Posted in Comedy, Family, Fanfiction, Fluff, Romance, SHINee

Oppa…Do You Like Me??

Title : Oppa…Do You Like Me??

Cast : Lee Taemin SHINee, Hyo Ra, SHINee Member

Genre : Drama Romantic

Length : Oneshot

Rating : PG-15

Taemin berjalan ditengah siang yang sangat dingin. Salju turun semalam dan dia sangat kedinginan. Dia butuh sesuatu yang hangat, maka Taemin langsung berbelok ke sebuah café. Bukan hanya karena cuaca yang dingin dan menginginkan segelas cokelat panas namun Taemin ingin melihat Tiffany yang bekerja disitu.

“Annyeong noona.” ujar Taemin sambil memperlihatkan wajah cutenya itu.            “Anyyeong, Taemin. Biar kutebak, segelas cokelat panas dengan cookies cokelat?” kata Tiffany tersenyum lembut padanya. Hati Taemin terasa meleleh saat itu. Dia bahkan tidak memerlukan cokelat panas untuk melelehkannya.

Tiffany membawakan pesanannya dan Taemin meminumnya sembari mengobrol dengan Tiffany. Lalu Taemin berniat untuk mengajak Tiffany ke taman bermain besok.    “Noona, eumm…besok kan libur. Noona sibuk tidak?”

“Aku hanya akan ke perpustakaan pagi-pagi lalu aku akan mendekam sepanjang hari di rumahku mungkin.” Jawab Tiffany tertawa kecil.

Taemin tersenyum senang, dia berpikir inilah kesempatannya. “Noona, apa…”

Kalimatnya terpotong oleh jeritan seorang gadis…

“Huaaahhh..SHINee!!!” gadis itu berlari mendatangi Taemin. “Taeminie oppa!!” ujarnya dengan memeluk lengan Taemin.

Taemin berusaha melepaskannya. “Hei..lepaskan aku.” kata Taemin berusaha untuk ramah pada fansnya. Namun gadis ini malah semakin erat memeluk.

“Oppa, kau mau kan berfoto dan menandatangani bajuku? Ayolah, oppa.” pinta gadis itu. Tiffany hanya tersenyum melihat Taemin bergulat melepaskan diri dari gadis itu.

Akhirnya Taemin membayar cokelat kepada Tiffany dan keluar dari café dengan fans yang masih menempel padanya. Sesampainya di luar, Taemin melepaskan gadis itu.

“Apa yang kau lakukan?” pekiknya sebal. Namun dia mengecilkan suaranya ketika semua orang melihat kearahnya.

“Aku tahu kau sangat nge-fans padaku. Tapi kau bisa kan tidak seperti ini padaku.” ucapnya tidak sabar. Gadis itu tidak menjawab, dia hanya memandang Taemin dengan matanya yang besar.

“Kau aneh. Sudah sana pergi!” Taemin pergi dengan kesalnya, karena rencananya gagal untuk mengajak Tiffany kencan.

Taemin pulang ke dorm-nya. Dia membunyikan bel dan Key yang membuka pintunya.

“Kenapa kau pulang sangat cepat dan…siapa dia?” Key menunjuk seorang gadis di sebelahnya. Taemin memandang gadis itu dan berteriak. “Aaaa!! Apa yang kau lakukan disini?” Taemin sangat kaget melihat gadis itu.

Gadis itu tersenyum, “Oppa, aku sangat menyukaimu.” ujar gadis itu dengan suara kanak-kanaknya. Key tertawa terbahak-bahak mendengarnya.

“Hyung…” Taemin melemparkan pandangan sebal. Lalu dia berkata pada gadis itu.           “Pulang sana ke rumahmu. Jangan beritahu dorm SHINee ada disini.”

Taemin hendak masuk namun gadis itu kembali berkata. “Aku tersesat dan aku baru pindah ke seoul, aku lupa dimana rumahku.”

