank you for this. Well, dunno is this okay, freak, or…nothing.

***

 

Blue jeans, White shirt
Walked into the room you know you made my eyes burn
It was like James Dean, for sure
You so fresh to death & sick as ca-cancer


 Tidak ada yang lebih menarik memperhatikan Chanyeol dibalik bulu matamu, pandangi tubuhnya yang berbalut kaus putih juga kaki panjang yang tersembunyi di balik jeans biru. Aku ingat itu adalah hadiah natal dariku dan  tak kusangka semuanya terlihat sempurna ketika Chanyeol menempelkan mereka semua di tubuhnya.

Ada banyak deskripsi yang bisa kulontarkan pada Park Chanyeol setiap kali langkah itu membawanya semakin dekat dan dekat, melewati ambang pintu kamar ini. Parfum yang dikenakan tidak terdeteksi hidungku, namun kupastikan itu bukan parfum wanita lain melainkan aroma Chanyeol yang bercampur ekstasi…segar dan baru.

You were sorta punk rock, I grew up on hip hop
But you fit me better than my favorite sweater, and I know
That love is mean, and love hurts
But I still remember that day we met in December, oh baby!

 

Kulit Chanyeol tidak pernah dingin sepanjang memoriku bisa mengingatnya. Urat-urat menonjol dari balik kulit tipis itu. Mungkin karena Chanyeol tumbuh sebagai pemain drum dan dia hidup untuk memukul alat musik itu. Katanya lagu rock underground mengantarkan sensasi tersendiri, tapi jujur saja aku lebih memilih jenis lagu yang buat saraf tubuhku bergerak sesuai dentuman dan ketukan lagu.

Beberapa alasan menjadi dasar kami bertengkar, terkadang suara kami melebihi voltase gitar listrik milik Chanyeol, dan jantungku berkejaran memompa emosi dari ujung kaki sampai ujung rambut. Tapi kami lagi-lagi kembali ke dalam suatu suasana di tempat tidur dan aku sadar Chanyeol tidak jauh berbeda dengan sweater favoritku. Satu yang berwarna merah pucat. Chanyeol bahkan lebih dari itu.

Terkadang aku mengerti apa arti cinta yang kami jalani dan inilah cinta—sebuah perasaan yang tak punya batas logika. Dan terkadang ku kunyah kenyataan pahit, bahwa cinta itu juga sakit. Tapi aku tidak lupa dimana kami bertemu, kapan dan bagaimana.

“I will love you till the end of time
I would wait a million years
Promise you’ll remember that you’re mine
Baby can you see through the tears?”

Chanyeol hanya tertawa ketika kubisikkan sederet kalimat murahan itu. Rambutnya yang kecokelatan basah akan keringat, terasa aneh di telapak tanganku. Kutelusuri setiap senti wajahnya, lengannya, tubuhnya…tinggalkan jejak jemariku agar Chanyeol ingat bahwa selamanya, dia milikku.

Love you more
Than those bitches before
Say you’ll remember, oh baby, say you’ll remember
I will love you till the end of time”

 

Kuyakinkan tidak ada gadis lain yang bisa mencintai lebih dariku. Tidak ada yang bisa membuat Chanyeol ingat dan lupa apa itu kenyataan, atau sadar kalau kami sedang berada di dalam kamar kecil berdinding putih, bukannya surga atau tempat indah lainnya.

Big dreams, gangster
Said you had to leave to start your life over
But he headed out on Sunday, said he’d come home Monday
I stayed up waitin’, anticipatin’ and pacin’ but he was
Chasing paper
“Caught up in the game” that was the last I heard

Gadis macamku ternyata bukan sosok yang diimpikan seorang Park Chanyeol. Dia punya seribu mimpi yang terdengar mirip bualan. Tapi di kala itu dia tidak main-main saat dia berkomat-kamit tentang pergi, luar kota, dan mulai hidup yang baru. Dia katakan semua itu tanpa melibatkanku sama sekali. Lalu ku tarik kaus putih itu dalam genggamanku.

I was like: “no please, stay here,”
We don’t need no money we can make it all work

Kita tidak butuh hal lain selain ini.

 

But he headed out on Sunday, said he’d come home Monday
I stayed up waitin’, anticipatin’ and pacin’ but he was
Chasing paper
“Caught up in the game” that was the last I heard

 

Kubiarkan Park Chanyeol pergi. Kali ini lebih lama, melebihi perkiraan jika sekedar hindari rasa bosan yang mungkin bersarang di kepalanya bertahun-tahun lamanya. Karena aku sanggup duduk di depan televisi, memakan satu kotak es krim sambil menonton semua video yang pernah kami rekam bersama. That’s okay…that’s okay.