Taemin menggaruk kepalanya dengan frustasi.

***

“Jadi…namamu siapa?” tanya Minho pada gadis itu.

“Namaku Kim Hyo Ra.” jawabnya.

“Umurmu berapa?” tanya Jonghyun.

Mereka mengelilingi Hyo Ra di meja makan seperti menginvestigasinya.

“17 tahun. Beda 2 tahun dengan Taemin Oppa.” dia mengedipkan mata pada Taemin. Taemin pun bergidik melihatnya.

“Apa kau ingat nomor telepon ayah atau ibumu?” tanya Minho sambil menahan tawa. Hyo Ra menggelengkan kepalanya.

Minho menghela napas dan tersenyum pada Hyo Ra. “Baiklah, sementara kau mengingatnya, kau lebih baik tinggal disini semen…” Taemin langsung memotongnya.      “Apa??!! Hyung, apa kau gila? Dia…Onew Hyung, katakan sesuatu.” wajah Taemin memelas pada Onew. Onew malah bilang,

“Aku sih terserah. Tidak apa jika sekali-kali kita mendapatkan gadis di dorm ini. Apa kau bisa membersihkan rumah?”

“Husss…” Key memukul Onew, lalu mengelus kepala Hyo Ra. “Jangan dengarkan mereka. Kau pasti capek kan. Lagipula ini juga sudah malam. Lebih baik kau cepat tidur.” ujarnya dengan suara keibuan. Lalu dia mengantarkan ke kamar mereka.

“Karena Taemin yang membawamu kesini, jadi kau tidur di tempatnya.” Dia menunjuk tempat tidur Taemin.

Taemin langsung menghalangi Hyo Ra.

“Hyung!! Mengapa kau melakukan ini padaku? Kau tidur di luar!!” ucapnya. Tanpa basa-basi Key mengambil bantal dan selimut menaruhnya ke sofa diluar.

“Ini tempat Taemin. Hyo Ra, ayo masuk ke dalam. Aku akan membuatkanmu segelas susu hangat.” Taemin tidak percaya apa yang dia dengar.

“Hyung…buatkan aku juga!!”

***

Keesokan harinya…

“Oppa, Taemin oppa kemana?” tanya Hyo Ra pada Onew.

“Aku tidak tahu.” jawab Onew singkat, dia sedang membaca koran.

“Kau ini apa-apaan sih, Hyung. Padahal kau yang tadi mengantar Taemin ke sekolah. Dia pergi ke sekolah Hyo Ra. Memang ada apa?” kata Key. Hyo Ra hanya menggeleng dan tersenyum malu, lalu pergi dari sana.

“Apa aku benar-benar mengantarnya?” Onew bertanya pada Key.

Hyo Ra mendatangi Jonghyun yang sedang membuat lagu di computer. Hyo Ra duduk melihatinya menggubah lagu. “Apa itu lagu untuk album barumu?” tanya Hyo Ra tiba-tiba, mengagetkan Jonghyun.

“Aissh…kau membuatku jantungan. Ini…emm..”

“Aku tahu! Untuk Shin Sekyung kan?” Perkataan Hyo Ra membuat Jonghyun tersipu malu. “Apa aku juga bisa membuat lagu?” ujar Hyo Ra.

Jonghyun tersenyum menatapnya. “Untuk Taemin? Apa kau benar-benar menyukainya?”

Sekali lagi Hyo Ra mengangguk malu-malu sambil tersenyum. Jonghyun tertawa, “Ah, anak itu…baru aku tahu seleranya bukan hanya noona saja. Sini aku ajari.”

Hyo Ra keluar dari ruangan itu dengan senyuman diwajahnya. Dia pergi ke dapur dan melihat Key sedang memasak.

“Oppa, apa yang sedang kau masak?” tanya Hyo Ra mengintip dari pintu dapur.