You went out every night
And baby that’s alright
I told you that no matter what you did I’d be by your side
Cause Ima ride or die
Whether you fail or fly
Well shit, at least you tried.

 

Bahkan ketika Chanyeol membuka pintu garasi dan aku menemukan dirinya masih utuh tanpa potongan-potongan yang hilang. Napasku, hidupku, jiwaku kembali lagi. Park Chanyeol katakan itu biasa saja. Dia akan terus pulang dalam keadaan yang sama seperti saat kami bertemu, berciuman di bawah matahari kota Paris dan bergerilya.

But when you walked out that door, a piece of me died
I told you I wanted more-but that not what I had in mind

 

Dan terima kasih itu semua adalah kebohongan semata, karena ketika Chanyeol kembali berjalan lewati pintu yang sama untuk keseribu kalinya…aku tahu dia tidak akan pernah tunjukkan wajah itu padaku. Secepat itu Park Chanyeol menghapus apa yang dia bangun dan tinggalkan diriku sendiri dalam kegelapan.

I just want it like before
We were dancin’ all night
Then they took you away- stole you out of my life

Aku hanya butuh Chanyeol ingat dan tak akan pernah lupa.

You just need to remember…

Kubisikkan beberapa baris kalimat itu di udara, biar angin antarkan kepada Park Chanyeol.

I will love you till the end of time
I would wait a million years
Promise you’ll remember that you’re mine
Baby can you see through the tears?
Love you more
Than those bitches before
Say you’ll remember, oh baby, say you’ll remember
I will love you till the end of time

THE END

Penulis:

A Ridiculous Writer :)

31 thoughts on “[SongFic] Blue Jeans

  1. Aahhh… wae so depresed? ;;—–;;
    ‘Aku’ nya sangat sangat depresi sekali, kayak lirik lagunya. sebenernya aku gatau ini lagu apa dan lagu siapa.. but yeah, sekali lagi, ini depresi banget…

    dira u said that u’re weak at pick the good dictions and what are these? gak ada lagi kesan kamu maksain nulis dg gunain bahasa yg berat atau apa… rasanya ngalir gitu aja dan ini indah.. banget… :’)
    aku ga review banyak banyak yah.. gatau mau nulis apa lagi.. pokoknya ini bagus banget.. :*

  2. Aahhh… wae so depresed? ;;—–;;
    ‘Aku’ nya sangat sangat depresi sekali, kayak lirik lagunya. sebenernya aku gatau ini lagu apa dan lagu siapa.. but yeah, sekali lagi, ini depresi banget…

    dira u said that u weak at pick good dictions and what are these? gak ada lagi kesan kamu maksain nulis dg gunain bahasa yg berat atau apa… rasanya ngalir gitu aja dan ini indah.. banget… :’)
    aku ga review banyak banyak yah.. gatau mau nulis apa lagi.. pokoknya ini bagus banget.. :*

    1. waaaaa kak trrrriiiiiii!!! ~(^.^)~
      hahaha emang lagunya depresi parah kak T.T jadi pas nulis sambil dengerin eeeehhh ikutan setress kan haha

      aaaa…beneran kak ini ada diksinya? aku gak tau ini ada ato enggak, tapi emang niatnya cuma nulis sesuai cerita liriknya aja loh kak. tapi emang beneran ini gak maksa? emang sih depresi banget :p haha

      waaaa makasih yaaa kak triiii ~(^.^)~ eummm…aku gak mau bikin songfic depresi begini lagi dah, entar keikutan haha

  3. Huwaaaa.. Bagus ka, bagus bgt..

    Cma waktu asik2 baca, tau2nya ‘elo gue end’, *halah, abaikan>plaakk

    gudd, kaka… Guuuddd..
    tp sekali lg, ka.. Aku nyesek kalo baca ff model bgini.. T.T

    1. ini tuuuhh deperesi berraaatttt Nay wakakakk
      yah, emang songfic biasanya pendek (soktoi! padahal baru pertama kali bikin songfic) ._.v

      hahaha oh iya lupa saya kamu gasuka ff model begini hihihi
      maacih ya naayy😀

      1. Bukanny g ska si, ka.. Cma nyesek.. Bkin hati miris teriris2.. #lebeh! Plakk

        maklum aja, deh ka.. Aku perempuan yg b.hati peka.. #jiyaaah, kumat

      2. Yaaah,. Apa2 itu pake perasaan gtu deh ka.. Jdi rasany, dkit2 nyesek kalo ff sedih.. Dkit2 seneng smpe mumbul kalo ffny happy ending.. Hahaha
        #oranganeh