“Sini. Coba masakanku.” Lalu Hyo Ra mencicipinya dan melompat-lompat senang karena makanan yang dibuat Key sangat enak. “Wuah…oppa, aku mau tahu cara membuatnya.” kata Hyo Ra dengan wajah memelas. Key pun mengajarinya. Mereka berada di dapur sambil mengobrol dan bercanda.

***

Taemin pulang dari sekolahnya. Dia melemparkan tasnya dan menghempaskan diri ke sofa. “Aku pulang.” ujarnya.

Lalu tiba-tiba Hyo Ra memeluknya dari belakang. “Oppa!! Kau sudah pulang? Wah senangnya, kita bisa bermain bersama. Oppa, tadi aku bermain playstation bersama Minho Oppa, lalu Jonghyun Oppa mengajariku membuat lagu, lalu aku membantu Key Oppa memasak, lalu…”.

“Lalu kau harus pergi dari sini!” ujar Taemin ketus.

“Taemin ah, jangan berbicara begitu pada Hyo Ra!” tegur Key yang sedang menyiapkan meja makan. Mata Hyo Ra pun mulai berkaca-kaca dan dia berlari keluar. Taemin hanya melihatinya dan tidak peduli, namun Key mengancamnya untuk mengejar Hyo Ra dengan spatula di tangannya, maka Taemin pun pergi mencari Hyo Ra.

Di taman…

Hyo Ra berusaha bersembunyi, namun dapat dengan mudah di temukan oleh Taemin.       “Hgh…apa kau kira mengumpat di bawah perosotan akan berhasil?” Taemin bersandar ke papan perosotan.

Hyo Ra memandangnya dengan mata berkaca-kaca.

“Jangan memasang wajah seperti itu, kau kira aku akan mengasihanimu.” ucap Taemin ketus. Lalu Hyo Ra mulai terisak menangis,

“Kakiku keseleo…”

***

“Dasar menyebalkan! Kenapa sejak kedatanganmu di dorm, membuatku susah setiap hari?” Taemin menggendong Hyo Ra di punggungnya.

Hyo Ra tersenyum senang karena bisa digendong oleh Taemin. Mereka berhenti di bawah pohon. Taemin memberikan salep pada pergelangan kaki Hyo Ra.

“Oppa, terimakasih.” Hyo Ra memegang tangan Taemin. Taemin melepaskannya dan duduk disebelahnya.

“Biasanya noona yang selalu mencubitiku dan mengobati lukaku, sekarang aku yang harus mengobati anak kecil sepertimu. Keterlaluan!”

“Oppa, aku bisa menjadi dewasa kalau kau mau.” balas Hyo Ra menyandarkan kepalanya ke bahu Taemin. Taemin terlalu lelah untuk berbicara padanya. Mereka terdiam sejenak.

“Oppa..” panggil Hyo Ra.

“Hmm?” Taemin menjawab dengan mata tertutup.

“Apa oppa suka dengan gadis yang lebih tua dari oppa?” ujar Hyo Ra.

“Iya, memang kenapa?” jawab Taemin.

“Emm…” Hyo Ra berpikir sejenak. “Tidak sedikit pun menyukai gadis yang lebih muda?”

“Tidak. Apa kau tidak menonton wawancaraku.? Sudah, diam saja.” suruh Taemin. Hyo Ra cemberut mendengarnya.

“Kalau makanan, kau suka apa?” Hyo Ra bertanya lagi.

“Aku suka apa saja, kecuali sayuran.” jawab Taemin. Hyo Ra tersenyum lebar, dia senang karena tadi dia memasak Bulgogi bersama Key.

“Ayo kita pulang.” Taemin kembali menggendong Hyo Ra dan mereka jalan menuju pulang.

“Oppa, apa lagu kesukaanmu? Ballad? Rock? Pop?”

***

Sampai di rumah…

“Taemin ah, kenapa ini bisa terjadi padanya?” Key meratapi kaki Hyo Ra yang bengkak.

“Apa kau mencoba membunuhnya karena kesal?” ujar Onew perlahan, semuanya tertawa, kecuali Key yang menatap Onew tajam.

“Kau yang akan kubunuh jika sekali lagi bercanda.” Lalu dia kembali pada kaki Hyo Ra. “Apa sakit? Apa kita perlu ke rumah sakit?”

“Tidak apa, Taemin Oppa sudah memberi salep pereda nyeri tadi. Aku sudah lebih baik.” Hyo Ra menenangkan Key.

Semuanya serentak menatap Taemin.

“Apa?” Taemin bertanya kebingungan.

“Taemin ah~” Jonghyun, Minho dan Onew tersenyum licik padanya dan membawa Taemin ke kamar.

“Apa yang akan mereka lakukan pada Oppa?” tanya Hyo Ra cemas. Key menyembunyikan senyumnya, “Itu urusan member SHINee.”

Di kamar…

Mereka mengeroyoki Taemin, berpura-pura memukulinya. “Ayo, katakan pada kami Taemin…kau menyukainya kan?” Jonghyun mencubit pipinya.

“Aku hanya memberinya obat karena dia terluka…”

“Dan kau mengejarnya saat dia pergi.” potong Minho.

“Itu karena Key Hyung yang…”. Lalu Onew menutup mulutnya dan berkata, “Ah ya, dia mengejarnya karena takut terjadi apa-apa pada Hyo Ra. Uri Taemin sudah besar…”

Malamnya…

“Ayo kita makan bersama.” Key memanggil semua orang untuk berkumpul di meja makan. Semua member menyisakan dua tempat duduk untuk Taemin dan Hyo Ra agar dapat duduk bersebelahan.

“Oppa, bulgogi ini aku yang masak.” ucap Hyo Ra menunjuk bulgogi yang tampak lezat itu. Jonghyun tanpa basa-basi memberikan bulgogi banyak-banyak ke dalam mangkuk Taemin.

“Hyung…” Taemin ingin memprotes, namun Jonghyun berkata, “Makanlah, dia sudah memasakanya untukmu. Jangan ada yang menyentuh bulgogi itu. Itu milik Taemin.” Jonghyun menyikut Taemin sambil tertawa.

Taemin melirik kea rah Hyo Ra yang entah mengapa, ketika tersenyum malu, Hyo Ra tampak cantik dan manis. Taemin langsung menatap makanannya lagi dan terus makan tanpa bicara.

Sesudah makan…

Taemin sedang menonton TV larut malam. Entah apa yang membuatnya tidak bisa tidur. Dia mengganti-ganti channel TV. “Hghh…apa yang para hyung pikirkan tentangku dan Hyo Ra? Dia hanya fansku dan…kenapa aku jadi salah tingkah di depannya? Apa yang membuatku seperti itu, apa…” dia berhenti bicara ketika tiba-tiba Hyo Ra datang sambil memeluk bantal, duduk disebelahnya.

“A…apa yang kau lakukan disini?” tanya Taemin tergagap.

“Aku tidak bisa tidur. Aku merasa ada yang aneh. Tapi tidak tahu apa itu.” jawab Hyo Ra.

“Aku…aku juga.” Taemin berkata dengan suara kecil.

“Oppa.” panggil Hyo Ra.

“Hmm?” jawab Taemin.

“Apa kau tidak merubah pendirianmu untuk menyukai seseorang yang lebih muda darimu?” tanya Hyo Ra penasaran.

Taemin terdiam sejenak. “Eumm…entahlah, aku…tidak tahu.”.

“Huh…kapan kau akan menyukaiku?” kata Hyo Ra memeluk bantalnya erat-erat.

Dibelakang mereka ternyata…

“Ah, Taemin bodoh!! Aku tahu dia pasti menyukai Hyo Ra.” Jonghyun berbisik,

Key memukulnya. “Ssshhh…dengarkan apa yang mereka katakan lagi.”.