  4. nyesek kak dira Y_Y aku lebih suka fanfic kak dira yg ngefluff deh..
    terus, katanya kak dira ga bisa pakai diksi? ini KEREN PAKE BANGET LOH BAHASANYA, SUERRRR DEEEH😀 #capsjeboll..
    tp, itu kata2 “end”-nya pengen aku bakar -__- raaawrrrr..
    lg nyesek dan keasikan baca fic ini, eeeh.. udh end -_- jujur aku masih kaget kalau ini udh end -_-
    aku kira kaliman “end” itu cuman delusiku, dan ternyata bukan -_- #tendangKai..
    ini bagus banget kak dira😄

  5. ” Parfum yang dikenakan tidak terdeteksi hidungku, namun kupastikan itu bukan parfum wanita lain melainkan aroma Chanyeol yang bercampur ekstasi…segar dan baru. ”

    woow~~
    sudah memikirkan kemungkinan manis diending tapi malah ditinggal gitu aja..
    Kenapa endingnya nyesek..
    Mikirin Chanyeol kaya gini berasa pengen jitak pake stik drumnya!
    Isshhh~
    tapi-tapi… yg lanjutannya ini bagus deh..
    /liat-liat Kris/ hehehe~ ^^

    1. eumm itu juga salah satu kalimat kesukaanku dari fic ini😀
      dan haduuuh maaf ya menipumu dengan ending yang sedih dan ditinggalin huehue…
      eeeehh jangan di pukul si chanyeol >.<
      hehe

      hahaha kris kris kris, untunglah aku buat happy ending kan disana🙂

      makasih udah baca yaaa ace😀

  6. ..kembali ke dalam suatu suasana di tempat tidur.. NGAPAIN!!! -,- aku masih kecil kak, masih polos😀 /dan oon/ kaak.. ini ff seriusan bikin aku galau!! huaaahh, kasihan si ‘aku’.. kerjaannya nungguuuu mulu😦 aduh, chanieee /nunjuk cover/ napaaaa.. napaa kamu ganteng!! sexy ;;;A;;; aduuh, intinya nih ff DAE to the BAK!!

    1. itu…gangerti hahahaha xD (loh?)
      yap, aku juga pas bikinnya juga lagi galau sambil dengerin lagunya si lana, duh beneran galau deh hahaha
      dan emang ini pas banget buat si yeol ya, dia kan seksoi hahaha

      okeh makasih ya udah baca dan komen :))

  7. Sperti komentar aku di ff sbelumnya kak, krna aku bacanya nggak kesusun jdinya pas baca ff yg ini aku agak snyum2 sndiri mikirin si Chanyeol#gilakan?.
    tpi angst-nya dapt kok dan aku jg suka love note-nya kakak! aku lanjut baca dlu, ddahh!
    Semangat!

  8. walah endingnya chanyeol oppa ninggalin ceweknya, kasihan bngt ceweknya…..
    ceritanya bagus eonni, feelnya dapet waktu bacanya, pokoknya keren bngt deh eonni…🙂

  9. Hmm, awal lyricnya excited, tapi makin belakang makin depressed ya, penasaran sama lagunya,,
    Tapi kayaknya yeollie gak baka gitu deeh, dia kan nyengir mulu. Hahaha

  10. Dikira happy ending kak taunya yeolli ninggalin ceweknya gitu aja padahal ceweknya udah bilang love him till the end of time tapi tetep aja ditinggal T.T

  11. Nice ff! Tiap ff chanyeol buatan kakak, q selalu suka deh! Chanyeolnya kerasa banget, haha🙂
    Dan tiap song fic bikinan kakak, pasti selalu berakhir dgngoogling itu lagu, terus donlot. Didengerin berkali-kali sambil kebayang-bayang adegan di ff nya, that’s so cool menurut gue, kkkK!

  12. bingung mau komen apa,hehe
    ditinggalin cowoknya ya itu
    gak pernah tahu lagu ini tapi gara2 baca songfic ini jadi pengen tahu lagunya

  13. Ya ampun… diksinya mengalir dengan begitu indah :’)
    nyeseeeeeeekk banget! makin nyesek bacanya sambil dengerin lagu Agnesmo-Teruskanlah.
    Ya Allah… T.T banjir air mata.
    Terus berkarya kak, tulisanmu luar biasa🙂

  14. kok nyesek ya😦😦 lebih suka kak dira dan ff fluff nya~ TAPI INI TETEP KEREN, I MEAN, OMG KAK DIRA, DIKSINYA ITU!!!! aku iri gimana bisa pake diksi-diksi gitu sih aku gabizzzaaaa hikss
    chanyeolnya -_-

comment here please :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s