“Kita harus berbuat sesuatu untuk mereka.” bisik Onew. Dan semuanya tersenyum melihatnya.

“Apa?? Kenapa kalian memandangku seperti itu?” tanya Onew bingung.

***

Taemin bangun di pagi hari, dia menguap besar sekali ketika bangun dari sofanya. Dia melihat semua member sedang bersedih memegang selembar kertas di meja makan.

Key menyedot ingusnya keras-keras. “Aigoo, kenapa ini terjadi pada kita semua?”.            “Hyung ada apa? Kenapa kau menangis?” tanya Taemin duduk disampingnya.

“Apa dia terlihat menangis? Bahkan dia tidak meneteskan air mata setetes pun.” ujar Onew dengan tampang marahnya, lalu Key menginjak kakinya.

“Taemin ah~, Hyo Ra, dia pergi, lihat ini…” Key memberikan kertasnya pada Taemin.

“Oppa, aku sudah mengingat nomor telepon ibuku. Aku menyuruhnya menjemputku. Aku…sangat senang, tapi aku juga sedih meninggalkanmu dan member yang lainnya. Ini lagu untukmu. Dan bulgogi yang sangat enak. Hyo Ra.”

“Dia bahkan tidak mengucapkan selamat tinggal pada kita semua. Huhuhu…” isak Key dengan dramatis. Taemin menaruh kertas itu dan pergi keluar tanpa mengenakan jaket, padahal di luar salju turun.

Semua member tertawa dan saling ber-high five. “Aku tahu ini, dia memang menyukai Hyo Ra. Dasar!” ujar Key sambil memakan bulgogi.

“Ini enak, apa Hyo Ra benar-benar pergi?” tanya Onew juga memakan bulgogi. Semuanya memutar kedua mata mereka.

“Hyung!! Kau kan yang memberi ide ini!!”

***

Taemin berjalan dengan memeluk dirinya yang kedinginan. Cuaca sedang tidak bersahabat dan bodohnya, dia lupa memakai jaket. Taemin tidak tahu harus kemana mencari Hyo Ra. Dia hanya berjalan dan berjalan.

Sedangkan di rumah…

“Oppa, aku pulang. Snack kentang yang kau minta tidak…”.

“Hyo Ra!! Ah, kenapa kau lama sekali perginya. Taemin mengiramu benar-benar pergi dijemput orang tuamu.” ujar Key.

“Tapi kau kan yang…”

“Sudah jangan banyak bicara. Cepat bawa ini dan cari dia.” Key memberikan jaket pada Hyo Ra dan mendorongnya pergi keluar.

Onew memeriksa tas belanjaan Hyo Ra dan berteriak, “Hei, mana snacknya?!”

Hyo Ra pergi mencari Taemin. Dia tidak tahu harus kemana. Hyo Ra terjatuh beberapa kali karena tertabrak orang-orang. Dia berhenti sejenak di dekat café.

Di samping itu…

Taemin hampir membeku. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Akhirnya dia tertarik pergi ke taman dan melihat beberapa anak sedang bermain bola salju. Taemin tersenyum melihat perosotan dimana Hyo Ra pernah bersembunyi dibawahnya. “Hgh…aku tahu aku tak akan pernah melihatmu…”

tiba-tiba…

“Oppa!!”

Taemin menoleh ke belakang dan disana Hyo Ra berdiri terengah-engah dengan jaket di tangannya.

“Kau…”

Hyo Ra berlari ke arahnya. Hidungnya merah saking kedinginan.

“Oppa, kenapa kau pergi keluar tanpa jaketmu? Apa kau ini superman yang tahan dingin!! Lagipula untuk apa kau mencariku?” Hyo Ra memukul Taemin.

“Mencarimu? Aku…sedang menyegarkan diri disini. Lihat…ahh…segarnya.” Taemin meregangkan tubuhnya dan tiba-tiba Hyo Ra memeluknya erat-erat.

“Kau membuatku cemas.” bisik Hyo Ra. Taemin tersenyum dan memeluknya juga. Mereka berpelukan lama sekali di bawah hujan salju yang dingin.

“Hyo Ra, mana jaketku? Aku kedinginan.” bisik Taemin pada Hyo Ra. Hyo Ra tertawa dan memakaikan jaket itu pada Taemin dan mereka berjalan sambil bergandengan tangan.

Di lain sisi, di sebuah mobil van…

“Ah, Taemin ah~, aku mendidiknya dengan baik.” ujar Jonghyun yang luluh melihat kejadian itu.

“Uri Taemin sudah besar. Hah…kenapa kita tidak menyadarinya?” Key menghapus setitik air mata dari matanya. Jonghyun menenangkan Key yang emosional, sedangkan Minho dan Onew malah asyik memakan snack.

“Wuah, Onew Hyung, kau memang pintar.” Key memeluk Onew sambil tertawa. Onew menatap Key dengan bingung.

“Memang apa yang aku lakukan?”

“HYUNG!! HENTIKAN ITU!!”

# The End#

Penulis:

A Ridiculous Writer :)

16 thoughts on “Oppa…Do You Like Me??

  1. Aduuuuh.. Onew, gemes bgt deh ama kelakuan kmu yg kelewat aneh! Bkin ktawa mulu, hahaha.. Apa.an resep(?)nya? *cubit onew. Wkwkwk

    Waah, kaka, ceritanya unyu(?) bgt deh.. Keyend, yomantik, en yucu gtu!! *mual saya ama bhasa sndri>besek mana besek/plaakk

    suke!suke!suke!! *Hug author

    >author: eh, lu telat mulu yak?
    >me: eh? Aku telat ya? Emang jam brapa bel masuknya? *pamer wajah polos/plaaakk plaakkkk

    1. hahaha emang kamu kira ini sekolahan apa? terus aku satpamnya?

      aku baru sadar, di setiap ff yg dulu kutulis, tumbalnya tuh selalu si onew yg jadi the freaky man gituuhhh haha
      tapi emang bener kan dia aneh bin kacau gitu?? haha

      pokoknya makasih ya nay,kamu udah ngubek2 ff ku dari yang baru sampe terjadi sekali pun :)))
      *peluk naaayyy* (^^)

      1. Yaaa.. Pura2 dkitlah ka, aku jdi murid telat dan, kaka jdi bu satpam yg baik hati.. Wkwkwk#ditinju kadira

        iya, ka.. Aku jga mkir gtu. Knpa onew mulu yg jd tumbalnya.. Hahaha tp dia pntes kok, >.<

      2. Komentq kepotong..

        iya, ka.. Aku udah baca smua ff kaka, *mungkin* ampe lupa dimana aja aq ninggalin komentar.. Hahaha#plaakk

        oke ka, aku tunggu ff ff slanjutx.. Gag sabar.. >nah lo?

  2. Ya Tuhan, aku ngakak bacanya. Key bener2 deh kayak emak2 rempong. Onew dengan yaaaah u know what i mean lol
    Anak SHINee bener2 bkin aku ngakak. Niat bgt bkin Taem jadi sm Hyo Ra. Kkkk. Dan iblis bgt utk gangguin Taem kwkwkwkw
    Taem malu mau mau sih. Pdhal demen tp lama nyadarnya -_- dan Jong plis deh ga segitunya juga. Mendidik apaan coba kwkwkwk
    sukaaaaaa❤

  3. temen yang ngefans banget ama si Taemin harus baca. pokoknya harus, walopun mungkin efeknya bakal engga bagus karena pasti bakalan cerita terus-terusan. tapi demen aja bacanya. walopun kataku, romantisnya masih kurang thor. tapi suka🙂 enak dibaca soalnya.

comment here please :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s